Jakarta, Gontornews — Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi buka suara soal kasus kematian santri berinisial AM (17) di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darussalam Gontor Ponorogo. Zainut meyakini bahwa hal itu bukan bagian dari kebijakan umum dari Ponpes Gontor. Namun, bentuk kelalaian dan tindakan pribadi dari oknum santri yang berlebihan dan melampaui batas.
“Untuk hal tersebut saya mengimbau kepada para wali santri untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada pengasuh ponpes Gontor. Percayalah bahwa pesantren adalah tempat yang aman bagi anak-anak belajar,” ujar Zainut dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/9).
Ia juga menyampaikan keprihatinannya terkait insiden kematian santi. Dia juga menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya santri tersebut. Zainut berharap peristiwa tersebut tidak terulang di kemudian hari.
“Semoga dengan kejadian ini, pondok pesantren Gontor dan juga Ponpes lainnya melakukan evaluasi dan perbaikan dari berbagai kegiatan ekstra kurikuler atau kegiatan lainnya yang berpotensi melahirkan tindakan kekerasan,” terang dia. [fath]





















