pesanan-majalah-edisi-khusus
29 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 30 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Reformasi Islam Dunia Melayu-Indonesia

Disertasi Dr Mafri Amir MA

Edithya Miranti by Edithya Miranti
20 August 2019
in Risalah
0
Reformasi Islam Dunia Melayu-Indonesia

Kondisi umat Islam dunia Melayu-Indonesia sampai akhir abad ke-19 M berada pada posisi tertinggal. Namun tidak pada awal abad ke-20. Yakni saat sang reformis Syaikh Muhammad Thâhir Jalâl Al-Dîn, hadir menyampaikan ide dan gerakan pembaharuan. Semenjak itulah, umat Islam berani menyongsong kemajuan zaman.

Pada akhir abad ke-19 M, pola pendidikan agama berlangsung dengan cara halaqah (murid duduk melingkari guru) serta tidak sistematis. Faham Jabariyah yang dianut dielu-elukan sebagai faktor penyebab kemiskinan. Pasalnya, paham ini mendoktrin umat Islam untuk pasrah pada nasib karena telah ditentukan Allah SWT sejak awal.

Dalam perspektif politik, mereka berada dalam kondisi terjajah oleh Inggris di Semenanjung Malaya (Singapura dan Malaysia sekarang) dan Belanda di Indonesia. Hal inilah yang menjadikan umat Islam tertinggal dalam berbagai bidang.

Selain itu, penulis kelahiran Kasik, Solok, 1 Maret 1958, ini menambahkan pemahaman ajaran Islam, khususnya masalah Fiqh tidak dapat berkembang karena faham taqlid. Yakni mengikuti faham ulama terdahulu tanpa analisis dan koreksian. Pintu ijtihad tertutup. Jadilah umat Islam berada pada posisi jumud.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Menginjak awal abad ke-20, umat Islam Dunia Melayu-Indonesia baru mulai melihat secercah perubahan menuju kemajuan. Perubahan tersebut banyak dibawa oleh beberapa tokoh reformis Islam yang menyampaikan gagasan baru serta melancarkan gerakan pembaharuan. “Salah seorang reformis yang paling menonjol adalah Syaikh Muhammad Thâhir Jalâl Al-Dîn,” tambahnya.

Syaikh Thâhir lama menimba ilmu di Makkah dan Kairo Mesir. Bersama sahabatnya Sayyid Syaikh bin Ahmad Al-Hâdi, Muhammad Salim Al-Kalâli, Syaikh Abbas bin Muhammad Thâha, dan Muhammad ‘Aqil bin Yahya, mereka menerbitkan jurnal-jurnal Islam, seperti Majalah Al-Imâm di Singapura, 1906 M yang tersohor.

Mereka juga mendirikan institusi-institusi pendidikan agama modern, antara lain Madrasah Al-Iqbâl Al-Islâmiyah yang memadukan pola Mesir dan Eropa.

Gerakan reformasi Islam yang dilancarkan dari Singapura oleh Syaikh Thâhir asal Minangkabau, Syaikh Al-Hâdi turunan Arab-Malaka, Al-Kalâli turunan Arab-Cirebon, dan Abbas Muhammad Thâha keturunan Minangkabau, mendapatkan sambutan hangat dari umat Islam Dunia Melayu-Indonesia.

“Meski banyak mendapat hujatan dari para ulama Kaum Tua, namun pengaruh gerakan reformasi mereka tetap berjalan dan meluas secara siginifikan ke seluruh penjuru Semenanjung Malaya dan Indonesia,” jelas Mafri, ayah tiga orang anak ini.

Disebutkan dalam disertasi yang selesai tahun 2004 di Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, bahwa eksistensi Syaikh Thahir sebagai tokoh menonjol dalam barisan reformis Dunia Melayu-Indonesia telah dapat merubah peta sebagian besar umat Islam yang dulunya masih tradisional.

Gerakan reformasi Islam yang dilakukannya banyak ditiru reformis atau kelompok modernis lainnya. Seperti sejumlah Madrasah Thawalib pada beberapa daerah di Minangkabau. Normal Islam Padang salah satunya, yang dicontoh Imam Zarkasyi untuk mengembangkan Pondok Pesantren Gontor yang tradisional menjadi Pondok Pesantren Modern di Indonesia.

Dalam penerbitan jurnal Islam, kehadiran Al-Imâm di Singapura juga berpengaruh besar di Indonesia. Polanya ditiru H. Abdullah Ahmad dalam menerbitkan jurnal Al-Munîr di Padang. Kemudian berpengaruh pada sejumlah jurnal Islam lainnya.

“Akhirnya dapat disimpulkan bahwa reformasi Islam Dunia Melayu-Indonesia pada awal abad ke-20 terjadi, tertutama disebabkan oleh pemikiran, gerakan, dan pengaruh Syaikh Muhammad Thâhir Jalâl Al-Dîn,” gumam mantan wartawan Semangat Reformasi, tahun 2000-2002.

Dr Mafri Amir juga menyimpulkan bahwa pemikiran yang dikembangkan Syaikh Muhammad Thâhir Jalâl Al-Dîn  di Dunia Melayu-Indonesia bersifat reformatif. Pemikiran tersebut juga sangat berbeda dengan pola pemikiran ulama sebelumnya.

Gagasan dan wacana intelektualnya merupakan konsep baru bercorak Mesir. Pemikiran baru tersebut bersumber dari ilmu pengetahuan yang ditututnya di Al-Azhar Mesir, meskipun ia telah lama pula menuntut ilmu di Makkah. Syaikh Thâhir menemukan momentum pembaharuan, setelah bertemu dan belajar dari tokoh pembaharu seperti Muhammad ‘Abduh dan Muhammad Rasyid Ridha.

Pria jebolan S1 Fakultas Syari’ah IAIN Padang ini juga menjelaskan bahwa Syaikh Thâhir adalah orang Melayu-Indonesia pertama yang menuntut ilmu dan tamatan Al-Azhar University. Dan ia pula ulama pertama dan utama yang membawa gelombang pembaharuan corak Mesir ke Dunia Melayu-Indonesia.

Ia telah memperbaharui paham keagamaan umat Islam yang selama ini fatalis kepada paham Qadha dan Qadar. Dalam faham ini terkandung aspek ikhtiar atau kerja keras.

Syaikh Thâhir juga berhasil meyakinkan masyarakat akan banyaknya amalan selama ini yang bercampur aduk dengan bid’ah. Karenanya, perlu diadakan pemurnian dengan berlandaskan pada al-Qur’an dan Sunnah.

Pintu ijtihad  yang selama ini tertutup karena adanya paham taqlid berhasil dibukanya. Selain itu, umat Islam selalu dimotivasi untuk meningkatkan ilmu pengetahuan. Baik agama maupun ilmu umum. Agar umat Islam di Dunia Melayu-Indonesia ini bisa meraih kemajuan.

Di samping itu, ia juga sangat berjasa membetulkan kiblat rumah ibadah di Malaya dan mengajarkan Ilmu Falak dari Malaya sampai ke Bangkok Thailand. Karena penguasaannya terhadap Ilmu Falak, ia pun digelari dengan Syaikh Falak.

“Gerakan paling monumental dan siginifikan yang dilakukan Syaikh Muhamad Thâhir Jalâl Al-Dîn adalah menerbitkan majalah Al-Imâm dan mendirikan lembaga pendidikan agama modern, Madrasah Al-Iqbal Al-Islamiyah di Singapura,”ungkap Mafri.

Penerbitan majalah ini merupakan gerakannya yang pertama dan monumental di Dunia Melayu-Indonesia. Majalah Al-Imâm  bertujuan menyebarkan pemikiran dan pengetahuan kepada umat Islam di kawasan tersebut.

Tetapi, gerakan terpentingnya lagi adalah dalam bidang pendidikan. Selain mempelopori berdirinya Madrasah Al-Iqbal Al-Islamiyah di Singapura. Syaikh Thahir juga menjalani profesi guru pada berbagai madrasah lebih kurang 20 tahun.

Ia mulai mengajar pada Madrasah Johor, kemudian pada Madrasah Al-Masyhur Pulau Penang, Madrasah Parit Jamil Muar, dan Madrasah Al-Juned Singapura.

Pengaruh pemikiran dan gerakan pembaharuan yang dilakukan Syaikh Thâhir cukup signifikan di semua wilayah. Bukan saja di Semenanjung Melayu, tetapi juga sampai ke Indonesia, lanjutnya.

Pengaruhnya yang sangat menonjol yakni pada bidang penerbitan jurnal keagamaan dan modernisasi lembaga serta sistem pendidikan.

Pada bidang jurnal, majalah Al-Imâm akhirnya dijadikan sebagai model majalah oleh pengasuh majalah dwimingguan Al-Munir Padang (1911-1916), Neraca Singapura (1911-1915), dan lainnya.

Akibat pengaruh bidang pendidikan itu, banyak berdiri dan berkembang lembaga pendidikan agama modern. Baik di Malaya sendiri maupun di Indonesia. Terutama di wilayah Minangkabau sebagai lokasi persemaian awal pembaharuan Islam di Indonesia.

Dari pembahasan di atas,  mantan Tenaga Ahli Staf Khusus Wapres RI 2004-2009 ini menyimpulkan bahwa reformasi dan modernisasi Islam yang mulanya tumbuh dan berkembang di Mesir mengalir ke Dunia Melayu-Indonesia. Transmisi gagasan pembaharuan tersebut ternyata tidak serta merta langsung ke Indonesia.

Meski tidak semua aspek pembaharuan corak Mesir yang dikembangkannya seperti persoalan teologi, namun dalam banyak aspek Syaikh Thahir telah berhasil untuk memajukan umat Islam.

Dapat dikatakan bahwa upaya reformasi dan modernisasi yang dilakukan Syaikh Muhammad Thâhir Jalâl Al-Dîn melalui pemikiran dan gerakannya sangat besar pengaruhnya. ”Hal tersebut juga telah merubah keadaan dan kualitas umat Islam di Dunia Melayu-Indonesia,” tutupnya. <Edithya Miranti>

Tags: Dr Mafri Amir MAReformasi Islam Dunia Melayu-Indonesia
Share138Tweet86Send
Previous Post

Hikmah Besar di Balik Setiap Bencana

Next Post

Kepolisian Malaysia Sita Narkoba 3,5 Ton

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Pulih dengan Cepat. Apa Faktornya?

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

24 August 2026
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

23 August 2026
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

29 August 2026
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

29 August 2026
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

24 August 2026
Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

0
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

0
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

0
IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

0
Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

0
Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

Tahun Ajaran 2025–2026 Tujuh Santri Pesantren Madinatul Qur’an Khatam 30 Juz

29 August 2026
IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

IKPM Gontor Sumatera Utara Gelar Pelepasan Bendera 100 Tahun Gontor di Danau Toba

29 August 2026
Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

29 August 2026
Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

Torehkan Prestasi, Pesantren Madinatul Qur’an Depok Sukses Cetak 121 Hafizh Qur’an

29 August 2026
Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

Human Initiative Gerak Cepat Bantu Korban Gempa Bumi di NTT

29 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
📖 Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
📖 Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
📖 September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda🛒 Segera pesan sebelum kehabisan!
🔗 https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result