pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 26 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Curhatan Millenial Soal Ekonomi dan Keuangan Syariah

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
12 March 2019
in Kolom
0
Curhatan Millenial Soal Ekonomi dan Keuangan Syariah

Ratna Komalasari, Konsultan Sakinah Finance

Perkembangan teknologi informasi dan generasi yang terus familiar dengan ekonomi mengharuskan para penggiat ekonomi syariah lebih massive lagi dalam melakukan dakwahnya secara tepat sasaran. Salah satu produk ekonomi syariah yang paling ‘laris’ saat ini adalah produk-produk keuangan. Ditambah dengan adanya fintech yang mampu meningkatkan konsumsi pada produk yang dibandrol dengan potongan diskon atau promo di aplikasi-aplikasi atau e-money tertentu.

Hal tersebut tentu sangat menggiurkan dari sisi konsumen apalagi jika dilihat pada aplikasi-aplikasi dompet virtual yang ada di Indonesia mampu menawarkan diskon mulai dari 10%-75%. Bukankah itu akan sangat menghemat pengeluaran dan meningkatkan konsumsi pada produk lainnya? Selain dari produk-produk itu ada juga jenis-jenis produk lain seperti perbankan, investasi keuangan, asuransi dan produk keuangan lainnya yang sudah sangat established di Indonesia. Lalu apa yang menjadi masalah? 

Permasalahan edukasi tentang keuangan syariah sepertinya tidak akan pernah habis untuk dibahas. Karena Alhamdulillah selalu saja datang masyarakat yang berusaha hijrah menggunakan sistem dan konsep keuangan Islam. Tapi terkadang edukasi yang disampaikan hanya bersifat parsial atau diterima secara parsial tidak utuh. Membuat praktek-praktek keuangan Islam terkadang menjadi pincang.
Misalnya zakat. Bagi sebagian besar praktisi keuangan Islam membicarakan zakat dan semua permasalahan yang ada di dalamnya menjadi santapan sehari-hari. Tapi bagaimana dengan para muhajirin yang berpindah dari keuangan konvensional ke keuangan Islam? Tentu pertanyaan yang akan muncul lebih bersifat teknis karena pasti sudah ‘kebelet’ dengan praktek keuangan Islam tapi melewatkan konsep-konsep yang krusial yang membuat sitem keuangan Islam sangat special. 

BACA JUGA

100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

Di Bawah Asuhan Gontor

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

Sosiologi Ketahanan Gontor

Sebelum “Giliran” Kita Tiba: Refleksi Peringatan 100 Tahun Gontor

Kenapa penulis keukeuh mengharuskan zakat ada di setiap edukasi keuangan Islam. Karena semua sumber penghasilan yang diterima oleh setiap orang baik itu dari investasi, hasil berdagang, hasil beternak hingga barang temuan saja merupakan bagian dari zakat. Mungkin setelah membaca statement ini akan melihat ‘kok Islam memonopoli banget sih?’ Tapi kami yakin para pembaca akan tersenyum  ketika mengetahui besaran yang ditetapkan oleh Allah SWT dalam zakat. Karena sangat jauh dibandingkan dengan pajak yang jenis dan besarannya sangat beragam bahkan bisa dibilang berlipat-lipat dari zakat. 

Penulis kembali mengambil contoh dari teman, saudara atau orang-orang disekitar penulis yang sedang belajar mengenai ekonomi syariah. Kebanyakan dari para muhajirin ini curhat mengenai berbagai problem keuangan mulai dari kesulitan menabung, ingin mencoba berinvestasi, tergiur dengan berbagai jenis produk kredit sampai perasaan yang menyimpulkan penghasilan yang diperoleh tidak pernah cukup untuk menghidupi diri sendiri dan keluarga. Padahal jika mengenal lebih dalam ekonomi syariah maka semua poin di atas menjadi permasalahan yang sudah ada solusinya. 

Sebelumnya sudah sangat sering disampaikan bagaimana Allah mencabut keberkahan dari harta yang diperoleh dengan cara membuat sebesar apapun pendapatan tidak pernah seimbang dengan pengeluaran bahkan hingga minus. Jika solusi yang dicari oleh pembaca selama ini adalah solusi konvensional maka kemungkinan besar ada dua. Pertama adalah menurunkan tingkat konsumsi kedua menambah jumlah pendapatan. Tapi bukan itu yang ditawarkan oleh sistem keuangan Islam. Jika pembaca merasakan apa yang dirasakan salah satu millennial ini Islam mengharus mengevaluasi sudahkan zakat, infaq, shodaqoh ditunaikan? 

Sudahkah berikhtiar untuk melunasi hutang-hutang? Sudahkah meminta maaf kepada orang-orang yang didzalimi? Sudahkah meminta doa dari bapa dan ibu? Karena Islam tidak akan memberikan sistem yang bersifat satu dimensi. Jika dilihat di atas mungkin secara teoritis tidak akan pernah ditemukan bagaimana bisa permasalahan pengeluaran yang selalu kurang justru diselesaikan dengan mengeluarkan lagi harta diluar pengeluaran utama seperti ZIS (HR. Bukhari 1472). 

Kemudian curhatan kedua yang mulai tergoda untuk berhutang. Berbicara mengenai hal ini kita bisa melihat dari sisi pemberi hutang atau berhutang. Pada kasus sahabat yang curhat ini ingin mencoba berhutang dengan tawaran kartu kredit dengan banyak kemudahan akses. Sementara, jika dilihat dari ritme kerja dan kehidupannya dengan menggunakan uang cash saja sudah lebih dari cukup. Bagi para pembaca yang memiliki permasalahan yang sama mulai tergiur dengan jenis-jenis hutang ini tanyakan kembali pada diri sendiri seberapa perlukah hal ini? Dampak apa yang akan dihadapi di masa depan jika mengambil kemudahan ini? 

Para pembaca mungkin akan sedikit lebih paham jika merujuk pada (QS Al-Hadid: 2) dimana Allah menjelaskan akan melipatgandakan kebaikan bagi siapa saja yang memberikan pinjaman kepada Allah (dalam hal ini memberikan hutang). Kenapa? Karena pada saat Anda memberikan hutang itu artinya si penerima hutang sedang dalam kesulitan dan membutuhkan. 

Maka dalam skema akad pun akad utang-piutang uang termasuk dalam akad tolong menolong yang mengharamkan adanya tambahan apabila dikembalikan (QS Ali-Imran: 30). Dari landasan-landasan ini sudah sangat jelas bahwa ketika memutuskan untuk menerima kemudahan berupa hutang artinya Anda dalam keadaan sedang membutuhkan bukan hanya sekedar coba-coba. 

Terakhir, generasi millenials di klaim sebagai generasi yang sudah sangat melek dengan teknologi Ternyata berdasarkan survey generasi ini pun paling melek bahkan mahir dalam mengelola keuangan. Sehingga tidak aneh jika pertanyaan-pertanyaan seputar pengelolaan keuangan digenerasi ini pun sudah mengarah dalam mengelola investasi walaupun para millenials ini belum memiliki penghasilan tetap. Sebagai penggiat ekonomi syariah tidak perlu mengulang materi pentingnya investasi lagi. 

Tapi perlu kemudian memahamkan dalam investasi itu ada zakatnya juga loh, kalau investasi di secondary market pilih yang perusahaannya bergerak dalam usaha-usaha yang tidak dilarang Islam seperti bir, rokok dan lain sebagainya. Itulah sekelumit curhatan para millenials yang sama-sama sedang berhijrah untuk mengenal lebih dalam ekonomi Islam bukan hanya secara teoritis tapi juga secara praktek. Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bis-shawaab. Salam Sakinah!

Share12Tweet7Send
Previous Post

Sekadar Penjelasan tentang Masalah Khilafiyah (Bagian Ketiga)

Next Post

IDC Gelar Pengobatan Massal dan Fogging Gratis

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
al amien prenduan

Keluarga KH Moh. Tidjani Djauhari Terima ‘100th Gontor Awards’ di Peringatan Satu Abad Gontor

22 September 2026
Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

Pimpinan Gontor dari Masa ke Masa

23 October 2020
Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

Pasutri Alumni Gontor Ini Persembahkan 100 Sumur untuk 100 Tahun Gontor

17 September 2026
100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

25 September 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Sosiologi Ketahanan Gontor

24 September 2026
Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

0
100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

0
Di Bawah Asuhan Gontor

Di Bawah Asuhan Gontor

0
Kontingen Terbaik: PKBM Primago Indonesia Bawa Pulang 4 Piala di Ajang Gema Tunas PKBM V Se-Jawa Barat Tahun 2026

Kontingen Terbaik: PKBM Primago Indonesia Bawa Pulang 4 Piala di Ajang Gema Tunas PKBM V Se-Jawa Barat Tahun 2026

0
YMIP Serahkan Wakaf 115 Sepeda dan 50 Juta kepada Gontor

YMIP Serahkan Wakaf 115 Sepeda dan 50 Juta kepada Gontor

0
100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

100 Tahun Gontor: Saatnya Mengubah Warisan Nilai Menjadi Kebaikan

25 September 2026
Di Bawah Asuhan Gontor

Di Bawah Asuhan Gontor

25 September 2026
Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

25 September 2026
Kontingen Terbaik: PKBM Primago Indonesia Bawa Pulang 4 Piala di Ajang Gema Tunas PKBM V Se-Jawa Barat Tahun 2026

Kontingen Terbaik: PKBM Primago Indonesia Bawa Pulang 4 Piala di Ajang Gema Tunas PKBM V Se-Jawa Barat Tahun 2026

24 September 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Sosiologi Ketahanan Gontor

24 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result