Ponorogo, Gontornews — Pondok Modern Darussalam Gontor terus mengembangkan unit usahanya demi membangun kemandirian ekonomi pesantren. Terbaru, PMDG merambah bisnis otomotif dengan mendirikan Gontor Auto Service (GAS) yang akan melayani servis kendaraan roda empat mulai dari tune up, ganti oli, ganti ban, spooring, balancing hingga layanan cuci mobil.
Menariknya, GAS merupakan wakaf sistem dari Ketua Umum Forum Bisnis (Forbis) IKPM, Ustadz Agus Maulana. Ustadz Agus mewakafkan sistem pendayagunaan GAS berikut dengan model bisnisnya.
“Saya bersama tim hanya wakaf sistem. Adapun kepemilikan termasuk aset tanah, permodalan, bangunan dan hasil dari keuntungan usaha menjadi milik Pondok Modern Darussalam Gontor sepenuhnya,” ungkap Ustadz Agus dalam rilis yang diterima Gontornews.com.
Secara profil, Ustadz Agus berpengalaman dalam usaha otomotif di bawah bendera Agus Lio Ban yang terletak di Subang, Jawa Barat. Pada tahap awal, Ustadz Agus akan melakukan supervisi untuk melihat potensi sekaligus membagikan pengalaman dalam menjalani bisnis otomotif yang dijalani oleh Pondok Modern Darussalam Gontor.
Secara teknis, Ustadz Agus meminta GAS untuk melibatkan tenaga-tenaga ahli untuk mempermudah tugas-tugas di lapangan. Tercatat, ada 10 personil yang akan terlibat dari mulai kepala cabang, kepala bengkel, mekanik dan officer. Mereka direkrut secara profesional dan menjalani proses magang di Agus Lio Ban, Subang.
“Tentunya akan ada transfer knowledge kepada kader-kader pondok. Kami menjalankan kultur pondok dimana semua aktifitas pondok termasuk aktivitas ekonomi harus memiliki unsur pendidikan,” ucap Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor 1992 itu.
Rencananya, GAS akan dibangun di atas lahan seluas 550 meter di Jalan Sultan Agung yang menjadi salah satu jalur strategis di Kabupaten Ponorogo. Yayasan Pengelolaan dan Pemberdayaan Wakaf Pondok Modern (YPPWPM) menargetkan pembangunan GAS mulai akhir tahun ini dan selesai pada pertengahan tahun 2022 mendatang.
“Harapannya Gontor Auto Service bisa melayani masyarakat umum, melayani juga ratusan kendaraan milik pondok dan tentunya buat alumni dan walisantri jika berkunjung ke Gontor jangan lupa mampir ke Gontor Auto Service,” tutup Ust Agus Maulana.
Forbis IKPM Gontor merupakan organisasi resmi yang dibentuk oleh PP IKPM untuk menaungi alumni yang bergerak di berbagai bidang usaha dan profesional bisnis. Segala program kerja dan kepengurusannya harus mendapat persetujuan dari PP IKPM mewakili pondok secara umum.
Forbis IKPM Gontor dibentuk juga untuk menjadi fasilitator, menjadi rumah besar bagi para pengusaha dan praktisi bisnis. Bukan untuk membentuk suatu usaha bersama. Kehadiran Forbis diharapkan bisa menjadi ruang bagi terciptanya sinergi antarpengusaha, ada akses informasi untuk melakukan upgrade bisnis, berbagi akses pasar, akses bahan baku, akses link networking. [Mohamad Deny Irawan]


















