Jakarta, Gontornews — Webinar Seri-3 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen) dan bekerjasama dengan segenap pihak diantaranya UNICEF pada Kamis (13/10/2022) lalu telah menarik antusias ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Pada sesi seminar bertajuk, “Pembiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun untuk Hidup Sehat”, Abdul Hakim S Kom selaku narasumber pertama selaku Statistisi Ahli Pertama (Sub Koordinator Statistik) Kemendikbudristek turut memaparkan profil sanitasi sekolah 2022 berdasarkan data dapodik, latar belakang dan tujuannya, rumusan standar berdasarkan definisi operasional SDGs Sanitasi Sekolah, dan masih banyak lagi.
Kemudian, hadir sebagai narasumber kedua yakni dr Anas Maruf MKM yang menjabat sebagai Direktur Penyehatan Lingkungan Kemenkes juga tampil dan memaparkan bahwa pembiasaan CTPS sebagai bagian dari perwujudan sekolah sehat.
Menurutnya, lingkungan sehat adalah kebutuhan dasar untuk mencapai kesehatan masyarakat seperti perbaikan gizi dan mencegah stunting, penyakit menular, dan lainnya. Karena itu sanitasi dasar harus segera direalisasikan di masyarakat.
Sanitasi dasar adalah upaya dasar dalam meningkatkan kesehatan manusia dengan cara menyediakan lingkungan sehat yang memenuhi syarat kesehatan. Upaya sanitasi dasar pada masyarakat meliputi penyediaan air bersih, jamban sehat, pengelolaan sampah, dan saluran pembuangan air limbah.
Dokter Anas kemudian juga menerangkan akan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat diantaranya dengan deteksi dini faktor resiko, membiasakan aktivitas fisik, konsumsi pangan sehat, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta edukasi perilaku sehat baik di lingkungan keluarga, kerja, juga sekolah.
Kepada Gontornews.com dr Anas menambahkan, “Kita harus merubah perilaku anak-anak agar bisa menjadi contoh bagi lingkungan di sekitarnya, baik di keluarga, atau sekitarnya.” Apalagi lima belas tahun mendatang mereka juga akan menjadi orangtua dan bagian dari masyarakat kita. Karena itu pengetahuan terkait kesehatan dan pembiasaan perilaku sehat yang baik perlu dilakukan mulai saat ini.
Penting dipahami bahwa sehat adalah hak dasar bagi setiap insan. Sedangkan salah satu komponen dalam sehat adalah sehat dalam lingkungan. Lingkungan sekolah dinilai sebagai aset yang strategis, investasi strategis untuk perubahan perilaku atas kebiasaan hidup yang sehat bagi seluruh masyarakat, dimulai dari semua warga sekolah. Maka, hal ini sangat penting untuk perubahan hidup ke depannya.
“Pemerintah juga mengharapkan adalah pertama cuci tangan pakai sabun, tidak buang air besar sembarangan, secara stimultan lakukan pembiasaan agar menjadi hal baik,” tutupnya.
Acara berskala nasional ini disiarkan secara live Youtube dan dihadiri oleh beberapa narasumber yakni Abdul Hakim SKom pejabat Statistisi Ahli Pertama (Sub Koordinator Statistik) Kemendikbudristek, dr Anas Maruf MKM selaku Direktur Penyehatan Lingkungan Kemenkes, Ikke Nurjanah sebagai Influencer/Duta Sanitasi & AMPL Nasional, dan Sheila Kansil pemegang Head of Corporate Communications & CSR Wings Group Indonesia (Sayap Mas Utama). <Edithya Miranti>






















