Yogyakarta, Gontornews– “ Menyatukan Bangsa dengan Kepedulian” tema yang diangkat dalam acara pertemuan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan Komando Resor Militer (Korem) 072/Pamungkas, dalam rangka merespons dampak konflik kemanusiaan di Wamena, Papua serta pemulihan pascabencana gempa Ambon.
Pertemuan ini juga bertujuan untuk menguatkan kolaborasi kemanusiaan dalam menangani berbagai konflik sosial dan bencana yang dihadapi bangsa. ACT mengajak seluruh masyarakat untuk peduli terhadap korban bencana alam maupun konflik sosial yang sedang terjadi di Indonesia.
“Ketika ada bencana alam yang melanda, kita bisa hadir dan memosisikan diri menjadi relawan untuk turut memberi bantuan, atau setidak-tidaknya kepedulian kita berupa kedermawanan dapat membantu meringankan duka saudara sebangsa,” terang Kepala Cabang ACT DIY Bagus Suryanto dilansir dari laman act.id, Jumat (11/10).
Sementara itu Ronang Sasiarto selaku Pasi Binkomsos Korem 072/Pamungkas berharap masyarakat selalu menjaga keutuhan bangsa.
Menurut Ronang, kesatuan dan persatuan amat penting di tengah ancaman yang bisa datang bukan hanya dari ranah militer tetapi juga nirmiliter seperti perang proksi. Ia pun yakin, persatuan dan kesatuan bangsa dapat dipupuk melalui dunia kemanusiaan.
“Kita bisa melakukan yang terbaik untuk bangsa ini, sesuai tugas kita masing-masing, jangan sampai ketika kita mendapat seruan kemanusiaan masih pikir-pikir,” ujarnya.
Bagus pun menerangkan, ACT sebagai lembaga kemanusiaan seringkali berkolaborasi dengan TNI dalam menanggulangi dampak bencana, mulai dari pemberangkatan Kapal Kemanusiaan Lombok, Kapal Kemanusiaan Palu, hingga yang terbaru adalah evakuasi pengungsi Wamena. [Hafidh]






















