Ankara, Gontornews – Sesuai rencana Turki akan mengaktifkan sistem pertahanan rudal S-400 yang diperoleh dari Rusia, begitu personil militer yang dilatih untuk itu siap. Demikian dikatakan menteri pertahanan nasional Turki, Hulusi Akar, pada 21 November.
“Setelah proses (pelatihan) ini selesai, kami akan melakukan kegiatan yang direncanakan [pada S-400],” ujarnya.
Akuisisi Turki atas sistem pertahanan udara S-400 Rusia yang canggih mendorong Washington untuk menyingkirkan Turki dari program jet tempur F-35 pada bulan Juli.
AS berkeyakinan bahwa sistem tersebut dapat digunakan oleh Rusia secara diam-diam mendapatkan perincian rahasia pada jet dan tidak sesuai dengan sistem NATO.
Turki, bagaimanapun, mengatakan bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO, atau menimbulkan ancaman bagi aliansi. [RM]






















