Mekkah, Gontornews — Empat Calon jemaah Haji (Calhaj) asal Indonesia yang sakit di Madinah telah dievakuasi ke Mekkah. Keempat Calhaj akan menjalani perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia yang jaraknya tidak jauh dengan Masjidil Haram.
Direktur KKHI Yanuar Fajar mengatakan calhaj yang sakit dibawa ke Mekkah pada Kamis (26/7) waktu setempat. Terlebih dahulu keempat Calhaj tersebut transit di Bir Ali untuk mengambil niat Ihram dan Miqat.
“Calhaj yang dievakuasi berasal dari kelompok terbang JKG 01, PDG 01, SUB 10 dan JKS 10,” jelas Yanuar seperti dkutip Media Center Haji di Mekkah.
Ia juga menjelaskan, jumlah jemaah yang dibawa ke Madinah ada lima, empat Calhaj yang sakit dan satu pendamping. Tiga diantara Calhaj yang sakit mengalami masalah disorientasi, sementara satunya menderita neuro psikiatrik.
“Para Calhaj yang sakit setiap hari terus diperiksa dan dievaluasi kesehatannya,” katanya.
Sementara itu, Konsultan Pembimbing Ibadah Profesor Aswadi mengatakan jamaah sakit yang berada di Mekkah akan terus diupayakan untuk bisa menjalani setiap rukun haji.
Pi”Calhaj juga akan terus dibantu untuk melakukan ibadah shalat wajib meski dengan keterbatasannya,” katanya.
Dia juga mengatakan di KKHI Mekkah terdapat unit Pembimbing Ibadah Jamaah Uzur (PIJU) yang akan terus memberi motivasi dan konsultasi ibadah bagi calhaj yang memiliki kendala kesehatan.
Misalnya saja ketika calhaj sakit, mereka tetap bisa berwudhu untuk melaksanakan shalat yaitu dengan tayamum.
“Bisa juga yang sakit itu justru turut mendoakan siapa saja, karena doa orang sakit itu mustajab,” kata dia. [Devi Lusianawati]
Sumber fto Antara






















