pesanan-majalah-edisi-khusus
32 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 10 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Muamalah Ekonomi

Semoga Bank Muamalat Sesuai Harapan Umat

Oleh M Khairul Muttaqien

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
6 February 2018
in Ekonomi
0
Semoga Bank Muamalat Sesuai Harapan Umat

Yang tidak mau belajar dari sejarah akan terkutuk dengan mengulangi kesalahan yang sama. Salah satu alasan ini terjadi karena kita secara kolektif tidak sadar siapa kita, di mana kita, mau ke mana kita dan bagaimana ke sana sesuai jati diri industri dan institusi. Kita adalah umat Islam yang secara tidak langsung semestinya punya sense of belonging terhadap BMI.

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (BMI) sempat menjadi perhatian nasional belakangan ini. Di mana sebelumnya menggelinding sebuah kabar bahwa saham mayoritas BMI dibeli Lippo Group lewat Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI). Namun, setelah dikonfirmasi, kepada Majalah Gontor Pengamat Industri Keuangan Syariah Adiwarman Karim menegaskan bahwa berita Bank Muamalat dibeli asing aseng non Muslim adalah hoax.

“Insya Allah pemulihan Bank Muamalat akan berlangsung cepat kembali pada khittahnya. Kembalinya MUI sebagai pemegang saham, kembalinya semangat menjadi pionir ekonomi Islam dan kembalinya BMI sebagai bank sehat terbesar kebanggaan ummat Islam,” jelasnya di Jakarta (7/10/2017). Hal senada juga diungkapkan Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat Indonesia KH Ma’ruf Amin yang menegaskan bahwa Minna Padi tidak ada hubungannya dengan Lippo Group.

Akan tetapi Minna Padi adalah milik pengusaha muda asal Palembang Setiawan Ichlas. Rois Am PBNU itu pun meminta agar umat cerdas dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang melemahkan. Di samping itu Ketua Umum MUI itu mengingatkan agar masyarakat khususnya umat Islam turut menjaga agar bank yang didirikan pada 1 November 1991 atau 24 Rabi’us Tsani 1412 H ini tetap kokoh sebagai bank syariah.

BACA JUGA

BI-Kemenag-UNIDA Gontor Gelar Sekolah Wakaf

KUII Ke-8: BAZNAS Komitmen Perkuat Peran Zakat untuk Pemberdayaan Mustahik

Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

“Bank Muamalat sebagai bank syariah pertama harus kita kawal. Proses sudah tepat, saham yang tadinya terbesar dari luar negeri akan berubah saham dalam negeri, ini yang diharapkan semua pihak dan menjadi kebanggaan Indonesia,” katanya dalam situs resmi MUI. Sebelumnya diberitakan bahwa PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. (Bank Muamalat) secara resmi mulai melakukan proses penambahan modal baru, dengan menandatangani  perjanjian bersyarat dengan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk., Senin (25/9).

Berdasarkan keterbukaan informasi yang sudah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Muamalat menerbitkan sebanyak-banyaknya 80 miliar lembar saham baru melalui penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue, sesuai dengan Peraturan Otoritias Jasa Keuangan (POJK) No. 32/POJK.4/2015. Minna Padi, baik sendiri maupun bersama-sama dengan investor lain, akan bertindak sebagai pembeli siaga (standby buyer).

Sebanyak 80 miliar saham baru yang akan diterbitkan tersebut merepresentasikan porsi kepemilikan saham minimal 51% dengan total modal baru yang akan masuk mencapai Rp 4,5 triliun.  PADI siap mengucurkan dana Rp. 4,5T. Itu artinya mereka bakal menguasai 51% saham bank syariah pertama di Indonesia ini.

Melalui keterangan resminya (10/10/2017), Purnomo B. Soetadi Direktur Bisnis Ritel sekaligus Plt. Direktur Utama Bank Muamalat menjelaskan masuknya investor baru diharapkan dapat mendorong kinerja, meningkatkan size bisnis dan pengembangan usaha Bank Muamalat.

“Rencana rights issue ini telah kami peroleh persetujuannya dari para pemegang saham, sebagai salah satu hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (20/9/2017), ”jelasnya. Lanjut ia menjelaskan bahwa aksi korporasi yang dilakukannya melalui HMETD dengan memberikan kesempatan kepada pemegang saham yang ada saat ini, untuk menggunakan haknya membeli saham Perseroan.

“Dengan hadirnya Minna Padi sebagai pembeli siaga, diharapkan dapat mengembangkan size bisnis dan kinerja Bank Muamalat baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, ”harapnya. Meskipun demikian masuknya PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk sebagai investor utama membuat banyak pihak cemas ada yang masih bingung ada juga yang gembira. Direktur Utama Bank Muamalat periode 1999-2009 A Riawan Amin menjelaskan secara mendasar kita senang bahwa Islam menjadi nilai yang dipakai siapapun.

“Tapi kita juga harus hati-hati jangan sampai yang masuk malah membelokkan nilai-nilai Islamnya. Semua orang bertanya, apa yang terjadi? Kalau saya kenapa terjadi? Supaya ke depannya kita tidak mengulangi problem-problem yang sama. Karena saya memulai kepemimpinan saya tahun 99, dalam kondisi sekarat, Sekarat pertama, tapi sekarat pertama itu penjelasannya mudah. Krisis moneter, ”katanya seperti dilansir hidayatullah.com.

 

“Nah, kalau sudah naik, tiba-tiba sekarat lagi, harus ada penjelasan. Kenapa sekarat jilid kedua. Kalau enggak kita pelajari kenapa, ya nanti ada menyusul sekarat nomor tiga. Dengan pertolongan Allah, Bank Muamalat selamat, cuma risikonya berdampak kurang berkembang. Tapi dia tidak akan bangkrut, insya Allah. Paling sedikit kalau kita tidak beli sahamnya nanti, setidak-tidaknya jangan mencabut depositonya-lah, karena nanti runtuhnya karena likuiditas, karena deposito ilang. Bukan karena masalah-masalah lain,”paparnya.

Menanggapi apa yang terjadi dengan Bank Muamalat tersebut, Dosen Ekonomi Syariah UIN Jakarta Dr Roikhan Mochamad Aziz mengingatkan, suatu industri kurang maju dimungkinkan karena pelaku lupa siapa dirinya. “Saya termasuk yang tidak bertanya apa yang terjadi. Tetapi kenapa terjadi. Sehingga sebagai yang di luar, saya kurang faham. Soal siapa yang beli,”jelasnya kepada Majalah Gontor.

Mengenai kenapa, kata Roikhan, ini penting untuk ditanyakan. Karena, yang tidak mau belajar dari sejarah akan terkutuk dengan mengulangi kesalahan yang sama. Salah satu alasan ini terjadi karena kita secara colective tidak sadar siapa kita, di mana kita, mau ke mana kita dan bagaimana ke sana sesuai jati diri industri dan institusi. “Kita adalah umat Islam yang secara colective secara tidak langsung semestinya punya sense of belonging terhadap BMI,”ungkapnya.

Lanjut Roikhan menjelaskan, apa tidak mungkin jika sama-sama uang, dana haji yang dimiliki umat Islam itu diberdayakan untuk pembelian saham 51 % ini. “Toh next setelah masuk ke BMI bisa saja dana yang masuk tersebut digunakan ke sektor pembiayaan infrastruktur hanya saja ini melalui BMI,”katanya.

Menurut Roikhan, ada dua keuntungan yang bisa didapat dari cara itu. Yaitu menyelamatkan BMI secara kesamaan ini adalah bank miliknya umat Islam dan dapat keuntungan dari perolehan pengembangan dana tersebut. “Maaf ini hanya pemikiran saya yang tidak terlalu paham seluk beluk pengelolaan dana dan ramainya BMI. Semoga saja BMI seperti harapan kita semua,”ungkapnya.

Roikhan juga setuju jika dana umat Islam diutamakan untuk umat Islam. Rasanya mumpung belum terlanjur apa masih mungkin jika dana umat ini masuk sebagai pembeli 51 % tersebut. Artinya, pembeli dari uang jelas sumbernya. Dengan catatan anggaplah ini kewenangan BMI yang punya hak penuh memilih siapa pembelinya setelah melakukan pertimbangan dan pemeriksaan kepatutan siapa yang memenuhi syarat membeli. Dalam hal ini performa pembeli (know your customer)

 

Tags: BMIEkonomiSyariah
Share39Tweet25Send
Previous Post

Seribu Gontor  Siap Bangun Masyarakat Madani 

Next Post

Nilai Kearifan Unida Gontor

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

4 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

0
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

0
Kunci Sukses dalam Hidup

Kunci Sukses dalam Hidup

0
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

0
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

0
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

9 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
Kunci Sukses dalam Hidup

Kunci Sukses dalam Hidup

9 September 2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

6 September 2026
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

6 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result