Jakarta, Gontornews — Jakarta sejak dulu telah memiliki pemukiman Muslim di kawasan Pekojan. Salah satu buktinya berupa masjid tua yang ditinggalkan orang-orang Moor (Muslim dari pesisir Koromandel, India) bernama Masjid Al-Anshor.
Dilansir wikipedia.com, Masjid Al-Anshor di Pekojan adalah masjid tertua yang masih ada di DKI Jakarta. Telah tercatat keberadaannya sejak tahun 1648 dan masjid ini merupakan peninggalan warga Moor di Jakarta. Belakangan, orang-orang Arab dari Hadramaut juga turut berdatangan menghuni kampung ini.
Meski sudah melewati rentang waktu berabad-abad, namun masjid tersebut tetap terpelihara dan difungsikan sebagai tempat ibadah bagi kaum Muslimin. Masjid tua ini juga sekaligus menjadi saksi bisu perkembangan Islam di Batavia.
Dikutip bujangmasjid.bogspot.com, Masjid Al-Anshar berlokasi di Jalan Pengukiran IV, RT 006, RW 004, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Indonesia. Masjid ini dibangun pada tahun 1684M atau kurang dari 30 tahun setelah Belanda membumihanguskan Jayakarta dan mendirikan Batavia.
Dengan begitu, Masjid Al-Anshor merupakan masjid tertua di kawasan Pekojan. Karena masjid ini lebih tua dari beberapa masjid bersejarah lain di sekitar Pekojan, seperti Masjid Jami’ Annawier (1760) dan Masjid Langgar Tinggi (1829), Masjid Azzawiyah (1812), dan Masjid Raudah (1905).
Kondisi Masjid Terkini
Semakin padatnya pemukiman di Jakarta, menjadikan posisi Masjid Al-Anshor semakin terhimpit oleh bangunan di sekitarnya. Alhasil, sebagai salah satu situs bersejarah di Jakarta, kondisi ini cukup memprihatinkan karena akses jalan yang hanya berupa gang kecil bagi pejalan kaki saja.
Atas dasar perlindungan sejarah, masjid ini masih dipertahankan hingga sekarang. Hanya saja, perawatan dan renovasi, serta lokasi pemukiman yang kian padat, membuat masjid tak terlihat dari luar. Namun inilah masjid tertua di Jakarta dan harus tetap kita lestarikan bersama. [Edithya Miranti]





















