Jakarta, Gontornews — Kementerian Agama akan kembali menggelar sidang isbat (penetapan) awal Dzulhijjah 1438. Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin mengatakan, sidang isbat akan digelar Selasa, 22 Agustus 2017, di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jl MH Thamrin Jakarta.
Sebagaimana dikutip kemenag.go.id, Amin mengatakan sidang isbat akan menghadirkan sejumlah tokoh, antara lain: Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, lembaga dan instansi terkait, pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama, sertaTim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.
Penentuan awal Dzulhijjah 1438 menunggu hasil Rukyatul Hilal di seluruh Indonesia yang akan dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota. Mereka bekerjasama dengan Peradilan Agama dan Ormas Islam serta instansi terkait setempat.
“Hasil Rukyatul Hilal di seluruh Indonesia dan Data Hisab Posisi Hilal awal Dzulhijjah 1438 akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat awal Dzulhijjah untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Dzulhijjah 1438,” terang Amin di Jakarta, Ahad (20/8).
“Ada tujuh puluh lokasi rukyatul hilal awal Dzulhijjah yang tersebar di seluruh Indonesia,” sambungnya.
Amin menambahkan, sidang isbat merupakan wujud kebersamaan Kementerian Agama selaku Pemerintah dengan Ormas Islam dan instansi terkait dalam mengambil keputusan, yang hasilnya diharapkan dapat dilaksanakan bersama.[]





















