Damaskus, Gontornews — Pesawat-pesawat tempur Israel dilaporkan telah menembakkan sejumlah rudal ke Damaskus. Namun, sebagian besar dari rudal-rudal itu berhasil dipatahkan oleh pertahanan udara Suriah. Demikian menurut laporan media pemerintah Suriah.
“Hasil agresi sejauh ini terbatas pada serangan di salah satu gudang di bandara Damaskus,” kata kantor berita SANA mengutip sumber militer. Serangan itu terjadi pada pukul 11:15 malam (21:15 GMT), katanya seperti dikutip Aljazeera.
Mengutip sumber kementerian transportasi, kantor berita negara mengatakan bahwa aktivitas bandara berjalan normal.
Media pemerintah Suriah menyiarkan rekaman pertahanan udara yang sedang menembak rudal-rudal itu. Cahaya terang terlihat menembaki langit malam. Ledakan terdengar di salah satu video.
Israel telah meningkatkan serangan di Suriah sebagai bagian dari upayanya untuk melawan pengaruh Iran, yang mendukung Presiden Bashar al-Assad dalam perang yang meletus pada 2011.
“Dua daerah yang menampung posisi militer pasukan Iran dan gerakan Hizbullah Lebanon telah menjadi sasaran,” kata pengamat Suriah untuk Hak Asasi Manusia.
Ini berada di dekat bandara dan di sekitar daerah Kisweh di selatan Damaskus, kata observatorium.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk tidak membiarkan Teheran mengakar sendiri secara militer di negara yang dilanda perang.
Serangan terakhir Israel yang dilaporkan oleh media pemerintah terjadi pada 25 Desember. Ketika itu serangan rudal melukai tiga tentara Suriah.
Seorang pejabat senior Israel mengatakan pada bulan September Israel telah melakukan lebih dari 200 serangan terhadap sasaran Iran di Suriah dalam dua tahun terakhir. [Rusdiono Mukri]






















