10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
30 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 24 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Sains

Sel Sintetis Pengaman Sirkuit Genetik

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
7 January 2017
in Sains
0

 

Oleh Dedi Junaedi

Terapi gen dipercaya akan menjadi solusi masa depan yang andal. Tak hanya untuk mengatasi masalah penyakit dan kesehatan, rekayasa genetik juga dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan aneka benih dan bibit unggul untuk menjawab masalah penyediaan pangan dan energi masa depan.

 

BACA JUGA

Risiko Depresi Karena Asupan Garam Tinggi

Komunitas Psikiatri Dunia Soroti Tingginya Angka Kematian Akibat Bunuh Diri

Syamsuddin Arif: Iman, Sains dan Budaya Harus Saling Dipadukan

Ilmuwan AS Temukan Metode Cegah Pemutihan Karang

Terungkap, Ular Derik Nyaman Bersama Koloninya

Untuk itu, satu terobosan telah dirintis  tim perekayasa MIT (Massachussets Institute of Technology). Menjelang akhir tahun 2016, mereka berhasil mengembangkan teknik pembuatan sirkuit genetik untuk mendukung aplikasi terapi gen yang efektif dan aman. Bahkan, para insinyur dari univesitas top di AS itu telah pula mengembangkan cara mengisolasi sirkuit genetik dalam sebuah sel sintetik.

 

Sebelumnya, ada kekhawatiran di kalangan ilmuwan. Mengingat sirkuit genetik terusun atas sejumlah  komponen genetik aktif, terbuka kemungkinan adanya interaksi antar komponen yang saling mempengaruhi atau dapat mengganggu satu sama lain. Maka, isolasi, terhadap sirkuit atau mesin genetik, diperlukan untuk  mencegah kemungkinnan munculnya gangguan atau cemaran dari luar yang tak diharapkan.

Sel Sintetis

Sel biologi sintetis, menurut  Edward Boyden,  profesor  biologi rekayasa  MIT,  memungkinkan para ilmuwan dapat mengemas  sirkuit-sirkuit genetik aman secara fisik, biologi dan kimia. ‘’Teknik serupa dapat dimanfaatkan untuk pembuatan mesin atau pabrik genetik untuk kepentingan fungsi baru seperti memproduksi obat atau molekul lain yang bermanfaat,’’ jelasnya

Kini, peneliti MIT telah menunjukkan bahwa sirkuit ini dapat diisolasi dalam  sel tunggal sintetik untuk mencegah mereka dari mengganggu satu sama lain. Para peneliti juga dapat mengontrol komunikasi antar sel-sel. Dengan begitu, terbuka juga jalan untuk menyusun rangkaian sirkuit genetik  dan menyambungkannya dengan sistem individu suatu organism hidup.

Teknik isolasi sel sintetis diperlukan untuk untuk pengembangan komponen multigen. ‘’Fungsi utamanya sebagai dinding penghalang untuk mencegah kemungkinan adanya cross-talk antar komponen.  Dengan isolasi, mereka terhalang satu sama lain,’’ tambah Edward Boyden, yang juga juga anggota  Media Lab MIT,  McGovern Institute for Brain Research, dan  HHMI-Simons Faculty Scholar.

Pendekatan ini telah memungkinkan para peneliti untuk merancang sirkuit dengan fungsi spesial. Misalnya,  memproduksi senyawa kompleks tertentu, atau dapat diperankan bertindak sebagai sensor yang merespon perubahan  lingkungan sekitarnya. Lebih jauh, aplikasinya dapat ditingkatkan untuk membuat semacam mesin dan bahkan pabrik genetik untuk solusi alternative bidang kesehatan, pangan dan energi .

Boyden adalah penulis senior dalam makalah yang dirilis jurnal  Nature Chemisty (2016). Dia menulis bersama mahasiswa  postdoc MIT, Kate Adamala, yang kini menjadi asisten profesor di University of Minnesota, serta  Daniel Martin-Alarcon dan  Katriona Guthrie-Honea. Keduanya alumni dan peneliti MIT.

Kendali Sirkuit

Tim MIT mengembangkan sirkuit genetik yang dikemas dalam isolasi   liposom, yang memiliki membran lemak mirip dengan membran sel. Sel-sel sintetis ini sebenarnya tidak hidup, tapi dilengkapi dengan banyak mesin seluler yang diperlukan untuk membaca DNA dan memproduksi protein.

Dengan memisahkan sirkuit dalam liposom mereka sendiri, para peneliti mampu menciptakan sirkuit terpisah yang tidak bisa dijalankan dalam wadah yang sama pada waktu yang sama. Meski begitu,  dapat berjalan secara paralel satu sama lain, berkomunikasi dengan cara dikendalikan. Pendekatan ini juga memungkinkan para ilmuwan  dapat meng-on off-kan atau memanipulasi  fungsi  komponen genetik komponen tertentu,  gen dan faktor transkripsi protein, untuk melakukan tugas yang berbeda dalam jaringan makhluk hidup.

“Jika Anda memisahkan sirkuit menjadi dua liposom yang berbeda, Anda bisa memiliki satu alat melakukan satu pekerjaan dalam satu liposom, dan alat yang sama melakukan pekerjaan berbeda dalam liposom lainnya,” ungkap Martin-Alarcon. “Ini memperluas jumlah fungsi lain dengan  Anda menggunakan  blok bangunan yang sama.”

Pendekatan ini juga memungkinkan komunikasi antara sirkuit dari berbagai jenis organisme, seperti bakteri dan mamalia, dikendalikan sesuai kebutuhannya.

Sebagai ilustrasi, para peneliti menciptakan sebuah sirkuit yang menggunakan bagian genetik bakteri untuk produksi molekul teofilin, obat yang mirip dengan kafein. Adanya molekul ini memicu terbentuknya molekul lain seperti  doxycycline. Pada liposom mamalia, doxycycline ternyata mengaktifkan fungsi genetik yang menghasilkan luciferase, protein yang menghasilkan cahaya.

Pabrik Material

Menggunakan versi sirkuit yang telah dimodifikasi,  ilmuwan MIT bisa membuat sirkuit genetik untuk menghasilkan material untuk terapi biologis seperti antibodi atau vaksin dan obat-obatan.  “Jika Anda berpikir  rangkaian bakteri sebagai pengkodean program komputer, dan sirkuit mamalia pengkodean pabrik, Anda bisa menggabungkan kode komputer hibrid  yang menggabungkan rangkaian bakteri dan pabrik sirkuit mamalia yang unik dan tak terbayangkan sebelumnya,” tegas Boyden.

Para peneliti MIT juga sedang merancang liposom yang dapat menyatu satu sama lain dalam cara yang terkontrol. Untuk melakukan itu, mereka dapat memprogram sel-sel tertentu sehingga berperan sebagai pabrik seluler penghasil protein dan material bernilai lainnya.

Ke depan, bukan hal mustahil, teknik isolasi  ini juga dapat dimanfaatkan untuk pengembangan aneka benih tanaman  unggul hingga dapat membuahkan hasil panen dengan produktivitas tinggi, sekaligus berkualitas prima. Hal yang sama dapat digunakan untuk menghasikan bibit-bibit hewan unggul.

Dengan aplikasi sirkuit genetik, aneka mikroba dan organisma lainnya, pun dapat diberdayakan untuk menjadi sumber dan pabrik material bernilai ekonomi tinggi. Termasuk sebagai mesin dan pabrik pemasok obat, pangan dan energi masa depan.

Sirkit Biologi dan Nano Partikel

Sebelumnya, sudah muncul beberapa model rekayasa genetik yang ditawarkan. Antara lain sirkuit bilogi dan beberapa model partikel nano.

Sirkuit bilogi dikembangkan tim MIT untuk mengurangi reaksi penolakan dari komponen biologi lain. Dipublikasi jurnal  Nature Biotechnology (Desember 2014), sirkuit ini berperan sebagai biosensor. Terdiri atas sel-sel detektor sel kanker,  sirkuit juga dapat memacu terbentuknya molekul pemburu sel kanker.  Inovatornya  Domitilla Del Vecchio dan Ron Weiss, keduanya dari MIT.

Inovasi lainnya adalah perangkat nanopartikel pengendali penyakit yang dikembangkan beberapa tim dari MIT dan Universitas California (UCLA). Tim MIT mengembangkan nanopartikel dapat mengendalikan  pembaca pesan RNA dan  pengendali penyakit kanker,  jantung, dan diabetes.

 

“Perangkat nanopartikel dapat menjadi agen terapi RNA yang potensial untuk mengatasi masalah kanker dan jantung,’’ kata Daniel Anderson, profesor teknik kimia MIT dan anggota ahli  Koch Institute for Integrative Cancer Research dan Institute for Medical Engineering and Science.

Sebulan sebelumnya, American Chemical Society (April 2016) melaporkan model   nanopartikel yang dapat meirilis tiga obat kanker ovarium. ‘’Kami mengembangkan nanoparticle yang dapat membawa dan melepas tiga macam obat dalam dosis yang tepat pada satu waktu,” ungkap Jeremiah Johnson, asisten profesor teknik kimia MIT.

 

Sementara itu, dua tahun sebelumnya, Henry Samueli dari UCLA sukses merancang model nanopartikel untuk bakteri penghasil antibiotik. Perangkat nano yang dikembangkannya berbasis klaster medan magnet, berdimensi 1,000 kali lebih kecil dari rambut manusia.

 

Dedi Junaedi

Tags: PengamanSel SintetisSirkuit Genetik
Share16Tweet10Send
Previous Post

Mengenal Aneka Gempa bumi

Next Post

Erdogan Tawarkan Kewarganegaraan kepada Pengungsi Suriah dan Irak

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Al-‘Afwu dan Al-Maghfirah: Hierarki Ampunan dalam Perspektif Spiritual Islam di Akhir Ramadhan

Kiat-Kiat Agar Anak Betah di Pesantren: Sebuah Rangkuman Pidato Masyayikh Gontor

3 May 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

12 July 2026
Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

12 July 2026
Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

13 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

0
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

0
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

0
Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

17 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

17 July 2026
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angakatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

16 July 2026
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

16 July 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

16 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result