pesanan-baju-kaos
29 °c
Pecenongan
Tue
Wed
Monday, 2 November, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Teknologi

Awas, Penyalahgunaan Data Cyberspace

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
8 years ago
in Teknologi
0
Awas, Penyalahgunaan Data Cyberspace

Anda termasuk aktivis dunia cyberspace? Berhati-hatilh menyimpan dan share data pribadi di akun media sosial. Sedikitnya 87 juta data user Facebook telah diretas. Sementara Youtube, Google, Twitter, dan Reddit juga kini tidak aman. Maka, waspadalah!

 

Awal April, CEO Facebook Mark Zuckerberg menjadi sorotan media. Dia menjalani interogasi dalam dari anggota parlemen dan senator dalam Sidang Kongres Amerika Serikat. Pendiri medsos terkemukan itu dimintai pertanggungjawabannya atas kasus kebocoran data jutaan pengguna Facebook.

Sebelumnya, ada dugaan sekitar 87 juta data akuna Facebook di dunia diambil dan diolah oleh Cambridge Analytica, perusahaan pengolah data yang disebut-sebut ada di balik suksesnya Donald Trump dalam Pilpres AS dan kampanye Bexit di Inggris Raya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.096.666 pengguna di antaranya adalah netizen Indonesia.

BACA JUGA

Transformasi Digital Pesantren: Menjawab Tantangan Manajemen Pendidikan di Era Modern

CSED-INDEF dan Mitra Akademik Dorong Transformasi Ekosistem Qurban Nasional

Mobil Jimny 5 Pintu, Klasik Sentuhan Modern. Cocok Buat Keluarga

Milad ke-41, Pondok Pesantren Assalaam Sukoharjo Luncurkan Smart Electric Car

ITS Luncurkan Struktur Rumah Tahan Gempa dari Limbah Debu

Akibatnya, CEO Facebook menjadi pesakitan Kongres AS selama dua hari berturut-turut. Secara terpisah, Facebook juga diprotes negara lain, termasuk Indonesia dan Filipina.

Dalam sidang Kongres AS, Mark Zuckerberg berusaha menyakinkan bahwa kebocoran itu bukan kesengajaan. Bukan juga akibat kelalain perusahaannya. Setiap pemilik akun disebutnya punya kontrol penuh atas data pribadinya.



 

Meski begitu, pendiri Facebook ini secara terbuka meminta maaf  atas tindakan yang dilakukan perusahaannya dalam mengatasi kemarahan warganet dan pihak-pihak terkait lainnya.

Alih-alih meyakinkan Kongres, Mark Zuckerberg mengemukakakn mereka juga melacak penggunaan internet orang-orang yang tidak memiliki akun Facebook. “Facebook melacak non-pengguna demi alasan keamanan,” ucapnya menjawab menjawab pertanyaan lesgislator  Ben Lujan.

Facebook kemudian mendapat protes karena praktik tersebut. Beberapa anggota lain meminta perusahaan tersebut mencari cara untuk memberi tahu non-pengguna mengenai informasi apa saja yang diketahui Facebook.

Lujan meminta Facebook memberi informai tambahan untuk hal tersebut, namun, Zuckerberg tidak menjawab. Reuters (13/4) menuliskan Facebook menyatakan tidak berencana membuat alat seperti itu.

Praktik ini menambah deretan protes kepada Facebook, Zuckerberg dituduh tidak berbuat banyak untuk melindungi data pengguna. “Tidak jelas apa yang dilakukan Facebook dengan informasi tersebut,” kata Chris Calabrese dari Center for Democracy & Technology, lembaga advokasi dari Washington.
Facebook mendapatkan data non-pengguna dari warganet saat mereka mengunggah alamat email teman. Data non-pengguna juga dapat berasal dari “cookies”, berkas kecil yang disimpan dalam browser dan digunakan Facebook dan yang lainnya untuk melacak orang di internet, terkadang untuk keperluan target iklan.

“Pengumpulan data seperti ini penting untuk bagaimana internet bekerja,” kata Facebook dalam keterangan tertulis kepada Reuters.

Ketika ditanya apakah ada opsi untuk mematikan fitur ini, Facebook menyatakan “Ada hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk membatasi pengunaan informasi untuk iklan, misalnya menggunakan peramban atau perangkat untuk menghapus cookies. Ini akan berlaku untuk layanan di luar Facebook karena, seperti yang sudah disebutkan, ini adalah standard bagaimana internet bekerja”.

Facebook berjanji akan memasang cookies ke non-pengguna jika mereka mengunjungi situs yang memiliki tombol “like” atau “share”. Data tersebut dapat digunakan untuk membuat analisis, termasuk mengenai traffic sebuah situs. Tetapi, Facebook menyatakan tidak menggunakan data untuk iklan. Mereka hanya mengundang orang untuk membuat Facebook.

 

Sumber Kebocoran Lain

Menurut analis IT dunia, facebook bukan satu-satunya sumber penyalahgunaan data netizen. “Saya rasa dua perusahaan berikutnya yang harus ada di kursi panas adalah YouTube, divisi Google, dan yang satu lagi antara Twitter atau Reddit,” kata CTO Brainlink International, Raj Goel, dilansir dari FOX Bussiness.

Spesialis keamanan siber itui menyatakan Google juga melakukan penambangan data dan profil persis seperti yang Facebook lakukan. “YouTube sangat sangat aktif digunakan oleh kampanye bermuatan disinformasi, politik maupun penipu,” jelas Goel.

Goel juga menilai Twitter sama seperti Facebook dan Google, namun, Twitter tidak melakukan cukup aksi memerangi disinformasi karena khawatir akan kehilangan aset utamanya, yakni akun pengguna.
Terhadap sidang Zuckerberg, Goel memberi nilai B minus atas penampilannya selama dua hari, dan D minus untuk kejujuran dan transparansi. “Dia berbohong dengan baik. Dia berulang kali menyatakan, pengguna memiliki kontrol terhadap informasi,’’ tegasnya.

 

Mark Zuckerberg Tertekan

Joe Navarro, mantan agen FBI dan penulis buku bahasa tubuh, tergelitik menganalisis CEO Faceboook Mark Zuckerberg selama sidang di Kongres AS.Dalam opininya di laman Fortune, Navarro melihat dibalik pembawaannya yang tenang dan lancar dalam menjawab setiap pertanyaan, Zuckerberg tampak menyembunyikan sesuatu selama sidang dua hari itu.

“Sepintas, Zuckerberg berlaku seperti orang tenang, memanggil anggota dengan sebutan ‘senator’. Dia berusaha sabar menghadapi pertanyaan yang kadang tidak masuk akal dan sudah ditanyakan berulang kali,” kata Navarro.

Menurut Nacarro, Zuckerberg memang ahli di bidangnya, internet. Namun, dia bukan orang yang ahli berbicara di depan umum. Dia menunjukkan sejumlah gejala psikologis tidak nyaman.

Saat pertama kali duduk di ruang sidang, Zuckerberg terlihat kaku dan ragu untuk melihat ke sekelilingnya. Setelah itu, dia meneguk minumannya perlahan dan sesekali sulit menelannya, tanda sedang berada di bawah tekanan.

“Zuckerberg beberapa kali menekan bibirnya, tanda stres. Orang-orang yang bersaksi di hadapan Kongres sering menekan bibirnya berulang kali,” kata Navarro.

Tanda-tanda ketidaknyamanan Zuckerberg tampak saat berusaha keras menjawab setiap pertanyaan. Navarro menilai para pemimpin biasanya menggunakan gerakan tangan untuk menekankan sesuatu. Zuckerberg menempuh cara lain, dia menggunakan suara untuk menekankan maksudnya. “Inikesalahan. Gerakan lebih kuat daripada suara, jika digunakan dengan baik,” tambahnya.

 

Protes Indonesia dan Filipina

 

Facebook diguncang skandal manipulasi data oleh Cambridge Analytica. (Reuter

 

 

 

Pihak Indonesia dan Filipina telah memprotes Facebook. Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia telah meminta penjelasan Facebook mengenai bentuk informasi dan cara pemberitahuan penyalahgunaan data pengguna.

Sejauh ini Facebook pun belum memberikan notifikasi kepada Kominfo mengenai potensi-potensi penyalahgunaan data pribadi yang berasal dari platform aplikasi pihak ketiga. Selain itu, Kominfo membutuhkan penjelasan mengenai struktur tanggung jawab di Facebook ketika terjadi penyalahgunaan data.

Kepala Perlindungan Data dari Facebook Irlandia melalui surat elektronik menyampaikan penjelasan langkah yang telah diambil, antara lain melakukan audit terhadap kebocoran data pribadi dari penggunanya.

Namun, hasil audit tersebut belum disampaikan secara lengkap dan rinci kepada Kementerian Kominfo. Facebook memberikan rincian informasi mengenai akses pihak ketiga terhadap data pengguna dalam aplikasi Cambridge Analytica.

Sementara itu, Pemerintah Filipina sedang menyelidiki pelanggaran data warganya yang menggunakan Facebook. Komisi Privasi Nasional Manila menyurati Mark Zuckerberg dan meminta Facebook menyerahkan dokumen badan pemerintah yang akan menerangkan ruang lingkup dan dampak kebocoran pada data pribadi pengguna di Filipina.

Sanggahan Cambridge Analytica

Amerika Serikat dan Inggris geger oleh skandal media sosial yang pertama kali disiarkan oleh The Telegraph dan New York Times mengenai dugaan pemanfaatan profil puluhan juta pengguna Facebook oleh sebuah perusahaan yang disewa oleh tim kampanye Donald Trump sewaktu Pemilihan Presiden 2016. Nama perusahaan itu adalah Cambridge Analytica. (Reuters)

 

Sementara itu, Cambridge Analytica (GA),  Senin (9/4), mengeluarkan sanggahan  mengenai tuduhan kebocoran data 87 akun Facebook yang dialamatkan kepada mereka. Ada 10 bantahan dikemukakan oleh Pelaksana Tugas Pimpinan CA, Alexander Tayler.
“Kami menyampaikan 10 poin untuk menjawab klaim yang beredar. Kami juga meluncurkan website CambridgeFacts.com, yang akan memberikan penjelasan mengenai hal tidak benar yang beredar di seputar perusahaan kami,” kata Tayler..
Menurutnya, CA tidak “meretas” Facebook. Sebuah perusahaan riset (GSR) memberikan data kepada kami secara legal melalui alat yang disediakan Facebook. Ratusan firma data menggunakan Facebook dengan cara yang sama. Jelasnya, CA tidak melakukan cara illegal, tidak juga melanggar regulasi FEC.
Pihak CA juga menyataan tidak menggunakan data GSR atau turunannya untuk kepentingan Donald Trump dalam Pemilu Presiden AS dan kampanye Brexit di Inggris.

[Dedi Junaedi]

Tags: CyberspaceDataPenyalahgunaan
Share25Tweet16Send
Previous Post

Satan 2: Andalan Putin Gertak AS

Next Post

Ebola Kembali Mewabah di Kongo

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

Filosofi Ayam Mengerami Telur: Warisan Istiqamah KH Jamhari Abdul Jalal

29 October 2026
Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

Mengenang KH Jamhari Abdul Jalal, Kiai yang Mengajarkan Arti Pengabdian di Luar Pesantren

29 October 2026
Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

Perkuat Branding & Promosi Kampus, UNIDA Gontor Gandeng Primago Consulting Depok

30 October 2026
UNIDA Gontor Selenggarakan Pelatihan Sinematografi

UNIDA Gontor Selenggarakan Pelatihan Sinematografi

29 October 2026
Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

Peluncuran Rumah Qur’an Magnet Rezeki: Target Bebaskan Indonesia dari Buta Huruf Al-Qur’an

28 October 2026
Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

0
IQT UNIDA Gontor Kunjungi IIQ Jakarta

IQT UNIDA Gontor Kunjungi IIQ Jakarta

0
IQT UNIDA Gontor Pelajari Metodologi Riset Sosial di BRIN

IQT UNIDA Gontor Pelajari Metodologi Riset Sosial di BRIN

0
UNIDA Gontor Ikut Serta Forum MU’TAMAD 2026 di Lirboyo Kediri

UNIDA Gontor Ikut Serta Forum MU’TAMAD 2026 di Lirboyo Kediri

0
IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

0
IQT UNIDA Gontor Kunjungi IIQ Jakarta

IQT UNIDA Gontor Kunjungi IIQ Jakarta

1 November 2026
UNIDA Gontor Ikut Serta Forum MU’TAMAD 2026 di Lirboyo Kediri

UNIDA Gontor Ikut Serta Forum MU’TAMAD 2026 di Lirboyo Kediri

1 November 2026
IQT UNIDA Gontor Pelajari Metodologi Riset Sosial di BRIN

IQT UNIDA Gontor Pelajari Metodologi Riset Sosial di BRIN

1 November 2026
Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

Santriwati Darul Muttaqin Parung Bogor Kunjungi Majalah Gontor

1 November 2026
IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

IAEI Turkiye Sukses Gelar Forum Ekonomi Islam Dunia 2026

1 November 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alhamdulillah, Pre-Order dibuka lagi, kini tersedia Crewneck Sweatshirt. Tersedia saat ini Warna :

1. Black
2. Navy
3. Maroon
4. Army
5. Light Pink

Silahkan di pesan melalui link :
https://tinyurl.com/pesan-baju/

atau bisa lihat link di profile

#majalahgontor
#gontornews
  • Bazar Buku. Silahkan japri untuk pemesanan via instagram hari ini.
  • Buku ini ditulis untuk kamu yang sedang atau pernah menjalani kehidupan di pesantren. Pesan sekarang atau kunjungi stan Majalah Gontor di ESPECTO BAZAR.
  • ESPECTOR BAZAR AL HASSAN BEKASI 24 - 25 OKTOBER 2026.  DAPATAKAN DISKON 15% BAGI PEMESAN BUKU INI VIA INSTAGRAM. 
BELUM TERMASUK ONGKIR. 
UNTUK PEMESANAN BISA JAPRI ADMIN.
  • Assalamu
  • Pre Order dibuka kembali hingga 25 Oktober 2026

Link pembelian bisa dilihat di bagian akhir gambar atau di profile.
atau bisa langsung ke link dibawah ini :
https://tinyurl.com/pesan-baju

#majalahgontor 
#gontornews
  • Telah terbit dan bisa dipesan
Majalah Gontor Edisi Oktober 2026
pemesanan bisa ke nomor :
081234160133

untuk edisi khusus 100 tahun gontor bisa dipesan melalui link dibawah ini
https://bit.ly/pesan-majalah

#majalahgontor 
#gontornews 
#pesanmajalah
  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.

#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025

Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan: 
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-

Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802

Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews 

#majalahgontor 
#majalahgontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Pondok Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result