pesanan-majalah-edisi-khusus
27 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 10 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Urgensi Disiplin Pola Pikir, Sikap, dan Tingkah Laku Berorganisasi

Oleh Saepul Anwar, Ketua 1 PP IKPM Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
15 January 2026
in Kolom
0
Integrasi dan Interkoneksi Antara Ajaran dan Nilai-Nilai Karakter dengan Bidang Pengetahuan dan Keterampilan di KMI Pondok Modern Darussalam Gontor

Dalam sebuah organisasi antara anggota harus ada kesamaan visi dan misi untuk mencapai tujuan bersama. Untuk itu diperlukan rekayasa momen yang di dalamnya diisi dengan pengarahan-pengarahan dalam rangka menciptakan harmonisasi antaranggota, harmonisasi program antarbagian di dalamnya dan menciptakan iklim serta atmosfer kerja yang benar, baik, dan kondusif. Karena gangguan dalam hal-hal tersebut dapat mengakibatkan menurunnya etos kerja, hilangnya filosofis kerja, goyahnya iklim kerja, dan terganggunya motivasi kerja, yang pada akhirnya menghilangkan harmonisasi antarpersonal yang ada di lingkungannya.

Hal yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi hal-hal tersebut di atas, perlu penyamaan persepsi pola pikir, sikap, dan tingkah laku. Pola pikir yang seharusnya dibangun dalam sebuah organisasi yaitu bahwa kepentingan umum atau orang banyak di atas kepentingan individu. Pola pikir semacam ini akan melahirkan jiwa perjuangan, sikap berkorban, semangat bergerak dan menggerakkan, berjuang dan memperjuangkan, hidup dan menghidupi, yang akhirnya menjadi manusia yang paling baik, yaitu manusia yang lebih bermanfaat untuk orang lain, خير الناس انفعهم للناس  sebaik-baik manusia yaitu yang paling bermanfaat bagi sesamanya. Dari sinilah kaliber seseorang bisa dinilai, sebab nilai seseorang setingkat dengan kebaikan yang dia perbuat untuk orang lain, قيمة المرء بقدر ما يحسنه  kaliber sesorang diukur dengan banyaknya kebaikan yang diperbuatnya untuk orang lain, dan di sini pula akan tampak satu orang tapi harganya seribu atau sebaliknya, والناس الف منهم كواحد# وواحد كالالف ان امر عني  manusia itu bisa jadi jumlahnya seribu, akan tapi nilainya satu atau sebaliknya satu tapi harganya seribu tergantung seberapa besar perhatiannya terhadap kepentingan umum atau kepentingan orang lain.

Selanjutnya persamaan sikap. Di sini tidak hanya diartikan sikap yang berupa moral, tapi lebih kepada bagaimana menyikapi tugas-tugas yang diembannya dalam organisasi, lembaga, atau instansi. Dalam menyikapi tugas-tugas dan kewajiban-kewajiban anggota organisasi bisa terbagi ke dalam tiga kelompok, ada yang hanya ikut kebesaran organisasi, ada yang mencari kebesaran melalui organisasi tersebut, dan ada yang berniat ikut memberikan kontribusi dalam rangka membesarkan organisasi. Hal tersebut barangkali sebagaimana yang digambarkan dalam sebuah ayat al-Qur’an, ثم اورثنا الكتاب الذين اصطفينا من عبادنا فمنهم ظالم لنفسه ومنهم مقتصد ومنهم سابق باذن الله ذلك هو الفضل الكبير yang artinya: “Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.” (QS Fatir: 32)

Kalau dalam bahasa Jawa ada golongan yang nunut kamukten, golek kamukten, dan gawe kamukten. Sebuah organisasi dengan sejumlah anggotanya yang tentunya memiliki tujuan yang akan dicapai Bersama, laksana sebuah kendaraan yang dikemudikan oleh pimpinan sebagai pengemudinya dan akan berjalan menuju suatu tempat bersama penumpangnya. Di antara penumpang ada yang ketika masuk kendaraan, duduk langsung tidur, ada sebagian penumpang yang selalu mengomel mengomentari kendaraan yang ditumpanginya, jalan yang dilewati, bahkan supir yang mengemudikan, padahal dia sendiri baru pertama naik mobil dan melewati jalan tersebut dan tidak pernah mengemudikan mobil, ada juga sebagian penumpang yang berusaha membantu lancarnya perjalanan, membantu mengingatkan supir, menunjukkan jalan dan lain sebagainya. Ketiga tipe penumpang pada akhirnya sampai juga di tujuan. Akan tetapi kualitasnya bertingkat-tingkat dengan kesan yang berbeda-beda. Begitulah gambaran orang atau anggota dalam sebuah organisasi.

BACA JUGA

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

Nyali Kemandirian ala Pesantren

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Ketika Rhoma Irama ‘Hadir’ di Gontor

Yang ketiga persamaan tingkah laku, yang di sini bukan hanya tingkah laku yang baik dalam berorganisasi, tapi bagaimana seseorang bisa menempatkan dirinya sesuai dengan tugas, peran, dan fungsinya sebagaimana struktur yang disepakati dan kultur yang sudah menjadi tradisi. Hal ini sangat penting untuk terjalinnya harmonisasi dan terciptanya iklim organisasi yang kondusif, siapa mengerjakan apa, dan bertanggungjawab kepada siapa?

Manakala tiga hal tersebut bisa disamakan, maka akan tercipta disiplin pola pikir, disiplin sikap, dan disiplin tingkah laku. Ketika disiplin ditegakkan berarti anggota organisasi merupakan manusia yang mampu menjaga kehormatannya, karena disiplin merupakan harga diri dan kehormatan, manakala seseorang memegangnya berarti telah menjaga harga diri dan kehormatannya, dan itu kunci keberhasilan sebuah organisasi, sebab tidak ada kemajuan apapun tanpa disiplin yang ditegakkan.

Dengan proses-proses di atas diharapkan terbangunnya karakter dasar dan karakter unggul pada diri seseorang yang dapat mengantarkan dia menjadi manusia baik, karakter tidak egois, jujur, dan disiplin, dan menjadi perilaku sehari-hari. Ketiga karakter tersebut harus ada dan tidak bisa ditawar-tawar, ini prinsip dasar. Salah satu tidak dipenuhi, gagallah dia. Orang egois pasti merusak sistem, orang tidak jujur akan menghancurkan kepercayaan, orang tidak disiplin mengakibatkan rentetan kelambatan yang merusak sistem.

Siapa yang belum memiliki ‘karakter dasar’, jangan bercita-cita maju, bina diri saja tidak bisa apalagi hendak menjadi manusia unggulan. Bagi yang ‘karakter dasar’-nya terdidik, itu modal untuk maju dan unggul. Namun, itu belum cukup. Ia harus memenuhi ‘karakter unggul’ yang juga mesti dilatih menjadi perilaku sehari-hari.

Setidaknya ada tujuh nilai pembentuk karakter unggul, yaitu: ikhlas, sabar, bersyukur, bertanggung jawab, berkorban, perbaiki diri, dan sungguh-sungguh.

Keberadaan dua karakter dalam diri seseorang akan mengantarnya menjadi manusia yang baik, maju, dan unggul. Hanya saja, keduanya tidak datang begitu saja. Perlu dilatih, karena tanpa latihan yang keras, gigih, dan pantang menyerah, mustahil seseorang akan mencapainya.

Disiplin dalam berorganisasi merupakan sebuah keharusan, bahkan disiplin harusnya dimiliki tiap orang. Siapa yang disiplin, pekerjaan cenderung beres. Disiplin menjadi bagian penting rapinya pekerjaaan, tertatanya jadwal serta menjadi cikal bakal lancarnya pekerjaan lain. Karena disiplin memperlihatkan kualitas seseorang. Satu disiplin akan lahirkan kedisiplinan yang lain. Tidak disiplin itu tanda kemalasan.

Barangkali ada orang tidak disiplin, biarlah ketidakdisiplinannya untuk dirinya sendiri. Tetapi begitu berada di suatu lembaga, organisasi, atau institusi, ketidakdisiplinannya merusak sistem. Karena tidak disiplin memberi kontribusi rusaknya tatanan, aturan, dan sistem. Tim butuh kedisiplinan untuk memenangkan pertandingan. Perusahaan butuh kedisiplinan agar mekanisme bisa berjalan normal. Pasukan butuh kedisiplinan agar tidak dibantai lawan. Ketika diwawancarai, Mahathir Mohammad mengatakan, “Bangsa yang tidak disiplin, jangan bercita-cita bisa maju.”

Wallahu a’lam. []

Tags: DisiplinOrganisasiPola pikirSikapTingkah Laku
Share15Tweet10Send
Previous Post

Golden Circle dan Eksistensi Pesantren di Indonesia

Next Post

KH Salman Al-Farisi: Cahaya dari Cilengsi Nyalakan Lentera Qur’aniy

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

4 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

0
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

0
Kunci Sukses dalam Hidup

Kunci Sukses dalam Hidup

0
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

0
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

0
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

9 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
Kunci Sukses dalam Hidup

Kunci Sukses dalam Hidup

9 September 2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

6 September 2026
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

6 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result