Medan, Gontornews — Merawat keutuhan dan kerukunan bangsa, Kantor Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia (RI) untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban mempercayai Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) untuk menggelar acara Sarasehan Hasil Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa.
Menyambut dan mengapresiasi acara tersebut, Sekretaris UMSU, Gunawan menyampaikan bahwa pemilihan UMSU sebagai tuan rumah acara ini selaras dengan komitmen UMSU sebagai kampus yang mendukung aktivitas menjaga kerukunan antarumat beragama.
โTentunya melalui sarasehan ini kami harapkan terciptanya satu pandangan yang sama tentang upaya-upaya terjaganya kerukunan dan kedamaian dan selanjutnya dapat disosialisasikan bukan hanya di pusat namun juga hingga ke tingkat bawah, baik kabupaten bahkan hingga ke desa,โ sebutnya dilansir muhammadiyah.or.id.
Sejumlah tokoh agama tampil sebagai pembicara dalam acara serasehan ini, di antaranya: Dr H Anwar Abbas MM MAg (Sekjen MUI), Romo Agus Ulahayanan Pr (Konfrensi Waligereja Indonesia) , Mayjen TNI (Purn) Wisnu B Tenaya (Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia), Pdt Albertus Patty (Ketua PGI), Prof Philip K Widjaja (Perwakilan Umat Budha Indonesia) dan Djaengrana Ongawijaya (Majelis Tinggi Agama Konghucu).
Dipilihnya UMSU sebagai tuan rumah merupakan langkah strategis dalam menggalang dukungan untuk menjaga kerukunan bangsa karena di dalamnya ada basis masaย dengan berbagai latar belakang dan terdapat simpul akademik di dalamnya. Hal tersebut disampaikan oleh Syafiq A Mughni, ketua Kantor Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia (RI) untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban.
โApa yang kita jaga selama ini akan hilang seketika kalau terjadi konflik. Untuk itu kami sangat mengapresiasi UMSU yang telah bersedia menggelar sarasehan ini dan tentunya hasil dari sarasehan ini sangat kami harapkan dapat memperkuat komitmen kita dalam menjaga kerukunan,โ katanya.
Syafiq mengungkapkan bahwa memang dalam penyelesaian dan penjaga kerukunan bangsa adalah tugas semua pihak. โSelain menjadi tugas khusus mereka untuk menjaga kerukunan bangsa. Tapiย juga tentunya menjadi tugas semua elemen di negeri ini untuk mewujudkannya, sehingga harmonisasi yang selama ini terjaga dapat terus terbina dengan baik,โ tandasnya.
Acara yang diadakan pada Rabu (21/11) di Hotel Garuda Plaza Medan ini merupakanย follow up hasil dari Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa yang diadakan pada tanggal 8 sampai 10 Fabruari lalu, di Jakarta. [Fathurroji]





















