Jakarta, Gontornews — Menjadi orangtua harus bisa mengontrol emosi dan pikiran sebelum melontarkan perkataan kepada anak. Sebab, setiap perkataan yang keluar dari orangtua adalah doa mujarab bagi anak.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati, dalam memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada hari ini, Selasa (23/7).
Menurutnya, setiap doa yang terucap melalui perkataan orangtua akan menuntun anak hingga dewasa. Oleh sebab itu, ketika orangtua melontarkan perkataan yang kasar atau tidak baik, maka anak akan menjadi seperti apa yang orangtua katakan.
“Doa orangtua yang tulus dan penuh harap akan menguatkan kesejatian anak,” ungkapnya dalam tulisan yang dikutip Republika.
Dosen FISIP Uhamka Jakarta itu juga menjelaskan jika doa orangtua bisa menjadi perantara dalam keselamatan anak baik di dunia maupun di akhirat. Selain itu juga doa akan menjaga anak dari segala marabahaya yang setiap saat mengintai anak.
“Oleh karenanya, doa orangtua bagi anak menjadi sebuah ikatan batin yang menyejukan, meneduhkan, dan mengayomi,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rita juga menyampaikan, selain doa, peran orangtua dalam pembentukan karakter dan mental anak itu sangat penting. Sebab, orangtua adalah sekolah pertama bagi anak untuk belajar termasuk belajar tentang kehidupan.
Anak tidak hanya membutuhkan materi untuk memenuhi setiap kebutuhan mereka, namun juga keberadaan orangtua, kasih sayang dan perhatian orangtua yang jauh lebih dibutuhkan anak.
“Interaksi fisik hari ini menjadi penting di tengah semakin canggihnya teknologi informasi dan digital. Teknologi tidak akan mampu mengalahkan sentuhan fisik langsung dari orangtua atau keluarga,” ungkap Rita.
Sentuhan dan perhatian orangtua menurutnya akan menjadi kekuatan bagi anak. Mereka (anak) akan mampu untuk bangkit ketika dalam masalah, dan dewasa dalam mengambil suatu keputusan.
“Bimbingan dan sentuhan inilah yang menjadikan anak kuat, secara lahir dan batin,” ungkapnya.[Devi Lusianawati]






















