Mamuju, Gontornews — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengakui, saat ini masih banyak produk kosmetik yang tidak melalui proses pemeriksaan yang baik oleh BPOM.
Kepala BPOM Sulawesi Barat, Netty Nurmuliawaty saat melakukan kampanye cerdas menggunakan kosmetik untuk generasi milenial di Kabupaten Mamuju menyampaikan, produk kosmetik yang tidak melalui proses pemeriksaan BPOM dikhawatirkan akan berdampak tidak baik bagi kesehatan.
“Hal itu akan sangat merugikan masyarakat,” tegasnya dikutip Antara.
Menurutnya, jika kosmetik yang digunakan aman, bermutu dan legal, hal itu mungkin tidak terlalu dikhawatirkan. Akan tetapi sebaliknya, jika kosmetik yang digunakan justru mengandung bahan berbahaya, tentu hal tersebut akan menimbulkan kerusakan pada kesehatan.
Sementara itu, Wagub Sulbar, Enny Anggraeni Anwar mengatakan adanya kegiatan kampanye cerdas tentunya akan mempermudah kaum milenial memahami cara menggunakan kosmetik yang baik dan benar.
Enny mengatakan, karena merupakan komoditas yang digunakan hampir semua kalangan, usia dan jenis kelamin maka permintaan produk kosmetik semakin meningkat.
Hal itulah yang menurut Enny dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha kosmetik, untuk menghadirkan segala jenis kosmetik. Secara gencar juga mempromosikan produk mereka melalui media online dan sebagainya.
“Perkembangan zaman yang semakin maju menyebabkan banyaknya peredararan kosmetik yang ilegal yang sulit dibendung,” jelasnya.[Devi Lusianawati]
Sumber foto: alenia.ID























