Makassar, Gontornews — Sehari sebelum memasuki Idul Adha 2019, Jamaah Calon Haji (JCH) asal Makassar meninggal dunia. Sehingga total keseluruhan JCH embarkasi Makassar yang meninggal menjadi sebanyak 11 orang.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan H Anwar Abubakar menjelaskan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Hasanuddin Makassar menjelaskan pihaknya terus memperbaharui data-data jumlah calon haji yang meninggal hingga sehari sebelum lebaran Idul Adha.
“Total keseluruhan ada 11 orang,” jelasnya dikutip Antara.
Anwar juga mengatakan PPIH Embarkasi Hasanuddin Makassar telah memberangkatkan jamaah calon haji dari delapan provinsi yang umumnya adalah lanjut usia dengan risiko kesehatan tinggi.
Ia melanjutkan, 11 orang jamaah calon haji yang meninggal dunia satu orang sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci dan lainnya saat menjalani ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi.
Adapun 11 JCH itu yakni;
1. Suhaima Kahar Umar (61) warga asal Tidore, Provinsi Maluku Utara. Suhaima meninggal dunia di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar atau sesaat sebelum pemberangkatan ke tanah suci Mekah, usai di karantina di asrama haji Sudiang Makassar.
2. Sapan Tumanga Loga (69) asal Makassar dari kloter 04.
3. Fatma Thalib Arilaha (71) asal Tidore, Maluku Utara tergabung di kloter 07.
4. Marhan Ali Telano (63) warga asal Kendari, Sulawesi Tenggara dan tergabung di kloter 23.
5. Naser Rajab Husen (79) warga Halmahera Selatan, Maluku Utara dan tergabung di kloter 09.
6. Kasman Muksin Yunus (56) warga asal Halmahera Selatan, Maluku Utara dan tergabung di kloter 09.
7. Hasanuddin Yusuf Muhammad Zen (56) asal Tidore, Maluku Utara yang tergabung dalam kloter 07.
8. Kaspan Jasmin Hambiyah (51) kloter 20 asal Kota Sorong, Papua Barat.
9. Sitti Nurjanah Sandarako Arpani (81) asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) dan tergabung di kloter 24.
10. Abu Ine Puluala (77) asal kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo dan tergabung di kloter 34.
11. Ipawellangi Bandu Tagi (68) asal Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) dan tergabung di kloter 25.
“JCH yang meninggal di Mekkah baik di pemondokan Mekkah maupun di RS Arab Saudi,” katanya.[Devi Lusianawati]























