Washington, Gontornews — Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) melaporkan peningkatan kasus baru COVID-19, Sabtu (18/4). Mereka melaporkan 29.002 kasus baru sementara angka kematian juga meningkat 2.394 kasus. Secara total, kasus COVID-19 di Amerika Serikat mencapai 690.714 kasus dengan 35.443 diantaranya meninggal dunia.
Dalam situs resminya, CDC mengabarkan bahwa informasi yang mereka rilis tidak mencerminkan keseluruhan kasus yang dilaporkan oleh masing-masing negara bagian. CDC menyebut Departemen Kesehatan di masing-masing negara bagian tengah melakukan pengujian dan akan melaporkan hasil pengujiannnya ke publik.
“Departemen Kesehatan negara bagian dan lokal sedang melakukan pengujian dan akan melaporkan kasus tersebut secara publik,” ungkap pernyataan resmi cdc.gov
“Dalam hal terjadi ketidaksesuaian data antara kasus CDC dan kasus yang dilaporkan oleh negara dan pejabat kesehatan masyarakat setempat, maka data yang dilaporkan oleh negara bagian harus dianggap paling mutakhir,” imbuh pernyataan tersebut.
Sementara itu, CDC dalam laporannya juga mengklasifikasikan angka kematian berdasarkan angka kematian pasien positif COVID-19 atau diduga akibat COVID-19.
CDC berdalih kasus kematian yang terkonfirmasi harus disertai hasil laboratorium pengujian COVID-19. Sementara dugaan kasus kematian akibat COVID-19 harus memenuhi: 1) kriteria klinis dan bukti epidemologis tanpa uji laboratorium. 2) memenuhi bukti laboratorium dugaan dan kriteria klinis atau bukti epidemologis; atau 3) memenuhi kriteria catatan vital tanpa uji laboratorium.
“Pemberitahuan kasus diterima oleh CDC dari yurisdiksi kesehatan masyarakat Amerika Serikat dan Sistem National Notifiable Disease Surveillance System (NNDSS),” tutup CDC. [Mohamad Deny Irawan]






















