pesanan-majalah-edisi-khusus
30 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 8 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Laput

Jiwa Guru Penentu Pendidikan

Oleh Fathurroji

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
1 October 2019
in Laput
0
Jiwa Guru Penentu Pendidikan

foto: gontor.ac.id

Guru menjadi ujung tombak masa depan bangsa. Guru memiliki peran signifikan dalam keberhasilan sebuah pendidikan. Guru yang tidak berkualitas akan melahirkan anak didik yang lemah. Sebaliknya, guru yang penuh dedikasi akan melahirkan anak didik yang berkualitas.

Pimpinan Pondok Modern Gontor KH Abdullah Syukri Zarkasyi dalam sebuah pidatonya menegaskan, seorang guru harus menguasai pelajaran yang diajarkan. Tidak cukup dengan pelajaran, ia juga harus memahami metode yang tepat untuk mengajar. Berikutnya seorang guru harus memiliki keterampilan mengajar yang baik.

“Akan tetapi, ketiganya tidaklah cukup di Gontor. Ada faktor lain yang mana menjadi fondasi kesemuanya itu yaitu jiwa guru,” tegasnya.

Ada sebuah adagium yang kerap terdengar di lingkungan Pondok Modern Gontor bahwa metode lebih penting daripada pelajaran, pengajar lebih penting daripada metode, akan tetapi, di balik itu semua, ruh guru lebih penting daripada guru itu sendiri.

BACA JUGA

Jejak Pengusaha Alumni Gontor: Dari Dunia Usaha ke Pendidikan

Menghidupkan Kembali Budaya Baca

Guru Berperan Menanamkan Adab

Menjaga Fitrah dan Istiqamah Pasca-Ramadhan

Perintah Menjaga Lingkungan Hidup

“Guru adalah pengemban amanat, seorang agent of change. Alangkah dahsyatnya peran seorang guru,” tuturnya.

Kiai Syukri menjelaskan, cara membangun jiwa dengan meningkatkan kedekatan kita kepada Allah. Dengan melakukan amalan-amalan wajib, ditambah dan disempurnakan dengan amalan-amalan sunnah. “Bayangkan jika kita mengajar dengan ‘jiwa’. Niat kita ikhlas dalam mengajar, membimbing dan mendidik murid, ikhlas dalam menasihati, disiplin ketika mengajar, berakhlak baik kepada murid, mendoakan mereka di setiap selesai shalat kita atau bahkan mendoakan mereka di sepertiga malam-malam kita. Ilmu dan nasihat-nasihat yang kita berikan terpancar murni dari relung jiwa,” ungkapnya.

Dr Adian Husaini dalam sebuah artikelnya yang berjudul “Menjadi Guru Beradab” menegaskan, guru dalam pandangan Islam adalah mu’allim dan mu’addib. Jadi, guru harus memiliki ilmu dan adab.

“Ilmu penting karena ilmu inilah yang akan diajarkan ke murid, sedangkan adab merupakan perhiasan ilmu. Ilmu dan adab tidak boleh dipisahkan. Ilmu dan adab harus ada dalam diri seorang guru,” tulisnya.

Adian menambahkan, definisi guru sebagai mu’allim dan mu’addib, walaupun sudah jamak diketahui, perlu terus-menerus diingatkan. Kadang-kadang guru lupa dengan tugasnya sebagai guru. Guru hanya merasa sebagai pengajar semata; masuk kelas, menyajikan materi pelajaran, menguji murid, dan seterusnya. Guru tidak merasa bertanggung jawab sepenuhnya terhadap perbaikan akhlak dan adab murid.

Guru bukan “tukang ngajar”, begitu istilah Adian. Tugas guru bukan tugas tukang. Tukang hanya menyelesaikan pekerjaan fisik. Ketika pekerjaan fisik selesai, tukang tidak bertanggung jawab terhadap ruh pekerjaannya, sebab yang tukang kerjakan memang benda mati yang tidak berubah. Murid tidak demikian. Murid adalah manusia yang memiliki fisik dan jiwa.

Guru tidak hanya bertanggung jawab berbagi ilmu kepada murid tetapi juga bertanggung jawab memperbaiki jiwa murid. Di sinilah peran guru sebagai penanam adab.

Sebagai agen penanam adab, guru perlu lebih dulu berbenah daripada murid. Sebuah mahfuzhat berbunyi, “ath thariqah ahamu minal madah, wal ustaadzu ahammu min ath-thariqah, wa ruuhul ustadz ahammu min al ustadz. (metode pelajaran lebih penting dari pelajaran, guru lebih penting dari metode, dan ruh guru lebih penting dari guru itu sendiri)”.

Ungkapan ini menunjukkan, perbaikan dunia pendidikan secara keseluruhan harus dimulai dari perbaikan jiwa guru. Jiwa atau ruh gurulah yang perlu lebih dahulu dibenahi sebelum gedung-gedung, buku-buku pelajaran, dan berbagai strategi pendidikan dan pembelajaran.

Gedung, buku, dan strategi pembelajaran penting, tetapi yang lebih penting dari itu semua adalah jiwa guru sebab guru merupakan ujung tombak pendidikan sedang guru itu sendiri sangat bergantung kepada jiwanya.

Selain dituntut memiliki pola pikir yang benar, guru juga dituntut memiliki amaliah yang dapat diteladani. Dalam kitab Taisirul Khallaq fii ‘Ilmil Akhlaq, Hafizh Hasan Mas’udi menekankan bahwa guru merupakan dalilu tilmidzi (panutan/tuntunan murid). Sebagai dalil murid, guru harus benar agar murid tidak salah.

Pentingnya Adab

Kitab Taisirul Khallaq fii ‘Ilmil Akhlaq merupakan kitab tipis yang disiapkan untuk santri-santri diniyah. Uniknya meskipun kitab ini ditujukan kepada anak-anak diniyah, bab adabul mu’allim (adab guru) diletakkan paling depan setelah bab taqwa sebagai tujuan berakhlak.

Ini menunjukkan bahwa guru harus beradab terlebih dahulu agar dapat membimbing dan menjadi panutan bagi murid-muridnya.

Menurut Adian , hilangnya adab (the loss of adab) dalam proses pendidikan adalah bencana bagi peradaban Islam. Sebab adab menjadi pilar pokok dalam mengurai berbagai persoalan di tubuh umat. Dengan adab, manusia bisa menyadari posisinya di hadapan Sang Khaliq sebagai seorang hamba. Sebagaimana dengan mengedepankan adab, manusia juga mampu saling menghormati sesamanya.

“Kurang apa keluasan ilmu Imam al-Bukhari dan Muslim serta para ulama hadis, tapi mereka tetap saja menaruh hormat yang tinggi kepada Imam Asy-Syafi’i dan ulama madzhab lainnya,” terang Adian.

Pemikiran Syaikh Burhanuddin al-Zarnuji tentang konsep guru ideal dalam kitab Ta’lim Muta’allim diungkapkan bahwa guru hendaklah ikhlas dalam melaksanakan tugas, keikhlasan seorang guru dalam melaksanakan tugasnya merupakan sarana yang paling ampuh untuk kesuksesan peserta didiknya dalam proses belajar.

Guru harus memiliki sifat zuhud dalam mengajar karena mencari ridho Allah, begitu juga suci badan dan anggota tubuhnya selalu terjaga dari perbuatan dosa, suci jiwanya dengan membebaskan diri dari perilaku sombong, riya, dengki, permusuhan, dan sifat tercela lainnya.

Seorang guru juga harus memiliki sifat Wara’ yaitu menjaga harga diri dari segala sesuatu yang berbau syubhat agar tetap terjaga keilmuan dan kepribadiannya. Guru juga harus mampu memerankan diri sebagai seorang pemimpin dan pembimbing dalam proses pembelajaran.

Guru juga harus memiliki sikap tegas dan terhormat, ia bukan sekedar gudang teori, tetapi juga sosok yang ditiru dan diteladani. Guru harus memiliki sikap kebapakan. Seorang guru hendaknya menyayangi para muridnya sama dengan menyayangi anak-anaknya, dan memikirkan mereka sama seperti memikirkan anak-anaknya.

Dalam sebuah pembelajaran, hubungan guru dan murid sangat penting. Keduanya perlu membentuk lingkungan yang didasari dengan keharmonisan demi tercapainya tujuan pembelajaran dengan baik. Seorang murid harus mempunyai waktu yang cukup untuk mengambil manfaat pengetahuan dan sifat-sifat terpuji dari guru.

Pola hubungan atau relasi antara guru dan murid sebagaimana dianjurkan Az-Zarnuji adalah semacam ‘labolatorium’ pembelajaran akhlak untuk relasi yang lebih besar. Relasi ini dijiwai oleh sifat-sifat sufi seperti tawadhu’, sabar, ikhlas, penuh pengertian, dan saling menghormati. Dengan demikian, harus ada hubungan ruhiyah yang baik antara guru dan murid, yaitu seperti hubungan bapak dan anak.

Jika seorang guru ingin berperan sebagai seorang bapak dalam pembelajaran, maka ia harus mempunyai sifat sempurna seperti bapak di dalam keadilan, kesabaran, mencintai, lemah lembut dalam memberikan peringatan, dan semuanya itu dilakukan untuk membentuk hubungan yang baik. []

Tags: GontorGuruJiwa
Share414Tweet259Send
Previous Post

Turki Tembak Jatuh Drone Dekat Suriah

Next Post

Peran Guru dalam Proses Pendidikan

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak: Dari Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri untuk Mewujudkan Indonesia Emas yang Berkeadaban 2045

2 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

0
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

0
Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

0
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

0
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

0
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

6 September 2026
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

6 September 2026
Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

Kiai Fatwa: Pendidikan Holistik Darul Amanah Lewat Prestasi Nasional dan Sudah Berkarir di Berbagai Sektor

6 September 2026
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

6 September 2026
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result