Ankara, Gontornews – Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, mendukung stabilitas politik Lebanon setelah melangsungkan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Lebanon, Gebran Bassil, di Ankara, Kamis (16/11).
“Kami mendukung persatuan, integritas dan stabilitas di Lebanon. Kami menentang pembangunan yang mempertaruhkan stabilitas Lebanon,” ujar Cavusoglu kepada Yeni Safak, Jumat (17/11).
Kondisi politik Lebanon memburuk setelah Perdana Menteri Lebanon, Saad Al-Hariri, secara mengejutkan mengumumkan pengunduruan dirinya dari kursi Perdana Menteri Lebanon, Sabtu (4/11) di Riyadh.
Meski demikian, Turki sebagaimana disebut Cavosoglu menghargai sikap Presiden Lebanon, Michel Aoun, dalam menyikapi permasalahan politik yang sedang mendera negaranya tersebut.
“Lebanon tidak butuh masalah lain. Sebaliknya, kita perlu berkontribusi terhadap pemecahan masalah yang dihadapi saat ini,” ungkap Cavusoglu.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Lebanon, Gebran Bassil, meminta kepada Hariri agar segera kembali ke Lebanon untuk menjelaskan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri Lebanon kepada publik.
“Isu Hariri sebenarnya adalah masalah kedaulatan Lebanon,” kata Bassil sembari meminta negara-negara Arab tidak perlu ikut campur masalah dalam negerinya.
Bassil juga berterima kasih kepada Presiden Turki, Racep Tayyep Erdogan, yang mendukung pemecahan masalah kudeta yang dihadapi Lebanon.
“Sikap Turki sudah jelas sejak awal. (Pernyataan Erdogan) ini menyatakan bahwa (Turki) benar-benar menentang kudeta. Orang-orang Turki berpegang pada apapun yang dikatakan masyarakat Lebanon,” pungkasnya. [Mohamad Deny Irawan]




















