Bekasi, Gontornews — Ketua Yayasan Islamic Center KH Noer Alie Bekasi, H Paray Said, berbagi ilmu tentang bagaimana cara belajar sabar dalam shalat. Baginya, sabar dalam shalat tidak mudah sehingga perlu mempelajarinya secara bertahap.
“Saat guru-guru saya mengajarkan tentang kesabaran, beliau mengajari saya agar memulai belajar sabar saat shalat,” kata H Paray dalam akun Youtube Islamic Center KH Noer Alie Bekasi.
Dalam tausiyahnya, H Paray mengungkap kebiasaan masyarakat untuk terburu-buru dalam shalat. Menurut Paray, terburu-buru dalam shalat merupakan bukti bahwa kurangnya kesabaran dalam diri seseorang.
“Di awal-awal, saat belum diajarkan untuk sabar dalam shalat, saya selalu terburu-buru dalam shalat. Semua bacaan dalam shalat saya baca wasol (tersambung), tidak tuma’ninah dan tidak tartil. Alhamdulillah, saat saya mulai belajar sabar dalam shalat, bacaan shalat saya mulai rapi,” katanya.
Lebih lanjut, Paray mengatakan jika sabar memiliki nilai-nilai kehidupan seperti kejujuran, kedisiplinan dan amanah. Tidak hanya itu, sikap sabar juga mengajarkan manusia untuk takut kepada Allah SWT seraya tidak melanggar hal-hal yang dilarang oleh-Nya.
“Terkadang dalam kehidupan kita, orang sabar dianggap orang yang kalah. Orang sabar selalu dianggap orang bodoh. Karenanya, tidak jarang orang jujur dianggap orang bodoh dan orang yang kalah. Padahal, nilai-nilai kejujuran patut kita kedepankan dalam segala hal,” pungkas pria yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Baznas Kota Bekasi tersebut. [Mohamad Deny Irawan]




















