Istanbul, Gontornews – Masih ingat pesawat luar angkasa Challenger milik Amerika Serikat yang meledak pada tahun 1986? Pesawat itu meledak disebabkan karena sekrup-sekrupnya kendur. Dan sekrup-sekrup itu dikendurkan oleh anggota tarekat Naqsybandi, Turki. Boleh percaya, boleh tidak. Tapi yang jelas itulah pengakuan Ahmet Yasin Bursevi, pimpinan tarekat Naqsybandi Turki.
Seperti dirilis hurriyetdailynews.com, pengakuan Bursevi itu ditayangkan dalam sebuah video yang kemudian menjadi viral di media sosial.
Seperti diketahui, pesawat luar angkasa Challenger meledak beberapa menit setelah diluncurkan dan menewaskan ketujuh awaknya.
“Kami sedang berada di tengah-tengah Hatme [sejenis ritual dzikir] saat “penantang itu” berangkat. Tidak ada televisi di ruangan itu. Paman Ahmet [salah satu anggota tarekat] yang mulai berbicara dengan suara keras saat ritual itu, mengatakan, ‘Mengapa belum meledak?’ Paman Mehmet Emin [anggota yang lain] menjawab, ‘Jangan khawatir. Kami telah melonggarkan sekrup tutupnya. Ini akan segera meledak.’ Pesawat ulang-alik itu pun meledak pada waktu bersamaan. Kami mengetahuinya dari TV keesokan harinya,” kata Bursevi dalam video itu.
Pada tanggal 28 Januari 1986, misi pengorbit pesawat ulang alik NASA STS-51-L dan penerbangan ke-10 dari Space Shuttle Challenger hanya meluncur selama 73 detik sebelum meledak dan membunuh ketujuh awaknya. [Rusdiono Mukri]























Maşaallah Naqsybandi Turki tarekat şayh Ahmet Yasin Bursevi, Maşallah.. Elhamdülillah