Jakarta, Gontornews — Untuk menghindari penyakit kanker payudara, ada baiknya jika memeriksa payudara sendiri (Sadari). Dalam melakukan sadari ada bagian yang harus diperhatikan yaitu bagian puting.
Dokter spesialis bedah umum konsultan onkologi dari rumah sakit Pondok Indah-Bintaro Jaya, dr. Rachmawati, Sp.B(K) Onk menjelaskan, bagiab puting merupakan area yang mudah mendeteksi kanker payudara.
Oleh sebab itu, ia menyarankan saat melakukan sadari, para wanita agar memencet area puting. ” Lalu perhatikan apakah ada cairan yang keluar atau tidak,” jelasnya, Antaranews.
Ia melanjutkan, keluarnya cairan dari puting adalah salah satu tanda kanker payudara. Cairan yang keluar biasanya adalah darah dan hal itu muncul spontan selama empat minggu berturut-turut.
Tanda lain selain keluarnya cairan adalah kondisi puting payudara yang masuk ke dalam. Namun untuk lebih memastikan harus ada pemeriksaan seksama oleh ahli kesehatan.
“Puting yang tertarik ke dalam, juga bisa karena radang,” katanya.
Jika kanker payudara lanjut Rahmawati, umumnya akan ada tanda seperti nyeri atau kulit kemerahan. Selain itu juga ada benjolan keras di bagian puting.
Secara umum, ada empat bagian payudara yakni luar atas, luar bawah, dalam atas dan dalam bawah. “Dari keempat area ini, kejadian kanker sering terjadi pada bagian luar atas, yakni 40 persen,” lanjutnya.
Oleh sebab itu, ia juga menyarankan aga meraba bagian luar atas, sebab kejadian di bagian dalam hanya sedikit terjadi. Hal itu lantaran bagian bawah sudah berada dekat dengan tulang, jaringan payudara menipis dan angka kejadiannya sekitar 6 persen.
“Dan saat melakukan pemeriksaan, gunakan tiga jari tangan yakni telunjuk, jari tengah dan jari manis serta dua ruas pertama telapak tangan karena paling sensitif,” tuturnya. [Devi Lusianawati]





















