Ankara, Gontornews — Pemerintah Turki, Ahad (27/6/2021), memutuskan untuk melakukan pelonggaran pembatasan Covid-19 mulai 1 Juli mendatang. Rencana itu terungkap dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Turki yang menghapus aturan jam malam serta menghapus aturan pembatasan perjalanan antarkota.
Tidak hanya itu, Turki juga akan membuka kembali perkantoran hingga bioskop. Sementara kafe dan restoran akan diperbolehkan untuk beraktivitas tanpa batasan baik di dalam maupun luar ruangan.
Meski demikian, pemerintah Turki tetap mewajibkan warganya untuk mengatur kebersihan sekitar, menggunakan masker dan mematuhi aturan jarak sosial.
Pemerintah juga mulai mengizinkan upacara pernikahan di luar ruangan tanpa batasan jumlah tamu serta makanan dan minuman yang tersaji. Sementara itu, Anadolu Agency mengabarkan, pemerintah tetap membatasi jumlah undangan dalam resepsi pernikahan yang diadakan di dalam ruangan.
Selain itu, pemerintah juga mewajibkan para pelancong asal Bangladesh, Brazil, Afrika Selatan, India, Nepal dan Sri Lanka untuk melakukan karantina 14 hari. Sementara pelancong asal Afghanistan maupun Pakistan cukup melaksanakan karantian selama 10 hari saja.
Presiden Turki, Racip Tayyip Erdogan, mengumumkan bahwa pemerintah akan mengakhiri aturan jam malam selama pandemi mulai 1 Juli mendatang. Kebijakan ini dilakukan menyusul tren penurunan kasus positif Covid-10 secara nasional dalam beberapa waktu terakhir. [Mohamad Deny Irawan]




















