Depok, Gontornews — Bagaimana semua keinginan kita akan terkabul, kalau kita saja masih sering menunda waktu shalat? Bagaimana semua hajat akan terijabah, jika selesai shalat kita langsung meninggalkan sajadah? Ingatlah memperbaiki hidup bukan hanya dengan bekerja keras dari pagi hingga malam, namun memperbaiki hidup itu wajib dimulai dengan memperbaiki shalat.
Datuk Seri Ulama Setia Negara Prof Syaikh Haji Abdul Somad Batubara Lc DESA PhD pada Selasa malam (13/12/2022) berhasil menarik antusias ribuan penonton dalam sebuah kajian online bertema Perbaiki Shalatmu Agar Allah Perbaiki Hidupmu. Dalam acara yang digelar secara langsung lewat aplikasi Zoom Meeting dan kanal Youtube tersebut, UAS begitu sapaannya, menjelaskan pentingnya menunaikan shalat bagi seorang Muslim.
“Ketika orang itu shalat maka setengah keshalihannya sudah ada,” tekan ustadz kelahiran 18 Mei 1977 itu kepada Gontornews.com. Artinya ia tinggal menunaikan sisa setengahnya lagi. Maka, berdoalah kita agar Allah menjadikan kita sebagai orang yang shalih, yang menunaikan hak Allah, dan hak manusia yang ada pada diri kita.
Orang baru disebut shaleh kalau menunaikan hak Allah dan sebagiannya adalah shalat. “Jadi orang yang tidak menunaikan shalat berarti disebut tidak shaleh karena tidak menunaikan hak Allah,” terang Tuan Guru Ustadz Abdul Somad. Anak kita baru disebut shalih, sambungnya, setelah ia menunaikan shalat.
Perbaiki shalatmu bukan perbaiki hidupmu. Shalihkan dirimu terlebih dulu, maka masalah hidupmu Allah yang urus. “Shalihkan saja diri kita dengan memperbaiki hubungan kita pada Allah, kalau kita sudah cukup syarat shalih, nanti Allah yang akan mengurus kita,” pungkas UAS. [Edithya Miranti]





















