Bandung, Gontornews — Cendekiawan Muslim Asal Mumbai, Dr Zakir Naik (DZN), meminta masyarakat untuk mengganti istilah Islamic State in Iraq and Syam (ISIS) menjadi AISIS (Anti-ISIS). Menurutnya, ISIS bukan islam.
“Apakah seorang muslim membunuh manusia? tidak. Islam melarang umatnya untuk membunuh,” katanya di GH Universal Hotel, Lembang, Bandung, Sabtu (1/4).
“Maka sekarang ubah istilah ISIS menjadi AISIS,” tambah pakar perbandingan agama internasional tersebut.
Lebih lanjut, DZN mempertanyakan stigma yang tidak adil di kalangan masyarakat dunia. DZN meminta kepada para wartawan untuk adil dalam memberitakan kebenaran.
DZN menyontohkan pemusnahan puluhan ribu warga Afghanistan yang dilakukan oleh tentara Amerika Serikat tapi tidak ada media yang memberitakan bahwa hal tersebut merupakan terorisme. Berbeda dengan ISIS yang berhasil membuat stigma Islam rekat dengan teroris. Padahal, bisa jadi, ISIS dijadikan alat untuk memperburuk citra islam.
Dalam safari dakwahnya di Indonesia, DZN dijadwalkan akan mengisi ceramah keagamaan di 5 Kota seperti Bandung, Yogyakarta, Ponorogo, Makasar dan Bekasi. Untuk Kota Bandung, DZN akan mengisi di Auditorium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Ahad (2/4). [Mohamad Deny Irawan]




















