Jeddah, Gontornews — Amirul Hajj, yang juga Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, meminta jamaah haji untuk selalu menjaga kesehatan. Amirul Hajj mengatakan hal itu saat menyapa jamaah haji kloter 47 Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG 47) di Plaza B Bandara King Abdul Azis setibanya di bandara itu, Ahad (20/8) malam.
Ia datang didampingi naib (wakil), anggota, dan staf sekretariatan Amirul Hajj.
Dengan suhu panas yang dapat mencapai 50 derajat saat puncak haji, diharapkan jamaah banyak minum air putih.
Selain itu, Menag juga berpesan agar jamaah keluar bepergian dalam kelompok, jangan sendiri-sendiri. “Ini agar memudahkan koordinasi kita. Jamaah harus menjaga kesehatan, dengan pola hidup sehat. Karena suhu panas sampai 48 derajat dan estimasi bisa sampai 50 derajat. Sehingga perbanyak minum air mineral,” paparnya.
Sebagaimana dirilis kemenag.go.id, delegasi Amirul Hajj keluar dari pintu kedatangan pada pukul 21.45 waktu Arab Saudi. Tampak menyambut kedatangan Amirul Hajj, Duta Besar RI, Agus Maftuh Abegebriel dan Konsul Jenderal RI di Jeddah, Mohamad Hery Saripudin.
Turut mendampingi, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali, Direktur Pelayanan Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Direktur Bina Haji Khoirizi HD, Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Mastuki, Ketua PPIH Arab Saudi Ahmad Dumyathi Basori, dan Kadaker Bandara Arysad Hidayat.
Setiba di bandara, Amirul Hajj langsung menyapa jamaah haji kloter 47 Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG 47) di Plaza B Bandara King Abdul Azis. Menag berpesan agar jamaah mematuhi dan disiplin dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi maupun Pemerintah Indonesia. Terutama soal aturan jam melempar jumrah yang telah ditetapkan.
Jamaah haji juga harus selalu berkoordinasi kepada petugas haji bila menemukan kendala-kendala terkait ibadah maupun terkait permasalahan lain.
“Tahun ini adalah tahun terbanyak, tidak hanya Indonesia tapi seluruh dunia yang totalnya 2,1 juta jamaah haji dunia berkumpul. Untuk jamaah Indonesia tetap disiplin dan selalu berkoordinasi dengan petugas,” katanya. [Rusdiono Mukri]




















