Yogyakarta, Gontornews — Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada 19 Desember 2016 genap berusia 67 tahun. Dalam perjalanan sejarahnya, perguruan tinggi yang berdiri pada masa revolusi kemerdekaan Republik Indonesia ini telah nyata membuktikan diri sebagai perguruan tinggi yang erat dengan nilai-nilai perjuangan, kerakyatan, kebangsaan, Pancasila dan oase kebudayaan seperti dilansir pada nitilaku.ugm.ac.id.
Telah banyak sumbangan UGM dalam memelihara, mengembangkan dan mewujudkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan berbangsa. Telah banyak pula alumninya yang memiliki peran strategis dalam berbagai bidang dan tingkatan. Mereka telah berbakti kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keberadaan UGM tidak terlepas dari peran penting Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Keraton Yogyakarta. Pada awal berdirinya, UGM melaksanakan kegiatan belajar-mengajar di Sitihinggil Keraton Yogyakarta. Di atas tanah pemberian Sri Sultan Hamengku Buwono IX di Bulaksumur, UGM kemudian mengembangkan kegiatannya.
Untuk menjaga agar civitas akademika tidak melupakan pentingnya peran Keraton sekaligus tetap menyatukan diri dengan masyarakat, diselenggarakan kegiatan Nitilaku. Kegiatan yang telah dilaksanakan 4 kali ini merupakan pawai alegoris yang diikuti oleh civitas akademika UGM bersama masyarakat.
Nitilakuย mengandung makna perjalanan kilas-balik (reflektif) sekaligus ungkapan syukur atas pencapaian UGM dalam ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa sampai saat ini maupun masa mendatang (proyektif).
Sejalan dengan perkembangannya, mulai tahun 2016 kegiatan ini diarahkan menjadi kegiatan budaya tahunan yang bukan saja berskala lokal dan nasional, tetapi internasional.ย Untuk mencapai hal tersebut, kegiatan Nitilaku tahun 2016 dilakukan dengan cara menyinergikan potensi UGM, masyarakat, swasta serta pemerintah dalam bentuk suatu karnaval budaya.
Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) tahun ini genap berusia 58 tahun. Sebagai bagian tak terpisahkan dari UGM, KAGAMA telah menjadi bagian penting dari proses pematangan ย putra-putri terbaik UGM mengejawantahkan semangat perjuangan, kerakyatan, kebangsaan dan Pancasila yang berkebudayaan dalam kehidupan sehari-hari. Penyelenggaraan Nitilaku 2016 oleh KAGAMA dan komitmen mengembangkannya menjadi kontribusi dan bakti nyata KAGAMA untuk almamater, bangsa dan negara melalui karya.[Yuzaq Ardian/ Al Hafidh]
Top of Form
Bottom of Form




















