15
Tonton Selengkapnya
29 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 7 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Pendidikan Risalah

Pendidikan Karakter Marhamah untuk Mengatasi Problematika Sosial di Masyarakat

Disertasi Dr H Erick Yusuf SSy MPd, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Edithya Miranti by Edithya Miranti
18 November 2025
in Risalah
0
Pendidikan Karakter Marhamah untuk Mengatasi Problematika Sosial di Masyarakat

Nilai-nilai marhamah dapat menjadi landasan kuat membentuk karakter individu yang penuh kasih sayang, peduli sesama, serta berperan menciptakan harmoni sosial di tengah keberagaman. Melalui penerapan nilai marhamah, diharapkan tercipta generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, namun juga kecerdasan emosional dan sosial yang tinggi.

Kondisi sosial masyarakat Indonesia saat ini menunjukkan tanda-tanda kemerosotan moral yang memprihatinkan, terutama di kalangan generasi muda. Fenomena ini mengindikasikan adanya kebutuhan mendesak untuk meningkatkan pembinaan karakter di kalangan generasi muda agar mampu mengatasi tantangan sosial yang semakin kompleks.

Pendidikan karakter menjadi elemen yang sangat penting dalam membentuk perilaku dan nilai-nilai moral generasi penerus bangsa. “Salah satu pendekatan yang relevan dalam pendidikan karakter di Indonesia adalah melalui penerapan nilai-nilai Islami, seperti konsep marhamah,” jelas Dr Erick Yusuf dalam penelitian pada Program Studi Doktor Pendidikan Agama Islam, UIKA Bogor itu.

Marhamah, yang berarti kasih sayang dan kelembutan, lanjutnya, menekankan nilai-nilai seperti kemandirian, solidaritas, kekeluargaan, empati, serta gotong royong.

BACA JUGA

Pendidikan Inklusif Membentuk Sikap Toleransi (Kajian Etnografi di Pondok Modern Darussalam Gontor)

Bahtsul Masail dalam Perspektif Pembelajaran Berbasis Masalah

Implementasi Birokrasi terhadap Peningkatan Budaya Mutu Guru Madrasah Ibtidaiyyah Kabupaten Bogor

Pembaharuan Pemikiran Keagamaan Menurut al-Qaradawi dan Relevansinya bagi Rekonstruksi Peradaban Islam (Kajian Filsafat)

Menjadi Dayak dan Muslim: Perjalanan Identitas Oloh Salam

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis konsep pendidikan karakter berbasis marhamah dalam konteks masyarakat Indonesia yang beragam. Fokus utama kajian ini adalah penerapan nilai-nilai kasih sayang, empati, solidaritas sosial, dan kemandirian yang terkandung dalam al-Qur’an Surat al-Balad ayat 13-18.

Menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan analisis isi, penelitian ini mengandalkan interpretasi tafsir al-Qur’an dari sumber-sumber klasik dan modern, seperti Tafsir Ibnu Katsir, al-Maraghi, dan al-Misbah.

Dampak Penerapan Pendidikan Karakter Berbasis Marhamah terhadap Masyarakat

Analisis dampak jangka pendek dan jangka panjang dari pendidikan karakter berbasis marhamah, serta potensi nilai-nilai marhamah dalam mengurangi masalah sosial dan menciptakan masyarakat yang harmonis, sebagai berikut:

Pertama, dampak jangka pendidikan karakter berbasis marhamah. Dalam jangka pendek, pendidikan karakter berbasis marhamah berdampak pada peningkatan empati dan kepedulian sosial dalam diri peserta didik. Dalam jangka panjang, pendidikan karakter berbasis marhamah memiliki potensi untuk menciptakan masyarakat yang harmonis dan inklusif.

Ketika individu-individu dalam masyarakat telah dibentuk dengan nilai-nilai kasih sayang dan empati, mereka cenderung menjadi pribadi yang peduli terhadap kesejahteraan sosial dan berperan aktif dalam menyelesaikan masalah sosial.

Kedua, potensi marhamah dalam mengurangi masalah sosial. Pendidikan karakter berbasis marhamah memiliki potensi besar dalam mengurangi masalah sosial seperti konflik dan kekerasan. Nilai kasih sayang yang ditekankan dalam marhamah mendorong individu untuk bersikap lembut dan tidak menyakiti orang lain. Penelitian yang dilakukan oleh Battistich et al. (2000) menunjukkan bahwa sekolah yang menerapkan program pendidikan karakter mengalami penurunan signifikan dalam tingkat perilaku agresif dan kekerasan di kalangan siswa.

Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis marhamah dapat menjadi pendekatan pencegahan yang efektif terhadap konflik sosial, karena individu yang dibentuk dengan nilai-nilai kasih sayang cenderung lebih mengutamakan perdamaian dan dialog. “Selain itu, marhamah juga berperan penting dalam mendorong kerja sama dan solidaritas di antara anggota masyarakat,” ulas Ustadz Erick Yusuf, dai nasional dan internasional tersebut.

Ketiga, membangun masyarakat yang harmonis melalui marhamah. Masyarakat yang harmonis adalah masyarakat yang anggotanya memiliki rasa saling menghargai, peduli, dan mendukung.

Menurut penelitian Lapsley dan Narvaez (2006), pendidikan karakter yang menekankan nilai-nilai moral dan empati membantu membentuk individu yang lebih siap untuk berkontribusi positif dalam masyarakat. Ketika individu dididik untuk memiliki kepedulian dan kasih sayang, mereka akan menjadi agen perubahan yang membantu membentuk lingkungan sosial yang lebih damai dan inklusif (Hasanah, 2013).

Secara keseluruhan, pendidikan karakter berbasis marhamah memberikan dampak positif tidak hanya pada individu, tetapi juga pada masyarakat secara keseluruhan. Dengan menanamkan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan tanggung jawab sosial, pendidikan karakter ini memiliki potensi untuk menciptakan generasi yang berperan aktif dalam membangun masyarakat yang harmonis dan bebas dari kekerasan dan konflik.

Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam QS al-Balad ayat 13-18 dapat diterapkan sebagai landasan pendidikan karakter Islami, terutama dalam masyarakat yang beragam. Nilai-nilai seperti kemerdekaan jiwa, kemandirian, solidaritas, empati, kesabaran, gotong royong, dan kasih sayang memberikan dasar yang kuat untuk membentuk individu dengan karakter Islami yang baik.

Kemerdekaan jiwa dan kemandirian mendorong siswa untuk menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan kritis. Sedangkan empati dan solidaritas sosial mengajarkan kepekaan terhadap kondisi sosial di sekitar mereka. Kasih sayang dan gotong royong memperkuat hubungan sosial dan mengajarkan siswa untuk saling mendukung dalam kebaikan bersama.

Implementasi nilai-nilai marhamah tersebut dalam pendidikan karakter berpotensi besar dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan berakhlak mulia.

“Dengan karakter yang terbentuk berdasarkan kasih sayang dan kepedulian sosial, generasi muda diharapkan mampu menghadapi tantangan sosial dengan sikap yang beradab dan penuh tanggung jawab, serta berkontribusi positif dalam menciptakan kohesi sosial yang kuat,” tutup produser film-film bioskop dakwah dan religi tersebut. [Edithya Miranti]

 

Biodata Peneliti

Nama                                      : Dr H Erick Yusuf SSy MPd

Jabatan                                    : Pimpinan Pesantren dan Rumah Tahfizh Ihaqi Bandung.

Pengalaman Organisasi          :

  1. Wakil Ketua Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam Majelis Ulama Indonesia (LSBPI MUI) Pusat.
  2. Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI.
  3. Wakil Ketua Komite Tetap Kadin Pusat Pembinaan Anggota Luar Biasa (PALB).
  4. Dewan Pembina Gerakan Masyarakat Wirausaha (GEMAWIRA).
  5. Ketua Komisi Kesejahteraan Rakyat Dewan Riset Daerah (KESRA DRD) DKI.
  6. Ketua Mitigasi COVID 19 DRD DKI.

Prestasi                                   :

  1. Pengisi acara berbagai program televisi nasional di antaranya yang rutin dan masih berlangsung, Damai Indonesiaku TV One, Catatan Demokrasi TV One, Cahaya Hati INews, Share It MNC TV, serta Journey of Key Metro TV.
  2. Dai dalam dan luar negeri, antara lain dakwah keliling enam kota di Australia, Korea, Turki, dan lainnya.
  3. Produser film bioskop dakwah dan religi, The Power of Love, Hayya 1, Hayya 2, Jomblo fi Sabilillah, juga Kun Ana wa Anta.
  4. Pembuat album lagu religi bersama Dwiki Darmawan, soundtrack film Jomblo fi Sabilillah, juga album religi Bersama Ihaqi Nasyid.

Karya Tulis                               :

  1. Penulis kolom di berbagai media dan penulis buku, Celoteh Kang Erick Yusuf, penerbit Republika.

 

 

Tags: Dr H Erick Yusuf SSy MPdPendidikan Karakter MarhamahUniversitas Ibn Khaldun Bogor
Share44Tweet27Send
Previous Post

Apresiasi Pemberian Gelar Pahlawan Nasional kepada Rahmah El Yunusiyah, HNW: Penting Masyarakat Sumbar Lanjutkan Prestasi dan Kenegarawanan Para Pahlawan Nasional

Next Post

Kemenag dan Wali Murid Apresiasi Capaian Tahfizh SIT Insantama Leuwiliang

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

Bekali Lulusan Hadapi Ujian Kehidupan, SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda di Kawasan Wisata Gunung Salak

4 June 2026
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

0
Kriteria Alumni Gontor

Kriteria Alumni Gontor

0
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

0
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

0
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

0
Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

Anatomi Pondok Pesantren Jalan di Tempat: Telaah Kritis 9  Faktor Penghambat Kemajuan

7 June 2026
Kriteria Alumni Gontor

Kriteria Alumni Gontor

7 June 2026
SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

SMPIT Insantama Leuwiliang Gelar Pesantren Wisuda 2026: Ini Pesan Wali Murid!

7 June 2026
BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

BAZNAS RI Lanjutkan Penanganan Kebakaran di Kemayoran, Pasang Instalasi Listrik dan Salurkan Bantuan Makanan

6 June 2026
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

6 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result