pesanan-baju-kaos
27 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 24 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Tadabbur Hadis

Ketika Ulama Wafat

Oleh Dr Zahrul Fata, Dosen Hadis dan Ulumul Hadis Universitas Darussalam Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
5 years ago
in Hadis
0
Foto: nu online jatim

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash RA beliau berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: ‘Sesungguhnya Allah tidak mengangkat ilmu dengan sekali cabutan dari para hamba-Nya, tetapi Allah mengangkat ilmu dengan mewafatkan ulama. Ketika tidak tersisa lagi seorang ulama, manusia menjadikan orang-orang bodoh sebagai panutan. Mereka (orang-orang bodoh) itu ditanya, lalu berfatwa tanpa ilmu. Maka orang-orang bodoh sesat dan menyesatkan’.” (Muttafaq alaihi)

Takhrij Hadis

Hadis di atas diriwayatkan oleh Bukhari dalam Kitab (Bab Besar) al-Ilmi, bab Kaifa Yuqbath al-ilmu (Bagaimana Ilmu dicabut) dan Muslim dalam Kitab (Bab Besar) al-Ilmi, bab Raf’u al-ilmi wa Qabdhihi wa Dhuhur al-Jahl wa al-Fitan fi Akhir al-Zaman (Diangkat dan dicabutnya ilmu dan fitnah di akhir zaman). Selain mereka, beberapa muhaddis yang lain juga meriwayatkan, di antaranya: Tirmidzi, Ibnu Majah, Al-Darimy dan Ahmad bin Hanbal.

 Syarh Hadis

BACA JUGA

Adab terhadap Lingkungan

Hijrah dan Spirit Perubahan

Eksklusivitas Islam

Urgensi Lembaga Pendidikan Islam (Bagian 1)

Membangun Peradaban Ilmu Perspektif Hadits

Siapa saja yang merenungi hadis di atas dengan melihat realitas yang ada, akan mendapati apa yang disabdakan Nabi di atas perlahanan-lahan mulai terbukti. Jauh sebelum Pandemi Covid 19 melanda berbagai penjuru dunia, satu persatu ulama dipanggil menghadap Sang Pencipta. Fenonema ini tidak hanya terjadi di dalam negeri, tapi juga di berbagai belahan negeri Muslim. Selama pandemi, angka kematian naik drastis, termasuk kematian ulama. Di dalam negeri sendiri, sebagaimana dilansir CNN Indonesia (03/08-2021), MUI mencatat sekitar 900 ulama meninggal selama wabah ini.

Meninggalnya ulama yang merupakan pewaris Nabi jelas musibah yang tak tergantikan, sebuah kebocoran yang tak bisa ditambal, padamnya lentera yang menerangi jalan umat. Semasa ulama hidup, manusia dapat mencari ilmu kepada mereka, memetik hikmah, mengambil keteladanan dan sebagainya. Sebaliknya, ketika ulama wafat, maka hilanglah semua nikmat itu. Sebagai Muslim, tentu merasa kehilangan dan bersedih atas wafatnya ulama. Hanya orang munafik saja yang tidak bersedih atas wafatnya pewaris Nabi.



Di tengah berkurangnya ulama, ada fenomena yang lebih memilukan yaitu munculnya ‘ulama’ yang berbicara tanpa ilmu atau menyalagunakan keilmuannya untuk kepentingan duniawi seperti materi dan poluralitas. Mereka pandai beretorika dan bersilat lidah bahkan tidak segan-segan memutilasi dan memelintir dalil-dalil agama untuk meyakinkan audiensnya. Makanya, tidak sedikit orang awam yang terseret dengan arus logikanya. Terhadap ‘ulama’ model ini, Rasulullah SAW memperingatkan umatnya. “Pada akhir zaman akan datang kepada umatku orang-orang yang menceramahi kalian (wahai umatku) sesuatu yang belum pernah kalian dan orang tuan kalian dengarkan. Waspadalah dan berhati-hatilah terhadap mereka” (HR Muslim).

Disadari atau tidak, munculnya ‘ulama’ seperti di atas adalah by design agar umat Islam menjadi gaduh dan terpecah belah. Dalam laporannya yang berjudul “Civil Democratic Islam: Patners, Resources and Strategies” (2003) Cheryl Benard dari Rand Coorporation, sebuah lembaga think-tank yang banyak mempengaruhi kebijakan politik luar negeri Amerika Serikat, mengategorikan umat Islam menjadi empat. Pertama, fundamentalis yaitu kelompok yang menolak nilai-nilai demokrasi dan kebudayaan Barat serta menginginkan formalisasi penerapan syariat Islam. Kedua, tradisonalis, kelompok yang mencurigai modernitas, inovasi dan perubahan.

Mereka berpegang pada substansi ajaran Islam tanpa peduli kepada formalisasinya. Ketiga, modernis, kelompok yang menginginkan reformasi Islam agar sesuai dengan tuntutan zaman. Keempat, sekularis, kelompok yang menjadikan Islam sebagai urusan privasi dan dipisah dari urusan umat dan negara.

Setelah dilakukan pengelompokan atas umat Islam, langkah berikutnya adalah politik ‘belah bambu’, dengan mendukung satu kelompok dan menjatuhkan serta menginjak kelompok lain. Caranya:

  1. Mengonfrontir dan menentang serta memojokkan kaum fundamentalis
  2. Mendorong kaum tradisionalis untuk melawan fundamentalis
  3. Mendukung kaum modernis dan sekularis sepenuhnya dengan berbagai fasilitas.

Perlu ditegaskan di sini bahwa definisi Islam moderat versi Rand Corporation berbeda dengan konsep Islam tentang washatiyyah. Bagi mereka, Islam moderat adalah Islam yang ramah dan toleran serta kompatibel dengan nilai-nilai modernitas, meskipun terhadap hal-hal yang bertentangan dengan ajaran-ajaran yang prinsip dalam Islam. Dalam hal ini, realitaslah yang harus mengikuti (ajaran) Islam, bukan Islamnya yang direduksi atau direinterpretasi agar sesuai dengan realitas.

Di sinilah peran penting ulama, sebagai pewaris Nabi, dalam menjaga dan mengawal kemurnian ajaran pIslam. Jika peran ini diganti oleh kaum libera maupun sekular, maka Islam tidak akan pernah tampil memimpin peradaban di dunia ini. Kondisi inilah yang diinginkan oleh Barat pasca kemenagannya terhadap Uni Soviet dalam perang dinginnya (Cold War). The Clash of Civilizations antara Barat dan Islam, sebagaimana yang dipresiksikan oleh Samuel P. Huntington.

Maka dirancangkah politik de vide at impera antarumat Islam sehingga kekuatan Islam itu melemah. Pada akhirnya, setiap Muslim akan mempertanggungjawabkan peran yang diambilnya di hadapan Sang Khaliq Azza wa Jalla. Last but not least, segala upaya untuk meredupkan cahaya Islam pasti akan sia-sia. Selalu ada pertentangan terhadap usaha-usaha tersebut meski pelakunya tidak banyak. Hal itu sebagaimana yang disabdakan Nabi SAW: “Selalu ada golongan dari umatku yang menyerukan kebenaran hingga datang perkara Allah (Hari Kiamat). Celaan dan hinaan orang lain sama sekali tidak membahayakan mereka. Mereka akan tetap istiqamah dalam (menyuarakan) kebenaran tersebut.” (HR Muslim). []

Tags: Ulama
Share46Tweet29Send
Previous Post

DKI Jakarta Terapkan Pembelajaran Tatap Muka

Next Post

Research Outlook 2022

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

Kesyukuran Wisuda Angkatan Ke-11 STKQ Al-Hikam Depok Hadirkan Puluhan Lulusan Berkualitas

19 October 2026
Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

Tidak Hanya Luluskan Wisudawan, STKQ Al-Hikam Depok Mulai Lahirkan Sebelas Wisudawati Terbaik

19 October 2026
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

22 October 2026
Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

21 October 2026
IQT UNIDA Gontor Kunjungi Kampoeng Qur’an Wijaya Kusuma Malang

IQT UNIDA Gontor Kunjungi Kampoeng Qur’an Wijaya Kusuma Malang

0
HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

0
Pemuda, Masjid, dan Masa Depan Peradaban Islam

Pemuda, Masjid, dan Masa Depan Peradaban Islam

0
Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

0
ilutsrasi sunan kalijaga

Sunan Kalijaga: Menyebarkan Islam Melalui Seni dan Budaya

0
Budhi Sarwono: Pertobatan Mantan Bupati dari Jerat Narkoba

Budhi Sarwono: Pertobatan Mantan Bupati dari Jerat Narkoba

23 October 2026
PKS: Berkontestasi Politik Harus Siap Menang dan Siap Kalah

Kunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi di Jakarta Selatan, HNW Apresiasi SR dan Perkembangan Peserta Didik

23 October 2026
IQT UNIDA Gontor Kunjungi Kampoeng Qur’an Wijaya Kusuma Malang

IQT UNIDA Gontor Kunjungi Kampoeng Qur’an Wijaya Kusuma Malang

23 October 2026
Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

Peringati Hari Santri, HNW Minta RUU Sisdiknas Tetap Posisikan UU Pesantren sebagai Lex Specialis

22 October 2026
ilutsrasi sunan kalijaga

Sunan Kalijaga: Menyebarkan Islam Melalui Seni dan Budaya

22 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.

Ukuran : S, M, L, XL

Link Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .

Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini. 
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan Mini

Link pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mg

atau bisa lihat di link Bio.

#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalah

Jangan sampai kehabisan.

Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-baju

kontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result