Bekasi, Gontornews — Rumah lnfaq (Rl) Indonesia merayakan milad ke-3 sebagai rasa syukur atas berbagai kegiatan membangun Indonesia melalui masjid. Sebagai lembaga sosial, Rumah Infaq terus melakukan pemberdayaan musyarakat terutama di daerah terpencil dan pedalaman.
Acara milad ke-3 kali ini dihadiri HA Buchory Muslim, direktur An Nahl Institute Jakarta, Andi Asryil Rahman, artis, dan Ustadz Yusman Dawolo, direktur Rumah Infaq (Rl) Indonesia yang bertempat di Bekasi.
Ustadz Yusman mengatakan, Rumah lnfaq dalam usia ke-3 konsisten melakukan pembangunan dalam tiga program utama. Sasaran program terfokus kepada para mualaf dan kaum Muslimin minoritas yang berada di daerah pelosok.
“Kami fokus dalam tiga program utama yaitu pembangunan masjid, beasiswa anak yatim, piatu dan muallaf serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” terangnya.
Sudah ratusan masjid yang telah terbangun baik dari fondasi, melanjutkan pembangunan ataupun melakukan perbaikan. Semua itu dilakukan di daerah terpencil seperti Seram bagian barat, Ambon, Desa Foa Nias, dan Desa Alor NTT.
“Kami membangun masjid bukan sekedar membangun, namun masjid yang dibangun harus makmur. Maka kami melakukan regenerasi dengan memberikan beasiswa kepada anak-anak jamaah,” jelas Yusman.
Sedangkan untuk pembinaan anak, lanjut Yusman, baru 50 anak yang telah mendapatkan beasiswa. Anak-anak ini merupakan anak para muallaf, anak yatim-piatu dan dhuafa. Semua mendapatkan pendidikan mulai dari tsanawiyah, aliyah dan perguruan tinggi. Beberapa pondok pesantren dan sekolah tinggi telah bekerjasama untuk tempat para anak didik ini menggapai cita-cita.
“Alhamdulillah, anak-anak ini banyak yang berprestasi, baik dalam bidang umum maupun agama. Terakhir ada yang mendapatkan juara hafidz di salah satu provinsi,” ungkap Yusman.
Dalam perayaan milad ke-3 akan diisi dengan launching program 7 istana surga, santunan 1000 anak yatim piatu serentak di lima kota dan launching buku Anak Desa Mengajak ke Syurga. Program ini ditargetkan bisa terlaksana tahun ini untuk membantu mereka yang membutuhkan.
“Kami harapkan para donatur dan para muzakki lain bisa membantu kami dalam menyukseskan semua program. Tanpa donatur maka program ini tidak mungkin terlaksana. Kami sangat berterima kasih atas infaq dan sedekah para donatur,” tutup Yusman. [Fathurroji]




















