Dubai, Gontornews — Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Iran menghimbau seluruh warganya untuk tidak meninggalkan rumah. Pernyataan ini disampaikan menyusul 34 warga Iran yang terinfeksi virus korona di Qom dalam 24 jam terakhir.
“Akan lebih aman bagi warga untuk tinggal di rumah. Ada 34 kasus baru yang dikonfirmasi dalam 24 jam terakhir, termasuk 16 orang di kota Qom,” ungkap Juru bicara Kementerian Kesehatan, Kianoush Jahanpour, sebagaimana dilansir Reuters.
Sejauh ini, Iran telah melaporkan 17 kematian dari 95 orang yang terkonfirmasi virus korona di seluruh wilayahnya.
Sebelumnya, laman media Eghtesaonline, melaporkan 14 kematian akibat virus mematikan tersebut di Iran. Temuan ini menjadi jumlah kematian tertinggi yang terjadi di luar daratan Cina.
“Sebuah tes menunjukkan bahwa mereka terinfeksi viurs korona,” ungkap Kepala Saveh University of Medical Science.
Padahal, sehari sebelumnya, Kementerian Kesehatan Iran, baru saja melaporkan 61 warga yang terifeksi virus mematikan tersebut. Bahkan, Teheran mengonfirmasi dua kematian pertama yang terjadi di kota suci Syiah, Qom.
Pihak berwenang bahkan telah memerintahkan untuk membatalkan sejumlah konser, menutup sekolah, perguruan tinggi, dan kompleks olahraga sebagai upaya pencegahan. [Mohamad Deny Irawan]






















