Bogor, Gontornews — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menghadiri acara Milad ke-35 Pondok Pesantren Darul Muttaqien di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (24/7/2023). Dalam sambutannya, Sandiaga mengaku merasa bangga dan senang atas progres yang dialami oleh Pesantren tersebut.
Sandiaga mengucapkan selamat atas capaian luar biasa Pesantren Darul Muttaqien dalam mencapai usia ke 35 tahun. Sandiaga juga mengapresiasi komitmen lembaga dalam memberikan pendidikan holistik serta menciptakan lingkungan bersih, edukatif dan mendorong kreatifitas santri melalui berbagai program yang dirilis di web pesantren.
“Saya merasa bangga melihat kriprah para santri dihasilkan oleh Pesantren Darul Muttaqien selama 35 tahun terakhir. Saya sudah lihat berbagai tayangan di web dan sosial media pesantren, banyak agenda yang disetting sekelas kementerian, kreatif dan sangat profesional,” ujarnya.
Sandiaga mengatakan kegiatan di Pesantren Darul Muttaqien ini merupakan contoh bagaimana upaya lembaga pendidikan Islam mencetak kader umat yang berkualitas dan memberikan kontribusi yang besar bagi bangsa ke depannya.
“Lembaga ini merupakan contoh nyata semangat pendidikan dan telah melahirkan generasi-generasi individu berbakat yang memberikan kontribusi positif bagi bangsa,” ucap Sandiaga.
Selain diisi oleh sambutan Sandiaga, acara juga diramaikan oleh berbagai pertunjukan budaya dan pameran seni tradisional Islam, yang menampilkan kekayaan dan keragaman budaya Indonesia yang merupakan bagian penting dari pendekatan pendidikan pesantren.
Sementara itu, Pimpinan dan ketua Yayasan Pesantren Darul Muttaqien beserta para guru mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada Bapak Sandiaga Uno atas waktu yang diberikan untuk menghadiri milad ke 35 tahun.
Pesantren Darul Muttaqien didirikan pada 18 Juli 1988. Pesantren Darul Muttaqien telah menjadi salah satu pondok pesantren yang memberikan konstribusi positif di Indonesia, yang berkomitmen untuk memberikan pendidikan komprehensif bagi para santri. Lembaga ini menekankan pada keunggulan akademik, nilai-nilai moral, dan pemahaman mendalam terhadap ajaran Islam (tafaqquh fiddin) guna mempersiapkan para santri menjadi individu yang bertanggung jawab dan berjiwa mandiri
Pesantren Darul Muttaqien memasuki babak baru dalam perjalanannya setelah menginjak usia ke 35 tahun. Lembaga ini tetap berdedikasi untuk menciptakan lingkungan pembelajaran dan pertumbuhan spiritual yang dipandu oleh prinsip keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah islamiyah dan kebebasan. Kelima nilai ini disebut Panca Jiwa Pondok. [Fath]





















