pesanan-baju-kaos
28 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Monday, 26 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Urgensi Disiplin Pola Pikir, Sikap, dan Tingkah Laku Berorganisasi

Oleh Saepul Anwar, Ketua 1 PP IKPM Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
9 months ago
in Kolom
0
Integrasi dan Interkoneksi Antara Ajaran dan Nilai-Nilai Karakter dengan Bidang Pengetahuan dan Keterampilan di KMI Pondok Modern Darussalam Gontor

Dalam sebuah organisasi antara anggota harus ada kesamaan visi dan misi untuk mencapai tujuan bersama. Untuk itu diperlukan rekayasa momen yang di dalamnya diisi dengan pengarahan-pengarahan dalam rangka menciptakan harmonisasi antaranggota, harmonisasi program antarbagian di dalamnya dan menciptakan iklim serta atmosfer kerja yang benar, baik, dan kondusif. Karena gangguan dalam hal-hal tersebut dapat mengakibatkan menurunnya etos kerja, hilangnya filosofis kerja, goyahnya iklim kerja, dan terganggunya motivasi kerja, yang pada akhirnya menghilangkan harmonisasi antarpersonal yang ada di lingkungannya.

Hal yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi hal-hal tersebut di atas, perlu penyamaan persepsi pola pikir, sikap, dan tingkah laku. Pola pikir yang seharusnya dibangun dalam sebuah organisasi yaitu bahwa kepentingan umum atau orang banyak di atas kepentingan individu. Pola pikir semacam ini akan melahirkan jiwa perjuangan, sikap berkorban, semangat bergerak dan menggerakkan, berjuang dan memperjuangkan, hidup dan menghidupi, yang akhirnya menjadi manusia yang paling baik, yaitu manusia yang lebih bermanfaat untuk orang lain, خير الناس انفعهم للناس  sebaik-baik manusia yaitu yang paling bermanfaat bagi sesamanya. Dari sinilah kaliber seseorang bisa dinilai, sebab nilai seseorang setingkat dengan kebaikan yang dia perbuat untuk orang lain, قيمة المرء بقدر ما يحسنه  kaliber sesorang diukur dengan banyaknya kebaikan yang diperbuatnya untuk orang lain, dan di sini pula akan tampak satu orang tapi harganya seribu atau sebaliknya, والناس الف منهم كواحد# وواحد كالالف ان امر عني  manusia itu bisa jadi jumlahnya seribu, akan tapi nilainya satu atau sebaliknya satu tapi harganya seribu tergantung seberapa besar perhatiannya terhadap kepentingan umum atau kepentingan orang lain.

Selanjutnya persamaan sikap. Di sini tidak hanya diartikan sikap yang berupa moral, tapi lebih kepada bagaimana menyikapi tugas-tugas yang diembannya dalam organisasi, lembaga, atau instansi. Dalam menyikapi tugas-tugas dan kewajiban-kewajiban anggota organisasi bisa terbagi ke dalam tiga kelompok, ada yang hanya ikut kebesaran organisasi, ada yang mencari kebesaran melalui organisasi tersebut, dan ada yang berniat ikut memberikan kontribusi dalam rangka membesarkan organisasi. Hal tersebut barangkali sebagaimana yang digambarkan dalam sebuah ayat al-Qur’an, ثم اورثنا الكتاب الذين اصطفينا من عبادنا فمنهم ظالم لنفسه ومنهم مقتصد ومنهم سابق باذن الله ذلك هو الفضل الكبير yang artinya: “Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.” (QS Fatir: 32)

Kalau dalam bahasa Jawa ada golongan yang nunut kamukten, golek kamukten, dan gawe kamukten. Sebuah organisasi dengan sejumlah anggotanya yang tentunya memiliki tujuan yang akan dicapai Bersama, laksana sebuah kendaraan yang dikemudikan oleh pimpinan sebagai pengemudinya dan akan berjalan menuju suatu tempat bersama penumpangnya. Di antara penumpang ada yang ketika masuk kendaraan, duduk langsung tidur, ada sebagian penumpang yang selalu mengomel mengomentari kendaraan yang ditumpanginya, jalan yang dilewati, bahkan supir yang mengemudikan, padahal dia sendiri baru pertama naik mobil dan melewati jalan tersebut dan tidak pernah mengemudikan mobil, ada juga sebagian penumpang yang berusaha membantu lancarnya perjalanan, membantu mengingatkan supir, menunjukkan jalan dan lain sebagainya. Ketiga tipe penumpang pada akhirnya sampai juga di tujuan. Akan tetapi kualitasnya bertingkat-tingkat dengan kesan yang berbeda-beda. Begitulah gambaran orang atau anggota dalam sebuah organisasi.

BACA JUGA

Malaikat Pencatat Amal sebagai Sumber Nilai Kejujuran dan Tanggung Jawab dalam Pembelajaran Akidah Akhlak

Strategi Guru Menumbuhkan Kualitas Iman Siswa

Menjadi Alumni Gontor Menjadi Santri Sepanjang Hayat

Internalisasi Nilai Asmaul Husna dalam Menumbuhkan Sikap Empati dan Kepedulian Sosial Siswa

Strategi Menanamkan Akidah Islam Melalui Pembiasaan Ibadah pada Anak Tingkat SD/MI

Yang ketiga persamaan tingkah laku, yang di sini bukan hanya tingkah laku yang baik dalam berorganisasi, tapi bagaimana seseorang bisa menempatkan dirinya sesuai dengan tugas, peran, dan fungsinya sebagaimana struktur yang disepakati dan kultur yang sudah menjadi tradisi. Hal ini sangat penting untuk terjalinnya harmonisasi dan terciptanya iklim organisasi yang kondusif, siapa mengerjakan apa, dan bertanggungjawab kepada siapa?

Manakala tiga hal tersebut bisa disamakan, maka akan tercipta disiplin pola pikir, disiplin sikap, dan disiplin tingkah laku. Ketika disiplin ditegakkan berarti anggota organisasi merupakan manusia yang mampu menjaga kehormatannya, karena disiplin merupakan harga diri dan kehormatan, manakala seseorang memegangnya berarti telah menjaga harga diri dan kehormatannya, dan itu kunci keberhasilan sebuah organisasi, sebab tidak ada kemajuan apapun tanpa disiplin yang ditegakkan.



Dengan proses-proses di atas diharapkan terbangunnya karakter dasar dan karakter unggul pada diri seseorang yang dapat mengantarkan dia menjadi manusia baik, karakter tidak egois, jujur, dan disiplin, dan menjadi perilaku sehari-hari. Ketiga karakter tersebut harus ada dan tidak bisa ditawar-tawar, ini prinsip dasar. Salah satu tidak dipenuhi, gagallah dia. Orang egois pasti merusak sistem, orang tidak jujur akan menghancurkan kepercayaan, orang tidak disiplin mengakibatkan rentetan kelambatan yang merusak sistem.

Siapa yang belum memiliki ‘karakter dasar’, jangan bercita-cita maju, bina diri saja tidak bisa apalagi hendak menjadi manusia unggulan. Bagi yang ‘karakter dasar’-nya terdidik, itu modal untuk maju dan unggul. Namun, itu belum cukup. Ia harus memenuhi ‘karakter unggul’ yang juga mesti dilatih menjadi perilaku sehari-hari.

Setidaknya ada tujuh nilai pembentuk karakter unggul, yaitu: ikhlas, sabar, bersyukur, bertanggung jawab, berkorban, perbaiki diri, dan sungguh-sungguh.

Keberadaan dua karakter dalam diri seseorang akan mengantarnya menjadi manusia yang baik, maju, dan unggul. Hanya saja, keduanya tidak datang begitu saja. Perlu dilatih, karena tanpa latihan yang keras, gigih, dan pantang menyerah, mustahil seseorang akan mencapainya.

Disiplin dalam berorganisasi merupakan sebuah keharusan, bahkan disiplin harusnya dimiliki tiap orang. Siapa yang disiplin, pekerjaan cenderung beres. Disiplin menjadi bagian penting rapinya pekerjaaan, tertatanya jadwal serta menjadi cikal bakal lancarnya pekerjaan lain. Karena disiplin memperlihatkan kualitas seseorang. Satu disiplin akan lahirkan kedisiplinan yang lain. Tidak disiplin itu tanda kemalasan.

Barangkali ada orang tidak disiplin, biarlah ketidakdisiplinannya untuk dirinya sendiri. Tetapi begitu berada di suatu lembaga, organisasi, atau institusi, ketidakdisiplinannya merusak sistem. Karena tidak disiplin memberi kontribusi rusaknya tatanan, aturan, dan sistem. Tim butuh kedisiplinan untuk memenangkan pertandingan. Perusahaan butuh kedisiplinan agar mekanisme bisa berjalan normal. Pasukan butuh kedisiplinan agar tidak dibantai lawan. Ketika diwawancarai, Mahathir Mohammad mengatakan, “Bangsa yang tidak disiplin, jangan bercita-cita bisa maju.”

Wallahu a’lam. []

Tags: DisiplinOrganisasiPola pikirSikapTingkah Laku
Share16Tweet10Send
Previous Post

Golden Circle dan Eksistensi Pesantren di Indonesia

Next Post

KH Salman Al-Farisi: Cahaya dari Cilengsi Nyalakan Lentera Qur’aniy

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

Teman Paling Baik Menurut Al-Qur’an

22 October 2026
Gontor 7 Kalianda Gelar Pergantian Pengurus OPPM

Gontor 7 Kalianda Gelar Pergantian Pengurus OPPM

22 October 2026
Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

Mahasiswa AFI UNIDA Gontor Belajar Menjadi Pemimpin dan Ayah di Rumpun Nurani

21 October 2026
HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

HNW Ajak Intelektual Dunia Tangani Islamofobia

23 October 2026
Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

Santrivation: Teman Bertumbuh Para Santri Gapai Sukses di Kemudian Hari

15 October 2026
UNIDA Gontor Benchmarking ke UGM: Perkuat Dana Abadi Perguruan Tinggi

UNIDA Gontor Benchmarking ke UGM: Perkuat Dana Abadi Perguruan Tinggi

0
Mahasantri Gontor Analisis Sejarah Kolonial dan Masjid Kuno Beleq Bayan NTB

Mahasantri Gontor Analisis Sejarah Kolonial dan Masjid Kuno Beleq Bayan NTB

0
IQT UNIDA Gontor Belajar Literasi Media

IQT UNIDA Gontor Belajar Literasi Media

0
IQT UNIDA Gontor Kunjungi Pesantren Tuna Netra Raudlatul Makfufin Tangsel

IQT UNIDA Gontor Kunjungi Pesantren Tuna Netra Raudlatul Makfufin Tangsel

0
Hari Santri Nasional: Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Mulok Wajib Pesantren

Hari Santri Nasional: Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Mulok Wajib Pesantren

0
UNIDA Gontor Benchmarking ke UGM: Perkuat Dana Abadi Perguruan Tinggi

UNIDA Gontor Benchmarking ke UGM: Perkuat Dana Abadi Perguruan Tinggi

25 October 2026
IQT UNIDA Gontor Belajar Literasi Media

IQT UNIDA Gontor Belajar Literasi Media

25 October 2026
Mahasantri Gontor Analisis Sejarah Kolonial dan Masjid Kuno Beleq Bayan NTB

Mahasantri Gontor Analisis Sejarah Kolonial dan Masjid Kuno Beleq Bayan NTB

25 October 2026
IQT UNIDA Gontor Kunjungi Pesantren Tuna Netra Raudlatul Makfufin Tangsel

IQT UNIDA Gontor Kunjungi Pesantren Tuna Netra Raudlatul Makfufin Tangsel

25 October 2026
Hari Santri Nasional: Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Mulok Wajib Pesantren

Hari Santri Nasional: Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Mulok Wajib Pesantren

24 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.

Ukuran : S, M, L, XL

Link Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result