Depok, Gontornews — Kita tentu sudah familiar dengan beras ketan hitam dan berbagai macam olahan pangan yang berbahan dasar darinya. Beras ketan hitam berwarna hitam saat belum dimasak. Setelah dimasak warnanya menjadi keunguan.
Warna hitam pada ketan hitam adalah pertanda bahwa bahan pangan ini mengandung antosianin dalam jumlah yang melimpah. Antosianin merupakan pigmen antioksidan yang juga ditemukan pada terong dan bluberi.
Dilansir alodokter.com, berbagai manfaat ketan hitam bagi kesehatan diantaranya adalah: Pertama, menunjang daya tahan tubuh. Salah satu manfaat ketan hitam yakni efeknya dalam membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh manusia.
Bahkan, menurut riset sebuah universitas, ketan hitam memiliki kemampuan lebih baik dibandingkan beras merah untuk hal ini. Kemampuan ketan hitam tersebut mungkin saja terkait dengan tingginya vitamin E di dalamnya.
Selain memperkuat sistem kekebalan tubuh, vitamin E juga melindungi sel dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Hal ini juga mungkin terkait dengan tingginya kandungan antosianin dalam ketan hitam. Bahkan, kandungan antosianin yang merupakan antioksidan ini, lebih tinggi dalam ketan hitam dibandingkan dalam bluberi.
Kedua, melawan kanker dan penyakit jantung. Terkait manfaat tersebut, seorang ahli mengatakan, kandungan antosianin pada ketan hitam yang berperan penting. Antioksidan diprediksi berperan dalam mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL. Sehingga turut berkontribusi dalam upaya melawan penyakit jantung. Selain itu, antioksidan juga memiliki sifat antiradang dan antikanker.
Ketiga, menjaga kesehatan pencernaan. Ketan hitam termasuk ke dalam gandum utuh, sehingga kandungan seratnya cukup tinggi. Serat sangat penting dalam menjaga kesehatan usus.
Serat juga dapat membantu menurunkan berat badan, tekanan darah, dan kolesterol. Menurut penelitian, beras ketan hitam juga memiliki efek probiotik yang baik untuk kesehatan saluran pencernaan.
Selain beberapa keutamaan di atas, beras ketan hitam juga digadang-gadang mampu mencegah anemia, membentuk sel dan jaringan tubuh, serta pewarna alami makanan. [Edithya Miranti]






















