10
Tonton Selengkapnya
Prof Syam
27 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Thursday, 23 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Lembaga

Pondok Pesantren Wali Songo, Sulawesi Tengah: Menjaga Semangat Pascatsunami

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
7 April 2019
in Lembaga
0
Pondok Pesantren Wali Songo, Sulawesi Tengah: Menjaga Semangat Pascatsunami

foto: sulteng raya

Bangunan asrama dan kelas hancur akibat diterjang gempa-tsunami Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 lalu. Meski demikian, tidak ada yang perlu diratapi dan ditangisi karena Pondok Pesantren Wali Songo akan selalu ada untuk mendidik masyarakat Sulawesi Tengah meski dengan segala keterbatasannya.

Kala musibah gempa dan tsunami menerjang Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, langsung mengingstruksikan kepada Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor 13 Ittihadul Ummah di Poso, Ustadz Cecep Sobar Rohmat, untuk membantu para korban gempa yang terdiri dari beberapa santri, wali santri dan pondok alumni.

“Arahan pertama pimpinan adalah membantu segala yang dibutuhkan oleh pondok al-Istiqamah Ngatabaru Palu sebagai salah satu pondok alumni yang terkena gempa serta beberapa pondok yang di dalamnya terdapat guru-guru pengabdian seperti pondok pesantren Wali Songo Palu dan sejumlah rumah wali santri,” ungkap Ustadz Cecep kepada Majalah Gontor tepat 7 hari setelah musibah gempa-tsunami di Palu, Sigi dan Donggala terjadi.

“Setelah kami melihat keadaan, ternyata di Palu masih memerlukan relawan untuk penanganan korban gempa sehingga kami putuskan setelah konsultasi dengan pimpinan untuk membuat posko relawan Gontor dan ternyata ada beberapa alumni dan wali santri yang menjadi korban gempa,” tambah Ustadz Cecep.

BACA JUGA

Undang Dai Lintas Negara, Puluhan Santri Ponpes Tahfizh Al-Bayan Bogor Ikuti Kajian Motivasi Santri 2026

Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Program Dosen Berkarya FISIP Universitas Brawijaya Dorong Penguatan Kolaborasi Blue Economy di Pesisir Singkawang

Benar saja, saat musibah menerjang, Pondok Pesantren Wali Songo yang berada di dua dari tiga titik di Sulawesi Tengah sangat terdampak. Menurut keterangan dari Pengasuh Ponpes Wali Songo 2 Sidondo, Sigi, Muhammad Rizki, gempa tersebut menyebabkan empat lokal bangunan di Ponpes Wali Songo 2 roboh dan rusak berat.

“Bangunan yang roboh total atau rusak berat ada empat lokal. Tiga lokal asrama dan ruang guru serta satu lokal asrama putri,” ungkap Wakil Pengasuh Ponpes Wali Songo 2, Muhammad Rizki kepada Majalah Gontor.

“Wali Songo 3 yang terdampak cukup parah. Semua bangunannya hancur sehingga semua bangunan dirobohkan kecuali masjid. Alhamdulillah, tidak ada korban di sana. Sedangkan untuk Wali Songo 1 Poso tidak ada bangunan yang rusak,” tambah Rizki.

Lebih lanjut, Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor 2007 itu menjelaskan, hampir sebulan setelah gempa, kegiatan pondok mati total. Akibatnya, Ponpes Wali Songo ditinggal hampir sebagian besar santrinya. Namun, mereka tetap berusaha menghubungi para wali santri untuk meyakinkan para santri agar melanjutkan pendidikannya di Pesantren yang berdiri sejak tahun 1987 itu.

“Pascagempa Palu, kurang lebih hampir satu bulan kegiatan pondok mati. Namun, atas dasar keprihatinan kami terhadap pondok yang baru dirintis pada tahun 2015, kami berusaha menghubungi kembali seluruh wali santri, baik melalui sambungan telepon atau berkunjung ke rumah untuk mengajak kembali anaknya agar mau kembali belajar di Wali Songo,” papar Rizki.

“Untuk meyiasati sarana pondok yang rusak khususnya asrama santri sebelum datangnya bantuan, pihak pondok menginstruksikan penggunaan ruang belajar atau kelas sebagai asrama sementara. Sedangkan untuk kelas, kami menggunakan teras asrama sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar,” jelasnya.

Bermula di Poso

Mulanya, Ponpes Wali Songo berdiri di Kabupaten Poso Sulawesi Tengah pada tahun 1987. Akan tetapi, konflik horizontal yang terjadi pada tahun 1998-2000 di wilayah tersebut telah menyebabkan mereka hijrah ke Palu pada tahun 2002. Pondok ini didirikan oleh dua bersaudara yaitu almarhum KH Moh Marlan As-Syarief dan Moh Noeryatim.

Secara badan hukum, Pondok Pesantren Wali Songo berada di bawah naungan Yayasan Pembina Ummat Wali Songo (YPUWS) dengan KH Mochtar Ghozali MPd didapuk sebagai ketua yayasan sekaligus merangkap sebagai Pengasuh Wali Songo 3 di Palu.

Terkait dengan penamaan Wali Songo, para pendiri menisbatkan nama tersebut pada semangat Wali Songo yang memelopori Islam serta perkembangannya di Indonesia.

“Pendiri menamakan Wali Songo karena mereka merupakan cikal bakal perkembangan Islam di Indonesia. Para pendiri berharap pengambilan nama tersebut dapat digunakan sebagai cikal bakal perkembangan Islam khususnya di Kabupaten Poso yang saat ini bergerak di bidang pembinaan umat,” tutur Muhammad Rizki.

Sejak saat itu, Ponpes Wali Songo mendapatkan hibah berupa sebidang tanah di Kabupaten Sigi dan melanjutkan proses belajar mengajar yang sempat terhambat akibat konflik horizontal yang terjadi di Poso. Hingga saat ini, Ponpes Wali Songo telah memiliki tiga cabang yakni Pondok Pesantern Wali Songo 1 di Poso, Pondok Pesantren Wali Songo 2 di Sigi serta Panti Asuhan Wali Songo 3 di Palu.

Kehadiran Ponpes Wali Songo disambut dengan suka cita masyarakat Sulawesi Tengah. Mereka sangat antusias untuk memasukkan putra-putrinya di pondok pesantren. Tidak hanya itu, Ponpes Wali Songo juga menginisiasi sejumlah kegiatan kemasyarakatan seperti pembinaan majelis taklim serta TPA (Taman Pengajian Alquran) bagi masyarakat sekitar pondok.

Dalam menerapkan sistem pendidikannya, Ponpes Wali Songo menggunakan tiga kurikulum pendidikan sekaligus: kurikulum KMI Gontor, kurikulum Kementerian Agama serta kurikulum Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selain itu, Ponpes Wali Songo juga mengembangkan potensi agro wisata. Mereka mendidik santri bercocok tanam palawija dan budidaya ikan.

“Seluruh pengelolaannya melibatkan santri,” ujar pria kelahiran Rangkasbitung, 13 September 1988, itu.

Untuk pengembangan, Ponpes Wali Songo juga tengah mempersiapkan pengembangan sayap dakwah ke sejumlah daerah di Sulawesi Tengah seperti di Poso, Donggala, Sigi dan yang terbaru yaitu pembangunan Ponpes Wali Songo 4 di Desa Melei Kabupaten Poso.

Saat ini, terkhusus Ponpes Walisongo 2 yang berdiri pada tahun 2015, jumlah santrinya meningkat dari tahun ke tahun. Pascagempa dan tsunami, jumlah santri 51 mukim dan 84 santri nonmukim.

Ponpes Wali Songo mendatangkan guru dari sejumlah daerah dan beragam disiplin keilmuan. Ada pula beberapa guru alumni PMDG sebagai penunjang sistem dan kurikulum PMDG di Ponpes Wali Songo.

Rizki berpesan, meski bencana menghantam, seluruh elemen pimpinan pondok pesantren Wali Songo maupun guru tetap menunjukkan raut wajah optimis serta tetap bersemangat dalam mendidik siswa dan santri meski dengan segala keterbatasan yang ada. Baginya, mendidik santri merupakan perjuangan maka harus dihadapi secara maksimal.

“Para pendidik, di manapun berada, agar tetap senantiasa bersemangat dalam mendidik para santri meskipun dengan segala keterbatasannya. Karena pendidikan yang baik berawal dari seberapa tinggi jiwa semangat pendidiknya,” pungkasnya mengutip pernyataan salah seorang pendiri PMDG, KH Ahmad Sahal, yang berbunyi Bondo Bahu Pikir Lek Perlu Sak Nyawane Pisan yang berarti harta, badan, pemikiran, kalau perlu seluruh nyawa sekalian (akan kuserahkan).  

Bagi Ponpes Walisongo, bencana bukan merupakan akhir dari segalanya. Bencana laksana ujian yang mampu meningkatkan kualitas pribadi penghuni pesantren menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. [Mohamad Deny Irawan]

Tags: Pondok Pesantren WalisongoSultengTsunamiWali Songo
Share349Tweet218Send
Previous Post

Kemenkeu dan OJK Sepakati Pembangunan Gedung Indonesia Financial Center

Next Post

Menolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Al-‘Afwu dan Al-Maghfirah: Hierarki Ampunan dalam Perspektif Spiritual Islam di Akhir Ramadhan

Kiat-Kiat Agar Anak Betah di Pesantren: Sebuah Rangkuman Pidato Masyayikh Gontor

3 May 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

12 July 2026
Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

12 July 2026
Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

13 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

0
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

0
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

0
Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

17 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

17 July 2026
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angakatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

16 July 2026
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

16 July 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

16 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result