pesanan-baju-kaos
34 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 6 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Keluarga

Zina dan LGBT dalam Tinjuan Konstitusi  

Fathur Roji by Fathur Roji
9 years ago
in Keluarga
0
Zina dan LGBT dalam Tinjuan Konstitusi  

Jakarta, Gontornews — Aliansi Cinta Keluarga (AILA) menggelar Seminar Nasional yang mengambil tema “Zina dan LGBT dalam Tinjauan Konstitusi”.

Seminar ini hadir sebagai sebuah sarana edukasi bagi masyarakat dengan harapan mampu menghadirkan kesadaran (awareness) masyarakat secara lebih luas akan berbagai isu yang sedang terjadi.

Kesadaran yang kemudian akan melahirkan gerakan yang bekerja secara sistematis dan berkesinambungan di tengah masyarakat.





Dengan bekal ilmu dan informasi yang diperoleh dalam seminar kebangsaan ini,  para peserta akan mendapat bekal yang memadai dan memperoleh pemahaman yang utuh akan pertarungan yang sebenarnya sedang terjadi.

BACA JUGA

Jangan Durhaka pada Orang Tua!

Al-Qur’an dan Gaya Pengasuhan Anak Usia Dini

Kunci Penting Membangun Cinta Agama pada Anak Tanpa Merusak Fitrah

Regulasi Emosi Orang Tua Kunci Utama Bentuk Karakter Anak di Era Modern

Tantangan Orang Tua Mendidik Anak di Era Digital

Mengutip pernyataan Pimpinan MPR Dr HM Hidayat Nur Wahid MA dalam keynote speechnya, sekolah konstitusi ini ditujukan agar masyarakat Indonesia tidak lagi menjadi Mualaf Pancasila dan Mualaf Konstitusi yang belum memahami secara filosofis dan bahkan ahistoris dengan tujuan pendirian bangsa ini berdasarkan cita-cita para “founding father” dan “founding mother” negara ini.

Dengan peserta terdaftar sebanyak 374 orang, seminar ini terselenggara atas kerjasama AILA Indonesia, MPR dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dilaksanakan di Gedung Nusantara V Gedung DPR RI.



Lima orang narasumber berbagi ilmu dalam seminar ini. Mereka adalah Dr Hamdan Zoelva SH, Dr Muzakir SH MH, Atip Latipulhayat SH LLM PhD, Dr Dinar Dewi Kania, dan Dr Henri Salahuddin.

Dalam kesempatan ini Ustadz Bachtiar Nasir turut memberikan nasihat dan doanya agar zina dan LGBT mampu diatasi di negara Indonesia.

Sebagaimana diketahui, sejak hasil perjuangan 12 orang pemohon, bersama Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia yang bertindak sebagai inisiator serta dibantu sepenuhnya oleh Tim Hukum Indonesia Beradab serta para pihak terkait yang ikut memberikan dukungan seperti MUI, Persistri dan  Yayasan Peduli Sahabat  yang melakukan Uji Materi  di Mahkamah Konstitusi (MK) berakhir dengan perbedaan pendapat para hakim MK.

Hasil keputusan MK yang bersifat final dan mengikat memberikan hasil lima orang hakim MK menolak dan 4 orang lainnya berbeda pendapat (dissenting opinion). Hasil yang  menimbulkan kekecewaan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.

Namun setiap peristiwa dan kejadian, diyakini AILA Indonesia sebagai sarana atau alat yang Mahakuasa memberikan pertolongan kepada bangsa Indonesia yang masih menginginkan tegaknya nilai-nilai kebenaran bagi bangsa dan negara Indonesia.

Hal ini terbukti hasil di MK ternyata membangkitkan kesadaran masyarakat akan apa yang sebenarnya sedang terjadi terkait dengan wacana kesusilaan dan moral dalam konstitusi negara Indonesia.

Hikmah hasil putusan MK adalah kita semua diberikan kemudahan untuk mengangkat wacana ini di masyarakat. Perjuangan advokasi produk perundangan yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa yang semula bukanlah sebuah perjuangan popular dan hampir tidak terlalu diketahui oleh masyarakat luas, dengan putusan MK yang demikian menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa perjuangan memerdekakan diri dari ikatan produk hukum yang tidak sesuai dengan keyakinan dan hukum  yang hidup di masyarakat (living law) adalah sesuatu yang layak diperjuangkan oleh bangsa ini. Perjuangan ini menjadi perjuangan bersama seluruh elemen masyarakat.

Wacana zina dan LGBT yang menjadi bahasan utama hari ini, tentunya bukan wacana yang baru bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Dalam pandangan sebagian besar masyarakat Indonesia zina dan LGBT dianggap perilaku yang  memiliki sifat tercela.

Masyarakat meyakini bahwa zina adalah hubungan intim baik yang dilakukan oleh pihak yang terikat perkawinan (adultery) maupun  yang dilakukan oleh pihak yang tidak terikat perkawinan (fornication).

Masyarakat juga menilai bahwa cabul sesama jenis adalah perbuatan tercela, baik yang dilakukan pada anak-anak ataupun orang dewasa. Namun demikian semua nilai yang berangkat dari keyakinan keagamaan dan living law di masyarakat ternyata belum sejalan dengan produk perundangan yang ada.

Hal inilah yang kemudian mendorong AILA Indonesia untuk melakukan uji materi pasal-pasal kesusilaan dalam KUHP di MK sebagai upaya untuk perluasan norma agar produk perundangan yang tidak sesuai dapat sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, norma agama dan norma hukum yang hidup di masyarakat.

Di samping itu adanya fakta dan data yang mengkhawatirkan akibat perilaku zina dan LGBT yang juga tidak dapat diabaikan begitu saja. Tingkat aborsi akibat KTD (Kehamilan yang tidak diinginkan) diperkirakan mencapai 2.3 juta per tahun di mana 30% nya dilakukan oleh remaja.

Sementara itu jumlah lelaki seks dengan lelaki (LSL) terus mengalami peningkatan dan diprediksi hingga tahun 2024 dan seterusnya akan menjadi penyebab utama meningkatnya kenaikan penderita HIV (Estimasi dan Proyeksi AIDS disusun oleh Departemen Kesehatan berdasarkan data AIDS tahun 2011-2016).

Uji materi telah selesai dengan hasil memberikan amanah secara konstitusi berdasarkan amar putusan dengan No 46/PUU-XVI/2016 kepada DPR untuk menerima gagasan-gagasan yang diajukan dalam Uji Materi. Maka perjuangan  yang semula dilakukan di Medan Merdeka Barat beralih ke Senayan.

Hari-hari ini dan selanjutnya adalah hari-hari melakukan pengawalan dalam setiap perubahan dan dinamika terkait dengan pembahasan RUU KUHP di Komisi III DPR.

Untuk itulah kami melakukan berbagai pertemuan dengan berbagai tokoh, komisi dan fraksi yang ada di DPR.

RDPU dengan Komisi III DPR juga telah kami laksanakan pada tanggal 29 Januari 2018. Dalam pertemuan ini beberapa anggota Panja RUU KUHP memberikan janjinya bahwa pembahasan RUU KUHP telah berusaha memenuhi unsur keadilan masyarakat sehingga layak hasil dari RUU KUHP ini dinilai sebagai karya agung perundangan yang sesuai dengan jati diri bangsa.

Pernyataan ini tentunya akan kita sama-sama uji dan tunggu hasilnya dengan terus mengawal proses-proses yang sedang berlangsung dengan berbagai dinamikanya. Masyarakat perlu pembuktian yang lebih nyata, bentuk zina dan LGBT yang seperti apa yang ditolak oleh partai-partai dan anggota panja RUU KUHP. Apakah Zina dan LGBT juga tertolak jika dilakukan di tempat tertutup dan dilakukan suka sama suka? Ini masih perlu di elaborasi lebih jauh dari berbagai pernyataan para petinggi Partai yang  ada di Dewan Perwakilan Rakyat.

Dinamika terakhir yang menjadi perhatian publik adalah dengan kehadiran Komisi Tinggi HAM PBB dan 21 Dubes Uni Eropa di Panja RUU KUHP. Ada maksud dan tujuan apa kedatangan mereka di Komisi III DPR? Sehingga  banyak kalangan yang kemudian mengambil kesimpulan bahwa bangsa besar yang bernama Indonesia masih sering mendapatkan tekanan dari berbagai kekuatan global hanya karena ingin merdeka menunjukkan jati dirinya sendiri.

Untuk hal ini mari kita sama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar kiranya para anggota Panja RUU KUHP benar-benar mampu terbebas dari berbagai tekanan yang berusaha menggagalkan segala niat baik dalam menghasilkan produk dengan cita rasa Indonesia sehingga layak disebut Karya Agung Perundangan.

Terkait dengan proses pengawalan RUU, tidak bisa kita pisahkan juga wacana pengawalan RUU KUHP dengan proses pembahasan RUU yang sekarang sedang berlangsung di Komisi VIII DPR, yaitu RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Karena isu-isu yang ada di dalamnya memiliki muatan yang hampir serupa tentang kejahatan dan penyimpangan seksual. Untuk hal ini AILA Indonesia juga telah melakukan prose RDPU dengan Komisi VIII pada tanggal 31 Januari lalu.  Aila Indonesia telah memberikan DIM Daftar Inventarisasi Masalah untuk RUU PKS sebagaima DIM RUU KUHP yang sudah kami berikan terlebih dahulu. Kritik utama dari RUU PKS adalah adanya muatan-muatan sekuler terkait dengan konsep kekerasan seksual yang sangat kuat dalam RUU ini.

Dalam kesempatan ini, kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Partai Keadilan Sejahtera yang telah mempercayakan kerjasama penyelenggaraan seminar. AILA sangat terbantu karena memang AILA merupakan aliansi mandiri dari berbagai organisasi kemasyarakatan yang siap bekerjsama dengan berbagai pihak yang memiliki kesesuaian visi dan misi perjuangan. Sekaligus kami juga ingi mengucapkan terima kasih  atas penghargaan yang telah diberikan kepada AILA oleh BPKK Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga DPP PKS pada hari ibu bulan Desember 2017.

Menutup rangkaian seminar ini, pada akhir acara diadakan peluncuran dan konsolidasi komunitas SAHABAT AILA Indonesia. Sebagai wadah menjaga dinamika gerakan masyarakat dalam memahami berbagai konsep tentang perempuan, keluarga dan anak serta mampu mengawal berbagai proses legislasi terkait. Sahabat Aila diharapkan mampu menjadi inspirasi beraneka kegiatan strategis di tengah masyarakat. Guna memberikan informasi dan membangun kesadaran di masyarakat dalam rangka melindungi perempuan, keluarga dan anak dari berbagai ancaman.

Terakhir, kami berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia berkenan mendoakan semua langkah yang kita tempuh senantiasa mendapatkan kekuatan bimbingan dan pertolongan dari Allah SWT, sehingga langkah kita semua adalah langkah yang dipenuhi dengan keikhlasan dan mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. [Fathurroji]

 

Tags: ailaLGBTRUU KUHPRUU PKS
Share37Tweet23Send
Previous Post

Menggali Hikmah Kisah dalam al-Qur’an

Next Post

Forjim Minta Pemerintah Hentikan Kriminalisasi Wartawan

Fathur Roji

Fathur Roji

Jurnalis, Web Content, Penulis Buku Biografi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

KH Izzat Fahd Ajak Santri Baitul Arqom Jember Selalu Menjaga dan Memperjuangkan Pondok

2 November 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

1 November 2026
Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

Ketika Nasihat Tak Lagi Menyentuh Hati

30 October 2026
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

0
Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

Marching Band Gontor Ikut Kompetisi Piala Raja Hamengkubuwo X

0
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

0
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

0
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

0
Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

Universitas Pancasila Jakarta Kukuhkan Dua Guru Besar

6 November 2026
Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

Menko PM Muhaimin Iskandar Apresiasi Pesantren Al Hikmah 2 Bumiayu

5 November 2026
Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

Kemenag Lantik 15 Anggota Majelis Masyayikh 2026-2031

5 November 2026
roni punk

Roni Bodax: Anak Jalanan yang Menemukan Jalan Hijrah

5 November 2026
masjid asmaul husna

Masjid 99 Kubah, Keindahan Arsitektur dengan Filosofi Asmaul Husna

5 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result