15
Tonton Selengkapnya
28 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 4 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Jiwa Guru Penentu Pendidikan

Oleh Fathurroji

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
1 October 2019
in Laput
0
Jiwa Guru Penentu Pendidikan

foto: gontor.ac.id

Guru menjadi ujung tombak masa depan bangsa. Guru memiliki peran signifikan dalam keberhasilan sebuah pendidikan. Guru yang tidak berkualitas akan melahirkan anak didik yang lemah. Sebaliknya, guru yang penuh dedikasi akan melahirkan anak didik yang berkualitas.

Pimpinan Pondok Modern Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi dalam sebuah pidatonya menegaskan, seorang guru harus menguasai pelajaran yang diajarkan. Tidak cukup dengan pelajaran, ia juga harus memahami metode yang tepat untuk mengajar. Berikutnya seorang guru harus memiliki keterampilan mengajar yang baik.

“Akan tetapi, ketiganya tidaklah cukup di Gontor. Ada faktor lain yang mana menjadi fondasi kesemuanya itu yaitu jiwa guru,” tegasnya.

Ada sebuah adagium yang kerap terdengar di lingkungan Pondok Modern Gontor bahwa metode lebih penting daripada pelajaran, pengajar lebih penting daripada metode, akan tetapi, di balik itu semua, ruh guru lebih penting daripada guru itu sendiri.

BACA JUGA

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Nyalakan Cahaya Literasi di Pesantren dengan Gerakan Menulis

“Guru adalah pengemban amanat, seorang agent of change. Alangkah dahsyatnya peran seorang guru,” tuturnya.

Kiai Syukri menjelaskan, cara membangun jiwa dengan meningkatkan kedekatan kita kepada Allah. Dengan melakukan amalan-amalan wajib, ditambah dan disempurnakan dengan amalan-amalan sunnah. “Bayangkan jika kita mengajar dengan ‘jiwa’. Niat kita ikhlas dalam mengajar, membimbing dan mendidik murid, ikhlas dalam menasihati, disiplin ketika mengajar, berakhlak baik kepada murid, mendoakan mereka di setiap selesai shalat kita atau bahkan mendoakan mereka di sepertiga malam-malam kita. Ilmu dan nasihat-nasihat yang kita berikan terpancar murni dari relung jiwa,” ungkapnya.

Dr Adian Husaini dalam sebuah artikelnya yang berjudul “Menjadi Guru Beradab” menegaskan, guru dalam pandangan Islam adalah mu’allim dan mu’addib. Jadi, guru harus memiliki ilmu dan adab.

“Ilmu penting karena ilmu inilah yang akan diajarkan ke murid, sedangkan adab merupakan perhiasan ilmu. Ilmu dan adab tidak boleh dipisahkan. Ilmu dan adab harus ada dalam diri seorang guru,” tulisnya.

Adian menambahkan, definisi guru sebagai mu’allim dan mu’addib, walaupun sudah jamak diketahui, perlu terus-menerus diingatkan. Kadang-kadang guru lupa dengan tugasnya sebagai guru. Guru hanya merasa sebagai pengajar semata; masuk kelas, menyajikan materi pelajaran, menguji murid, dan seterusnya. Guru tidak merasa bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perbaikan akhlak dan adab murid.

Guru bukan “tukang ngajar”, begitu istilah Adian. Tugas guru bukan tugas tukang. Tukang hanya menyelesaikan pekerjaan fisik. Ketika pekerjaan fisik selesai, tukang tidak bertanggung jawab terhadap ruh pekerjaannya, sebab yang tukang kerjakan memang benda mati yang tidak berubah. Murid tidak demikian. Murid adalah manusia yang memiliki fisik dan jiwa.

Guru tidak hanya bertanggung jawab berbagi ilmu kepada murid tetapi juga bertanggung jawab memperbaiki jiwa murid. Di sinilah peran guru sebagai penanam adab.

Sebagai agen penanam adab, guru perlu lebih dulu berbenah daripada murid. Sebuah mahfuzhat berbunyi, “ath thariqah ahamu minal madah, wal ustaadzu ahammu min ath-thariqah, wa ruuhul ustadz ahammu min al ustadz. (metode pelajaran lebih penting dari pelajaran, guru lebih penting dari metode, dan ruh guru lebih penting dari guru itu sendiri)”.

Ungkapan ini menunjukkan, perbaikan dunia pendidikan secara keseluruhan harus dimulai dari perbaikan jiwa guru. Jiwa atau ruh gurulah yang perlu lebih dahulu dibenahi sebelum gedung-gedung, buku-buku pelajaran, dan berbagai strategi pendidikan dan pembelajaran.

Gedung, buku, dan strategi pembelajaran penting, tetapi yang lebih penting dari itu semua adalah jiwa guru sebab guru merupakan ujung tombak pendidikan sedang guru itu sendiri sangat bergantung kepada jiwanya.

Selain dituntut memiliki pola pikir yang benar, guru juga dituntut memiliki amaliah yang dapat diteladani. Dalam kitab Taisirul Khallaq fii ‘Ilmil Akhlaq, Hafizh Hasan Mas’udi menekankan bahwa guru merupakan dalilu tilmidzi (panutan/tuntunan murid). Sebagai dalil murid, guru harus benar agar murid tidak salah.

Pentingnya Adab

Kitab Taisirul Khallaq fii ‘Ilmil Akhlaq merupakan kitab tipis yang disiapkan untuk santri-santri diniyah. Uniknya meskipun kitab ini ditujukan kepada anak-anak diniyah, bab adabul mu’allim (adab guru) diletakkan paling depan setelah bab taqwa sebagai tujuan berakhlak.

Ini menunjukkan bahwa guru harus beradab terlebih dahulu agar dapat membimbing dan menjadi panutan bagi murid-muridnya.

Menurut Adian , hilangnya adab (the loss of adab) dalam proses pendidikan adalah bencana bagi peradaban Islam. Sebab adab menjadi pilar pokok dalam mengurai berbagai persoalan di tubuh umat. Dengan adab, manusia bisa menyadari posisinya di hadapan Sang Khaliq sebagai seorang hamba. Sebagaimana dengan mengedepankan adab, manusia juga mampu saling menghormati sesamanya.

“Kurang apa keluasan ilmu Imam al-Bukhari dan Muslim serta para ulama hadis, tapi mereka tetap saja menaruh hormat yang tinggi kepada Imam Asy-Syafi’i dan ulama madzhab lainnya,” terang Adian.

Pemikiran Syaikh Burhanuddin al-Zarnuji tentang konsep guru ideal dalam kitab Ta’lim Muta’allim diungkapkan bahwa guru hendaklah ikhlas dalam melaksanakan tugas, keikhlasan seorang guru dalam melaksanakan tugasnya merupakan sarana yang paling ampuh untuk kesuksesan peserta didiknya dalam proses belajar.

Guru harus memiliki sifat zuhud dalam mengajar karena mencari ridho Allah, begitu juga suci badan dan anggota tubuhnya selalu terjaga dari perbuatan dosa, suci jiwanya dengan membebaskan diri dari perilaku sombong, riya, dengki, permusuhan, dan sifat tercela lainnya.

Seorang guru juga harus memiliki sifat Wara’ yaitu menjaga harga diri dari segala sesuatu yang berbau syubhat agar tetap terjaga keilmuan dan kepribadiannya. Guru juga harus mampu memerankan diri sebagai seorang pemimpin dan pembimbing dalam proses pembelajaran.

Guru juga harus memiliki sikap tegas dan terhormat, ia bukan sekedar gudang teori, tetapi juga sosok yang ditiru dan diteladani. Guru harus memiliki sikap kebapakan. Seorang guru hendaknya menyayangi para muridnya sama dengan menyayangi anak-anaknya, dan memikirkan mereka sama seperti memikirkan anak-anaknya.

Dalam sebuah pembelajaran, hubungan guru dan murid sangat penting. Keduanya perlu membentuk lingkungan yang didasari dengan keharmonisan demi tercapainya tujuan pembelajaran dengan baik. Seorang murid harus mempunyai waktu yang cukup untuk mengambil manfaat pengetahuan dan sifat-sifat terpuji dari guru.

Pola hubungan atau relasi antara guru dan murid sebagaimana dianjurkan Az-Zarnuji adalah semacam ‘labolatorium’ pembelajaran akhlak untuk relasi yang lebih besar. Relasi ini dijiwai oleh sifat-sifat sufi seperti tawadhu’, sabar, ikhlas, penuh pengertian, dan saling menghormati. Dengan demikian, harus ada hubungan ruhiyah yang baik antara guru dan murid, yaitu seperti hubungan bapak dan anak.

Jika seorang guru ingin berperan sebagai seorang bapak dalam pembelajaran, maka ia harus mempunyai sifat sempurna seperti bapak di dalam keadilan, kesabaran, mencintai, lemah lembut dalam memberikan peringatan, dan semuanya itu dilakukan untuk membentuk hubungan yang baik. []

Tags: GontorGuruJiwa
Share409Tweet256Send
Previous Post

Turki Tembak Jatuh Drone Dekat Suriah

Next Post

Peran Guru dalam Proses Pendidikan

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

Edukasi Kurban SIT Insantama Leuwiliang: Guru Jelaskan Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban yang Sah Menurut Syariat

29 May 2026
Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

Siswa SMPIT Insantama Leuwiliang Presentasikan Hasil Scientific Journey ke SEAMEO BIOTROP

29 May 2026
Mendidik Manusia, Bukan Mesin

Mendidik Manusia, Bukan Mesin

28 May 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

Siswa SDIT Insantama Leuwiliang Belajar Makna Pengurbanan Sambil Mengenal Organ Hewan Kurban

29 May 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

0
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

0
Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

Mengenal Gareth Morgan di Balik Metafora Organisme Pesantren

0
Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

Sakinah Finance, AirNav Indonesia, dan BPJPH Berdayakan 100 Penyandang Disabilitas melalui Literasi Keuangan Syariah, Pelatihan Bisnis, dan Qurban Inklusif

0
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

0
Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

Dari Sedekah Konsumen Alfamart, BAZNAS RI Distribusikan Paket Daging Kurban Hingga ke Desa Terpencil

1 June 2026
Struktur dan Kultur

Struktur dan Kultur

1 June 2026
BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

BAZNAS Salurkan 1.240 Kambing Dam Jemaah Haji 2026 untuk Mustahik di Berbagai Provinsi

1 June 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

BAZNAS RI Salurkan Daging Kurban bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Jurangmangu

31 May 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result