10
Tonton Selengkapnya
28 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 11 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Afkar

Islamisasi Politik, Bukan Politisasi Islam

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
21 January 2019
in Afkar
0

Oleh Adnin Armas, Pemred Majalah GONTOR

POLITIK (SEKULER)

Dunia Barat Modern punya pengalaman traumatis kepada masa lalu. Manusia Barat Modern menyebut masa lalu mereka sebagai Zaman Kegelapan (Dark Ages) atau Zaman Pertengahan (Medieval Ages). Bagi masyarakat Barat Modern, pengalaman masa lalu mereka menunjukkan Gereja telah berada dalam zaman keemasannya. Kekuasaan Paus tidak tertandingi. Paus menentukan kekuasaan para raja di Eropa. Perintah Paus ditaati oleh para raja dan masyarakat. Namun, dalam perjalanan waktu, Paus tidak sanggup menjaga reputasinya dan pengaruhnya. Paus tidak mampu mengatasi persoalan-persoalan yang muncul. Bahkan permasalahan internal dalam ajaran Katolik menjadi persoalan tersendiri yang tidak bisa diatasi. Kritik-kritik bermunculan terhadap ajaran Paus. Martin Luther bahkan menganggap Paus sebagai Anti Kristus. Kritik-kritik tersebut tentunya melemahkan kekuasaan Paus. Saat Gereja berkuasa, kebebasan masyarakat Barat dibungkam, perbedaan pendapat diinkuisi atau dipersekusi secara radikal, wanita ditindas dan masyarakat dizalimi dan berbagai kehidupan sosial yang buruk terjadi.

Akhirnya, manusia modern Barat meyakini Kebenaran, Kebebasan, Kemakmuran, dan Kemajuan hanya bisa diraih dengan melepaskan pengaruh kekuasaan Gereja. Gereja yang pada Zaman Pertengahan berada dalam Zaman Keemasan dengan kekuasaannya yang begitu mencengkram berubah statusnya pada Zaman Modern Barat. Gereja tidak boleh lagi mencampuri politik. Peran Gereja dipinggirkan. Gereja atau Agama dianggap keyakinan individu yang itu menjadi urusan masing-masing dengan Tuhannya. Jadi, Gereja atau agama tidak boleh lagi mengatur kehidupan sosial. Kehidupan sosial adalah “Penguasa Baru”. Aturan-aturan yang berlaku dan ditaati adalah aturan-aturan yang disepakati mayoritas masyarakat. “Kedaulatan rakyat” yang menjadi “Suara Tuhan”. Jadi, Politik Sekular (politik yang cerai dari agama) bersumber dari pengalaman traumatis masyarakat Barat terhadap sejarah kelam mereka.

BACA JUGA

Muslim dengan Tuhannya

Menyikapi Ujian Hidup

Belajar dari Sejarah

Kekuatan Manusia

Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

Dalam perkembangannya, bukan saja politik yang diceraikan dari agama. Tapi ilmu pengetahuan alam dan sosial, sumber bagi pandangan manusia tentang kehidupan dan nilai nilai kemanusiaan juga dilepaskan dari agama. Sumber pandangan hidup dan nilai nilai kemanusiaan masyarakat Barat Modern berasal dari Rasio, bukan lagi berasal dari Gereja atau agama.

Kuatnya pengaruh Peradaban Barat modern memunculkan hegemoni stigma Politisasi Agama. Tatkala agama muncul dalam ranah politik, maka stigma politisasi agama diberikan. Agama dianggap tidak tepat masuk ke ranah politik karena justru dianggap akan mencederai agama itu sendiri. Selain itu, penafsiran agama dianggap sangat beragam dan tidak ada penafsiran tunggal terhadap ajaran agama. Ranah publik juga dianggap tidak boleh diwarnai dengan satu agama yang partikular. Berbagai perilaku dan contoh negatif polititsasi agama ditonjolkan yang tujuannya untuk menunjukkan kesalahan gagasan politisasi agama. Penolakan politisasi Gereja/agama sekalipun awalnya berasal dari pengalaman masyarakat Barat, tapi kemudian dijadikan gagasan yang universal.

ISLAMISASI POLITIK BUKAN POLITISASI ISLAM

Islam memiliki perbedaan dan pertentangan dengan Peradaban Barat Modern. Islam bersumber dari Wahyu dan Islam merupakan Agama Wahyu. Bukan Agama Budaya. Sebagai Agama Wahyu, ada ajaran ajaran dan nilai nilai Pasti dan Tetap. Contoh ajaran yang Pasti dan Tetap seperti Shalat Subuh pasti 2 rakaat. Pasti dikerjakan saat subuh, bukan waktu Isya. Pasti Imam berada di depan makmun. Pasti berwudu atau bertayammum dulu sebelum shalat. Contoh Kepastian dan Ketetapan seperti ini juga berlaku pada ajaran Islam yang lain seperti Puasa Wajib Pasti di Bulan Ramadhan. Tawaf dan Haji Pasti di daerah Mekkah dan sekitarnya. Dan masih banyak lagi contoh contoh Kepastian dan Ketetapan lainnya. Perbedaan zaman dulu sekarang dan akan datang tidak akan pernah mengubah Kepastian Kepastian ini. Perbedaan geografis juga tidak akan mengubah Kepastian Kepastian ini. Sebabnya, Sumber ajaran ini berasal dari Wahyu, yang universalitasnya diyakini kebenarannya oleh umat Islam di segala ruang dari zaman ke zaman, hingga ke akhir zaman.

Jika Islam dijauhkan, dipinggirkan, diceraikan dalam kehidupan masyarakat yang mayoritas Muslim, maka justru kekeliruan-kekeliruan yang pasti terjadi. Jika politik diceraikan dari Islam, maka politik akan diisi dengan nilai-nilai yang berkembang di masyarakat. Sebagian nilai nilai tersebut berpotensi merusak kehidupan manusia yang beradab. Politik yang terpisah dari ajaran Islam memiliki daya rusak yang tinggi dalam kehidupan kemanusiaan. Para politikus sekular telah, sedang bisa menyetujui berbagai undang-undang yang merusak nilai-nilai luhur dalam masyarakat. Sebagian politikus di Barat telah pun menetapkan undang undang yang membolehkan perkawinan sesama jenis. Di Indonesia, sebagai contoh, undang undang mengenai perbuatan homosexual dan lesbian dan prostitusi masih abu abu. Dalam politik yang sekular, tujuan menghalalkan segala cara. Semua menjadi halal demi meraih kekuasaan. Dalam politik sekular, parameter baik dan buruk, adil dan zalim, semuanya bukan karena berdasarkan ajaran Syar’i tapi karena nilai nilai rasional yang hidup dan yang menjadi keinginan masyarakat. Selain itu, politik sekular berpotensi menghapuskan dan menghilangkan ketetapan-ketetapan Wahyu.

Islam yang memuat nilai nilai luhur perlu dan harus mewarnai politik agar menjadi politik yang bermartabat. Inilah politik Islam. Politik sekular dan sikap apolitis adalah keliru karena Islam tidak terpisah dari politik.  Imam al-Ghazali (w. 1111) menyatakan Islam dan politik tidak bisa dipisahkan. Menceraikan Islam dari politik akan melemahkan ajaran Islam. Imam al-Ghazali menyatakan: “Agama dan Kekuasaan adalah Saudara Kembar, dengan demikian: Agama adalah Fondasi, sedang Penguasa adalah Penjaga. Sesuatu yang tidak memiliki Fondasi akan hancur, dan sesuatu yang tidak memiliki Penjaga akan hilang (musnah).”

Ungkapan Imam al-Ghazali tersebut bukanlah Politisasi Agama. Tapi Islamisasi Politik, menjadikan politik sebagai alat untuk menjaga ajaran Islam. Politik Islam berupaya agar undang undang, peraturan, sistem sosial masyarakat tidak membawa manusia kepada kerusakan nilai kehidupan.  

Jadi, seharusnya para politikus Muslim memperjuangkan nilai-nilai Islam supaya bisa berlaku dalam kehidupan sosial. Namun ironinya, sebagian politikus Muslim berperilaku seperti para politikus sekular. Jika para politikus Muslim tidak mengubah perilaku politiknya, maka masyarakat lambat laun akan muak dengan agama Islam. Contoh-contoh buruk perilaku politikus Muslim menyebabkan perasaan anti Islam bisa muncul seperti yang telah terjadi dalam kehidupan masyarakat Barat Modern yang muak dengan perilaku tokoh agama. Para politikus Muslim perlu terus mengingat bahwa tujuan utama berpolitik adalah untuk menegakkan Islam. Berpolitik untuk Islam. Inilah Politik Islam atau Islamisasi Politik. Bukan Politisasi Islam. Jika politikus menjadikan Islam untuk meraih kepentingan politis, maka itulah Politisasi Islam.

Share222Tweet134Send
Previous Post

Gaji Guru Dibayar, Proses Belajar di Yaman Lancar

Next Post

Puasa Mencegah Penyakit Degeneratif

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

Pondok Gontor Putri Siap Sambut Ribuan Alumni di Reuni Akbar Gontor Putri 2026

2 July 2026
Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

Reuni Akbar Alumni PTD, IPD, ISID, dan UNIDA: Merancang Abad Kedua Gontor

4 July 2026
Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor  ‎

Alumni Gontor 2003 Serahkan Wakaf 203 Juta untuk Syukuran 100 Tahun Gontor ‎

8 July 2026
Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

Rumah di Negeri Samurai (Bagian 3-Selesai)

1 July 2026
Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

Generasi Yahanu Abad Kedua Gontor: Berkualitas, Menginspirasi, dan Membangun Peradaban*

7 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

0
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

0
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

0
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

0
Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

Ketua DSN MUI Ajak Perusahaan Tunaikan Zakat Melalui BAZNAS

9 July 2026
SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Gelar Capacity Building dan Rapat Kerja 2026

9 July 2026
Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

Raker Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Tahun Ajaran 2026-2027 Lead with Excellence: Menyatukan Langkah Menguatkan Manajemen Menuju SDM Primago yang Solid

9 July 2026
Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

Universitas Darunnajah Perkuat Kolaborasi Strategis di Launching Sekolah Wakaf dan Desa Binaan UNIDA Gontor

9 July 2026
Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

8 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal
  • 🎓BEASISWA JALUR RAPOR✨Kabar gembira bagi alumni Pondok Modern Darussalam
Gontor & Pondok Pesantren Alumni Gontor!Dapatkan beasiswa Free Uang gedung dan Potongn UKT
50% disetiap semester sampai lulus kuliah di Universitas
Ary Ginanjar (UAG) dan wujudkan impianmu menjadi
profesional unggul di berbagai bidang!✍️Syarat Pendaftaran:
✅Lulusan Gontor dan rekanan Gontor tahun
2022-2025
✅Memiliki Hafalan Qur
  • Pre-Order Majalah Gontor Edisi Bulan Juli 2026.1 ABAD GONTOR DALAM SATU GENGGAMAN!
Edisi Paling Bersejarah yang Tak Akan Dicetak Ulang.Menyambut 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, miliki Majalah Gontor Edisi Spesial bulan Juli - September 2026.KUOTA CETAK SANGAT TERBATAS!
Sistem otomatis ditutup jika stok ludes. Jangan sampai Anda menyesal karena melewatkan edisi bersejarah ini!
Siapa cepat, dia dapat.AMANKAN STOK ANDA SEKARANG!
Kunjungi: https://bit.ly/keranjang-buku
Pengiriman Majalah di tanggal 10 juli 2026.
  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result