10
Tonton Selengkapnya
34 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 11 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Suka Duka Belajar dari Rumah

Oleh Muhammad Khaerul Muttaqien

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
13 September 2020
in Laput
0
Foto: katadata.co.id

Pandemi COVID-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan, tapi juga ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan. Pandemi telah mengubah tatanan pendidikan di semua jenjang. Jika dulu proses pembelajaran dilakukan dengan tatap muka di sekolah, karena pandemi proses pembelajaran sekarang dilakukan dari rumah secara daring (online).

Bermula pada 12 Maret 2020 ketika Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan dua surat edaran terkait pencegahan dan penanganan COVID-19. Pertama, surat edaran Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan COVID-19 di lingkungan Kemendikbud. Kedua, surat edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 pada Satuan Pendidikan yang berisi panduan langkah-langkah mengekang penyebaran COVID-19 di lingkungan satuan pendidikan.

Melalui surat edaran tersebut, Kemendikbud mengeluarkan 18 poin imbauan (protokol) kepada satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Empat hari setelah dikeluarkannya imbauan tersebut, kebijakan kembali berubah. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menganjurkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi seluruh sekolah di Jakarta dari PAUD hingga sekolah menengah. Kegiatan pembelajaran dengan tatap muka secara langsung di sekolah ditutup sejak pertengahan Maret 2020.

Anies Baswedan pada Sabtu (14/3) di Balaikota, Jakarta Pusat, mengumumkan penutupan sekolah di lingkungan DKI Jakarta. Seluruh sekolah di Jakarta terhitung sejak Senin (16/03) ditutup guna mencegah penyebaran virus corona di ibukota yang semakin meluas. “Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk mentutup semua sekolah di lingkungan Provinsi DKI Jakarta dan melakukan proses kegiatan pembelajaran melalui metode jarak jauh,” ujar Anies dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (14/03).

BACA JUGA

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Melihat kondisi penyebaran COVID-19 yang terus meningkat, demi melindungi siswa terpapar virus korona, beberapa wilayah pun menyusul menetapkan kebijakan yang serupa. Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, NTB, NTT, Aceh, Jambi, Riau, dan menyusul DI Yogyakarta juga meliburkan siswa. Namun dalam pelaksanaannya, setiap provinsi menerapkan kebijakan berbeda. Ada provinsi yang menerapkan pembelajaran jarak jauh selama satu pekan, ada yang dua pekan, sambil terus melihat perkembangan.

Dampak diterapkannya proses home learning ini pun bermacam-macam. Di level pendidikan dasar, menengah dan atas secara teknis proses PJJ ada saja kendalanya. Kesiapan guru dan siswa dalam home learning inipun bervariasi. Ada yang siap, terpaksa siap, dan betul-betul tidak siap. Bagi sekolah-sekolah yang terbiasa menggunakan perangkat teknologi dalam proses pembelajaran hampir dipastikan tidak banyak menemukan masalah. Namun, hal sebaliknya berlaku bagi sekolah, guru, dan siswa yang baru pertama kali menjalankannya. Apalagi, daerah minim fasilitas, baik piranti maupun jaringannya.

Asep Amir Hamzah, guru SMK YAPIMDA Pasar Minggu, Jakarta Selatan, membagikan pengalaman mengajar murid-muridnya secara jarak jauh dari rumah. Menurutnya, kegiatan pembelajaran secara daring ini lebih mudah dilakukan. Karena dengan menggunakan WhatsApp dalam perangkat telepon pintar (smart phone), guru dan siswa sudah bisa melakukan kegiatan pembelajaran. Selain itu ada Google Classroom yang juga bisa digunakan untuk memberikan materi ajar yang bisa dipelajari siswa, baik berupa file paparan maupun video pembelajaran, memberikan tugas kepada siswa, membuat jadwal pengumpulan tugas dan lain-lain.

Bukan hanya itu, guru dan siswa bisa menggunakan aplikasi Zoom atau aplikasi lain untuk tatap muka secara virtual. Dengan fitur ini, guru bisa memantau kehadiran dan keaktifan siswa di kelas. Namun demikian sistem pembelajaran ini menurutnya kurang efektif dibandingkan tatap muka di kelas. “Khusus untuk SMK siswa jadi kurang praktik. Seharusnya SMK lebih banyak praktik daripada teori. Beberapa guru dan siswa juga mengalami kesulitan dalam melaksanakan PJJ ini,” ungkapnya kepada Majalah Gontor.

Diakuinya tak jarang dari muridnya mengalami kesulitan dalam mengikuti jam pelajaran daring karena terganjal kuota internet. Meski demikian Asep proaktif dalam membantu siswa yang tidak masuk kelas daring dengan memberikan arahan hingga menghubungi orangtuanya satu persatu. “Anaknya diberi peringatan. Selanjutnya panggil orangtuanya. Tugas dan materi dikirim via WA orangtuanya,” katanya

Asep mengatakan, tak jarang pula orangtua meminta kebijaksanaan dari sekolah supaya SPP dikurangi. Dengan alasan anaknya tidak masuk sekolah dan uangnya bisa untuk membeli kuota internet. Padahal bukan hanya siswa dan orangtua murid yang merasakan dampak COVID-19, para guru juga memikul beban yang sama. “Bagi SMK swasta sangat terasa dalam masalah finansial karena wali murid banyak yang menunggak bayar SPP sehingga berdampak pula terhadap honor guru-guru,” bebernya.

Suka duka selama proses home learning ini bermacam-macam. Ada yang senang dengan kondisi ini karena bisa membimbing anaknya secara langsung. Jurubicara Satuan Tugas COVID-19 Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Muhammad Cholil Nafis mengatakan, dengan adanya COVID-19 keluarga bisa lebih akrab. Lebih intens untuk pertemuan keluarga bahkan bisa membentuk karakter keluarga. “Yang biasanya sibuk di luar sekarang bisa dilakukan bersama keluarga. Kita bisa lebih memonitor dan mengarahkan anak-anak kita. Kita ambil hikmahnya,” ungkapnya kepada Majalah Gontor.

Sementara bagi sebagian anak dan orangtua lainnya ada yang lebih senang anaknya belajar di sekolah. El Sinta, salah satu orangtua murid SDN Bintaro 01 Pagi Jakarta Selatan, membagikan pengalamannya selama mendampingi anaknya belajar dari rumah (BDR). Menurutnya, selain kuota internet yang membengkak, BDR juga membosankan anak. “Kuota pasti tambah karena sambil menunggu tugas anak main YouTube, like dulu kalau nggak main Tiktok. Anak juga jenuh dan bosan, katanya enak sekolah,” bebernya kepada Majalah Gontor. Di samping itu, home learning dan online learning ini membuat anak menyepelekan tugas sementara orangtuanya yang mengerjakan tugas.

Jangan Membebani

Namun, bagi sebagian siswa di perkotaan, sistem belajar jarak jauh ini tidak menjadi kendala karena tersedianya fasilitas. Cuma, tugas-tugas yang diberikan guru dinilai terlalu membebani anak. Retno Listyarti, komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bidang Pendidikan menjelaskan, ada 51 pengaduan dari sejumlah siswa di berbagai daerah yang mengeluhkan beratnya penugasan dari guru yang harus dikerjakan dengan deadline yang sempit. Padahal banyak tugas yang harus dikerjakan segera dari guru mata pelajaran yang lain. “’Kami kelelahan dan tertekan’, demikian isi keluhan anak-anak,” kata Retno Listyarti dalam keterangan persnya, Kamis (19/3).

Pihaknya pun mendorong para pemangku kepentingan di bidang pendidikan membangun rambu-rambu untuk para guru sehingga BDR bisa berjalan dengan menyenangkan dan bermakna buat semua. Bukan malah membebani yang justru tidak berpihak pada anak, bahkan bisa mempengaruhi kesehatan fisik dan mentalnya. Hal demikian, kata Retno, bisa menjadikan siswa cemas dan terbebani yang berpengaruh pada melemahnya sistem imun yang berdampak pada mudahnya serangan virus.

Ia pun meminta agar menjadikan proses pembelajaran daring sebagai sarana untuk saling memotivasi, menumbuhkan rasa ingin tahu anak, mempererat hubungan dan saling membahagiakan. Ketika kondisi bahagia, maka sistem imun akan menguat. Dalam kondisi seperti ini, kompetensi akademik bukan merupakan prioritas, tapi kompetensi survive dan saling mengingatkan untuk hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar yang menjadi prioritas saat ini.

Untuk itu Retno berharap BDR dapat membuat siswa dan guru masih tetap berinteraksi layaknya di kelas namun secara virtual. Atau adanya interaksi seperti hari-hari biasa normal. Bedanya, interaksinya sekarang ini secara virtual. “Bukan sekedar memberi tugas-tugas online. Bukan itu yang diharapkan siswa dan orangtua,” katanya.

Pandemi COVID-19 memang mendorong pemerintah memberlakukan PJJ secara daring, antara lain melalui siaran TVRI. Namun realitanya, tidak semua siswa mampu melakukan PJJ. Hal tersebut dirasakan oleh salah satu guru SD Sisalam 01 Brebes Jawa Tengah, Diah Ayu Sandra. Menurutnya, karena siswa beragam latar belakang ekonomi, sosial dan budaya yang berbeda, sehingga kemampuan mengikuti PJJ juga berbeda antara satu sama lain.

“Secara umum kurang bisa memantau belajar siswa karena keterbatasan waktu dan media. Jadi hanya sebagian yang masuk grup WA. Kendala di desa kan begitu. Tidak semua pegang handphone dan tak semua mempunyai kesadaran mengerjakan tugas yang diberikan guru,” ujarnya kepada Majalah Gontor. []

Tags: BDRCOVID-19
Share180Tweet112Send
Previous Post

Hargai Dirimu Jangan Minta Dihargai (Bagian 1)

Next Post

Filipina Konfirmasi 3.372 Kasus Baru COVID-19 dan 79 Kematian

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

2 July 2026
Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

4 July 2026
Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor  ‎

Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor ‎

8 July 2026
Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

1 July 2026
Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

7 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

0
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

0
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

0
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

9 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

9 July 2026
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

9 July 2026
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

9 July 2026
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

8 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur
  • Pre-Order Majalah Gontor Edisi Bulan Juli 2026.1 ABAD GONTOR DALAM SATU GENGGAMAN!
Edisi Paling Bersejarah yang Tak Akan Dicetak Ulang.Menyambut 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, miliki Majalah Gontor Edisi Spesial bulan Juli - September 2026.KUOTA CETAK SANGAT TERBATAS!
Sistem otomatis ditutup jika stok ludes. Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan edisi bersejarah ini!
Siapa cepat, dia dapat.AMANKAN STOK ANDA SEKARANG!
Kunjungi: https://bit.ly/keranjang-buku
Pengiriman Majalah di tanggal 10 juli 2026.
  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result