Mogadishu, Gontornews — Sedikitnya dua orang tewas dan 10 orang terluka dalam sebuah ledakan bom mobil di pos pemeriksaan dekat kantor Parlemen, di Mogadishu, Ahad (25/3). Korban tewas adalan tentara yang berjaga sementara korban luka kebanyakan adalah tukang becak yabg berada di sekitar lokasi kejadian.
Kapten Mohamed Hussein kepada The Associated Press, mengabarkan, bom mobil terjadi tidak lama setelah seorang tentara yang berjaga melakukan penyadapan dan menghentikan kendaraan yang mencurigakan.
“Dan Bom itu meledak tepat di pos pemeriksaan keamanan,” katanya seperti dikutip Aljazeera.
Kepulan asap besar terlihat di atas lokasi kejadian, yang merupakan pos-pos pemeriksaan keamanan di sepanjang jalan menuju istana kepresidenan Somalia. Mobil-mobil yang berada di sekitar lokasi terlihat rusak dan skuter roda tiga terbalik akibat ledakan tersebut.
Direktur Amin Ambulans, Abdikadir Abdirahman, yang merupakan satu-satunya layanan penyelamatan kota itu, mengatakan satu orang tewas dan yang lain terluka.
Sampai saat ini, belum ada pihak yang klaim yang bertanggung jawab atas ledakan di area Kepresidenan Somalia tersebut.
Tiga hari sebelumnya, telah terjadi ledakan serupa, di dekat hotel Weheliye di jalan ibukota Makka Almukarramah, sedikitnya 14 orang tewas dan 10 lainnya terluka. Mogadishu kerap dijadikan sasaran serangan oleh kelompok al-Shabab, kelompok yang ingin menggulingkan pemerintah Somalia yang diakui secara internasional.
Selain itu, sebuah pemboman truk juga pernah terjadi pada Oktober lalu dan menewaskan lebih dari 500 orang dan serangan telah diklaim oleh kelompok bersenjata. [Devi Lusianawati]























