pesanan-majalah-edisi-khusus
34 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Monday, 17 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Sedekah, Ibadah Orang Cerdas

Oleh Fathurroji NK

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
23 April 2023
in Laput
0
Foto: sadaqa

Banyak orang yang pelit, justru hartanya hilang dan tidak berkah. Sementara orang yang rajin sedekah, membangun masjid di mana-mana semakin kaya dan selalu berkah rezekinya.

Cinta dunia, gila harta, gemar berbuat dosa, lalai ibadah, berat bersedekah, hobi foya-foya, dan takut mati. Begitulah kondisi sebagian manusia di akhir zaman.

Banyak dari mereka belum menyadari dan tak menyiapkan bekal sebelum mati. Terlalu asyik dengan dunia yang sementara hingga tak sadar, kematian datang tak disangka.

Ketika maut menjemput, tak ada lagi pilihan karena ketetapan sudah diputuskan dan seluruh aktivitas seseorang pun berakhir. Di saat itulah, manusia meminta kepada malaikat untuk menangguhkan kematian dan ingin menjalani kehidupan yang lebih baik, di antaranya menjadi tidak kikir dengan memperbanyak sedekah. Tapi semua itu sudah tidak bisa karena ketika ajal tiba, maka tak dapat diakhirkan ataupun dimajukan (Al-A’raf: 34).

BACA JUGA

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Dalam Surat Al-Munafiqun ayat 10, Allah memerintahkan orang-orang beriman untuk membelanjakan harta yang dititipkan kepada mereka sebelum ajal menjemput. β€œLalu dia berkata, β€˜Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan kematianku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih?”

Pendakwah, Ustadz Abdul Somad menjelaskan, maksud bersedekah di ayat tersebut yaitu segala perbuatan baik. Karenanya, manusia paling menyesal selamanya yakni tidak memanfaatkan hidupnya di dunia untuk menghabiskan waktu di jalan Allah SWT.

Dahsyatnya alam kubur bahkan membuat orang yang telah mati akan meminta pada Allah untuk dihidupkan kembali lantaran tahu azab akhirat dan ingin meningkatkan amal baiknya selama hidup di dunia, tapi semua sia-sia saja karena ajal sudah menjemput.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan sesuatu yang dimakan dan dipakai akan lapuk, namun tidak dengan sedekah yang kekal menjadi ladang pahala bagi kaum Muslimin. Justru dengan adanya sedekah, Ustadz Abdul Somad mengungkapkan sedekah tidak menghabiskan harta atau membuat miskin.

“Kalau mau kekal abadi bersedekah, berinfak. Harta habis hanya untuk makan dan pakaian saja itu akan menjadi bangkai dan lapuk,” jelas Ustadz Abdul Somad dalam sebuah ceramahnya.

Ustadz Abdul Somad menyebut banyak orang yang pelit, justru hartanya hilang dan tidak berkah. Sementara orang yang rajin sedekah, membangun masjid di banyak tempat semakin kaya dan selalu berkah rezekinya.

Salah satu keberkahan dari bersedekah dituturkan Ustadz Abdul Somad yaitu dapat menolak bala dan bencana. Sedekah bermakna menginfakkan harta atau uang bagi yang membutuhkan dan diniatkan karena Allah.

Sementara itu Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pesantren Al Bahjah Cirebon KH Yahya Zainul Ma’arif atau akrab disapa Buya Yahya mengatakan, banyak disebutkan oleh para ulama bahwa begitu hebatnya sedekah, sehingga mayat yang sudah mati ingin hidup kembali untuk melakukan sedekah.

Menurut Buya Yahya, sedekah itu pahalanya akan terus mengalir. Misalnya jika membangun pondok pesantren, masjid, kemudian si penyumbang meninggal dunia, maka semua yang shalat di pondok atau masjid pahalanya akan terus mengalir untuknya. β€œMaka ini ibadahnya orang cerdas,” tegasnya.

Ada ibadah qashirah. Pahalanya untuk yang melakukan ibadah tersebut saja. Contohnya haji, shalat. Tapi kalau berderma, maka pelaku dan yang merasakan manfaatnya, dapat pahala.

β€œYang bangun masjid, majelis, selagi masih dipakai maka pahala akan terus mengalir. Beruntung Anda yang telah beramal,” jelasnya.

Buya Yahya juga mengatakan sedekah di bulan Ramadhan sangat banyak pahalanya. Oleh karena itu, Buya mengimbau umat Islam berlomba-lomba dalam kebaikan agar mendapat pahala melimpah dari Allah. Salah satunya dengan sedekah.

“Di antaranya amal baik yang dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad yaitu sedekah. Sedekah di bulan Ramadhan,” ungkap Buya Yahya.

Ia mengatakan, sedekah sebenarnya dianjurkan setiap waktu, ketika memiliki tenaga dan rezeki. Namun, sedekah di bulan Ramadhan mempunyai keistimewaan tersendiri, sebagaimana sabda Rasulullah: “Dari Anas Radhiyallahu Anhu, sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?’ Rasulullah menjawab, ‘Sedekah di bulan Ramadan’.” (HR At-Tirmidzi)

Kendati demikian, kata Buya Yahya, jangan pula hanya rajin bersedekah di bulan Ramadhan dan pelit seusai Ramadhan. Seharusnya, bersedekah di bulan Ramadhan dapat menjadi kebiasaan dalam sehari-hari di bulan-bulan lainnya.

Khalifah Umar bin Khattab sering berjalan pada malam hari. Jika menemukan warga yang kelaparan, dia akan menyedekahkan makanan kepada mereka.

Putra Sayyidina Husein as-Syahid, Ali yang bergelar permata ahli ibadah (zainul β€˜abidin) dan ahli sujud (as-sajjad), gemar bersedekah secara diam-diam pada malam hari. Di mana ada orang kelaparan dan mengalami keterbatasan, di situlah Ali Zainal Abidin berada, menghibur mereka.

Karena rajin sedekah secara diam-diam, ditambah sering melaksanakan ibadah shalat dan dzikir, Ali mendapatkan kemuliaan di dunia dan akhirat. Suatu ketika dia melaksanakan thawaf. Selesai berkeliling satu putaran, barisan pelaku thawaf terbuka dan membuat jalan bagi Ali untuk mencium hajar aswad dengan mudah. Hal itu terus terjadi setiap dia menyelesaikan putaran thawaf.

Sementara itu, ada pula seorang khalifah Bani Umayyah yang juga berthawaf dengan pengawalan, tapi kesulitan untuk mencium hajar aswad. Kisah itu diceritakan oleh Imam Dzahabi dalam Kitab Siyarul β€˜Alam an-Nubala.

Pada abad ke-19, Habib Muhammad bin Thohir al-Haddad melakukan perjalanan ke Hiderabad, India. Di sana dia dijamu oleh penguasa setempat. Di sana dia berceramah di sebuah masjid. Setelah itu, kantongnya dipenuhi uang oleh si penguasa. Setelah penguasa pergi. Habib Muhammad berdiri di dekat pintu masjid dan menyedekahkan uang tersebut kepada jamaah di sana sampai habis. Sedekah semacam itu dilakukan untuk melembutkan hati, mengikis penyakit cinta dunia, dan meningkatkan kepasrahan kepada Allah. []

Tags: InfakSedekah
Share35Tweet22Send
Previous Post

Kedubes AS di Sudan Hentikan Operasionalnya

Next Post

Warga Muhammadiyah Dihimbau Tidak Terpancing dengan Cemoohan dan Sinisme

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
Ujian Tulis Awal Tahun Resmi Dimulai di Pondok Modern Al-Imtinan Putri Riau

Ujian Tulis Awal Tahun Resmi Dimulai di Pondok Modern Al-Imtinan Putri Riau

15 August 2026
Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

16 August 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Elite Intelektual dan Masa Depan Bangsa: Refleksi atas Taklimat Presiden

Adab Ilmu

25 January 2026
Teguhkan Adab (Akhlak) untuk Masa Depan Pendidikan

Teguhkan Adab (Akhlak) untuk Masa Depan Pendidikan

0
Menggali Akar Integritas dalam Tradisi Keilmuan Islam

Menggali Akar Integritas dalam Tradisi Keilmuan Islam

0
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

0
Penegakan Hukum yang Adil: Wujudkan Keamanan dan Harmoni

Penegakan Hukum yang Adil: Wujudkan Keamanan dan Harmoni

0
Gontor Raih Penghargaan ‘Pesantren Teladan Pajak’ dari DJP Jawa Timur

Gontor Raih Penghargaan ‘Pesantren Teladan Pajak’ dari DJP Jawa Timur

0
Teguhkan Adab (Akhlak) untuk Masa Depan Pendidikan

Teguhkan Adab (Akhlak) untuk Masa Depan Pendidikan

16 August 2026
Menggali Akar Integritas dalam Tradisi Keilmuan Islam

Menggali Akar Integritas dalam Tradisi Keilmuan Islam

16 August 2026
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
UNIDA Gontor Kerjasama Magang dengan Elcorps Bandung

UNIDA Gontor Kerjasama Magang dengan Elcorps Bandung

16 August 2026
saiful falah pemerhati pendidikan

Lima Agenda Konkret Bogor Kota Pelajar 2034

16 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR πŸ“£Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.βœ”οΈ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
βœ”οΈ Kontribusi Rp1.500.000.
βœ”οΈ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.πŸ“ https://tinyurl.com/iklan-magonπŸ“ž 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479
  • Ada momen yang bisa diulang, ada pula yang hanya terjadi sekali dalam sejarah. Jangan lewatkan kesempatan memperkenalkan usaha Anda pada Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Link Pendaftaran :
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg#majalahgontor #gontornews #walisantrigontor #gontor
  • Kesempatan yang Tidak Datang Dua KaliJadilah bagian dari Edisi Khusus Majalah Gontor September 2026 dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Kami mengundang Wali Santri Gontor yang memiliki usaha untuk memperkenalkan produknya kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia melalui edisi koleksi yang akan menjadi bagian dari sejarah.πŸ“Œ Kontribusi seikhlasnya
πŸ“Œ Syarat: Anak masih aktif sebagai santri Gontor
πŸ“Œ Pendaftaran hanya sampai 7 Agustus 2026Kirimkan:
βœ… Logo Usaha
βœ… Foto Produk
βœ… Deskripsi Singkat
βœ… Website/Sosial Media (jika ada)πŸ“² Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mgπŸ“ž Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479#majalahgontor #100tahungontor #walisantri #pengusahamuslim #gontornews #pesantrengontor #gontor

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result