pesanan-majalah-edisi-khusus
27 °c
Pecenongan
Thu
Fri
Thursday, 20 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Elite Intelektual dan Masa Depan Bangsa: Refleksi atas Taklimat Presiden

Oleh Prof Dr Nur Hadi Ihsan, MIRKH, Guru Besar Ilmu Tasawuf Universitas Darussalam Gontor

Rusdiono Mukri by Rusdiono Mukri
15 January 2026
in Kolom
0
Elite Intelektual dan Masa Depan Bangsa: Refleksi atas Taklimat Presiden

Foto: UNIDA Gontor

Taklimat Presiden Republik Indonesia kepada para guru besar dan pimpinan perguruan tinggi di Istana Negara pada hari ini, Kamis, 15 Januari 2026, bukan sekadar pidato seremonial, melainkan sebuah interpelasi moral dan intelektual kepada elite akademik bangsa. Di hadapan “the brains of the country”, Presiden tidak sedang memuji pencapaian gelar dan jabatan, melainkan menggugat fungsi, orientasi, dan kebermaknaan elite intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Antara Otak Bangsa dan Nurani Bangsa

Guru besar merupakan produk dari proses seleksi intelektual panjang: S1, S2, S3, hingga puncak akademik. Namun Presiden mengingatkan sebuah paradoks fundamental: kepandaian tidak otomatis melahirkan kebermanfaatan. Dalam perspektif filsafat pendidikan, ini kritik terhadap epistemic arrogance—ketika pengetahuan terpisah dari etika dan tanggung jawab sosial.

Ilmu yang kehilangan orientasi nilai dapat menjelma menjadi alat pembenaran ego, materialisme, bahkan pengkhianatan struktural terhadap bangsa. Di titik ini, Presiden sesungguhnya mengajak perguruan tinggi untuk kembali pada pertanyaan klasik namun mendasar: untuk apa ilmu dikembangkan, dan untuk siapa kecerdasan digunakan?

BACA JUGA

Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

Lima Agenda Konkret Bogor Kota Pelajar 2034

Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

Menjadikan Bogor sebagai Kota Pelajar

Wilayah Bogor Barat Butuh Keragaman Sarjana

Elitisme Intelektual vs Elitisme Moral

Presiden menegaskan bahwa nasib bangsa bergantung pada elitenya. Ini sejalan dengan teori klasik elite circulation (Pareto) dan leadership theory dalam ilmu politik. Namun Presiden melampaui analisis struktural: masalah utama bukan absennya elite, melainkan rendahnya kualitas moral elite.

Sejarah—yang menjadi rujukan reflektif Presiden—menunjukkan bahwa bangsa bangkit bukan karena kecanggihan teknologi semata, tetapi karena elitenya mampu berkolaborasi, jujur, tidak serakah, serta  memiliki nasionalisme dan patriotisme yang hidup. Perguruan tinggi, sebagai pabrik elite, tidak boleh hanya mencetak smart people, tetapi harus melahirkan wise people.

Kritik terhadap Statecraft Barat dan Kesadaran Epistemologis

Ketika Presiden berbicara tentang statecraft—seni mengelola negara—dan membedah tiga aliran besar (ideologi, ekonomi, realisme), ia sedang mengajak akademisi untuk bersikap kritis terhadap hegemoni teori Barat.

Pengakuan Presiden bahwa ia pernah terpesona oleh neoliberalisme merupakan refleksi epistemologis yang jujur. Teori Barat—demokrasi, HAM, dan pasar bebas—diajarkan sebagai norma universal, tetapi dalam praktiknya seringkali diabaikan ketika bertentangan dengan kepentingan survival nasional mereka. Di sini, Presiden menuntut kedaulatan berpikir akademik: jangan menjadi konsumen teori, tetapi produsen pemikiran kontekstual yang kritis terhadap asumsi global.

Bagi perguruan tinggi, ini panggilan untuk mengembangkan ilmu sosial dan kebijakan publik yang berakar pada realitas Indonesia, bukan sekadar reproduksi silabus global yang ahistoris dan ahumanistik.

Nilai Kemanusiaan dan Modal Sosial Bangsa

Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menyampaikan dua kisah personal yang tampak sederhana namun sarat makna peradaban.

Kisah pertama, pengalamannya saat belajar di Amerika Serikat. Ketika berkunjung ke rumah seorang teman Amerika, ia tiba saat keluarga itu sedang sarapan. Alih-alih diajak makan bersama, ia disuruh menunggu di kamar dengan diberi buku sambil ditemani minuman ringan, tanpa disertai jamuan makan. Pengalaman ini bukan sekadar cerita sosial, tetapi ilustrasi atas budaya individualisme yang mengedepankan privasi dan jarak sosial.

Kisah kedua justru menunjukkan nilai kemanusiaan lain yang tumbuh dari kesederhanaan. Presiden bercerita tentang Tharman Shanmugaratnam, yang sekarang menjadi Presiden Singapura, ketika masih muda berwisata backpacker ke Indonesia bersama istrinya. Pada suatu hari mereka tersesat di Sulawesi dan tanpa rencana bertemu dengan seorang anak kecil yang lalu mengajak mereka pulang ke rumahnya. Di rumah sederhana yang jauh dari kemewahan itu, keluarga tuan rumah—dengan menu makan yang sangat sederhana—justru menyambut dan mengajak kedua tamu asing makan bersama. Pengalaman itu membekas sangat dalam bagi Tharman, sebagai simbol keramahan dan kemurahan hati yang melampaui batas materi.

Dua kisah ini menegaskan satu pesan kunci: kekuatan bangsa Indonesia terletak pada modal sosial, etos kemanusiaan, dan solidaritas budaya, bukan semata pada kemajuan material atau kecanggihan institusi.

Namun nilai luhur ini terancam hilang ketika elite intelektual tercerabut dari realitas sosialnya. Kampus yang berubah menjadi ruang steril dan jauh dari denyut kehidupan rakyat cenderung melahirkan kebijakan dingin dan teknokratis. Di sinilah pentingnya engaged scholarship: keilmuan yang tidak hanya berbicara tentang masyarakat, tetapi hidup bersama masyarakat.

Korupsi Struktural dan Tanggung Jawab Akademik

Paparan Presiden tentang fenomena underinvoicing, capital outflow, dan birokrasi yang menjadi “negara di dalam negara” merupakan diagnosis keras terhadap patologi struktural negara. Ini bukan semata persoalan hukum, tetapi persoalan desain sistem, budaya birokrasi, dan pembiaran intelektual.

Ketika data disembunyikan, transparansi mati; ketika pejabat teknis kebal dari akuntabilitas politik, negara lumpuh. Di sinilah peran perguruan tinggi seharusnya hadir: sebagai kekuatan korektif, penyedia analisis kebijakan berbasis data, dan penjaga rasionalitas publik.

Guru Besar Sebagai Penjaga Akal Sehat Bangsa

Pernyataan Presiden tentang jenderal yang korup sebagai “kriminal” merupakan penegasan etika tanpa kompromi. Sikap ini menuntut resonansi dari dunia akademik. Guru besar tidak boleh netral terhadap ketidakadilan struktural. Netralitas dalam situasi timpang sering kali merupakan bentuk keberpihakan terselubung terhadap status quo.

Perguruan tinggi harus berani melahirkan intelektual publik, bukan hanya akademisi administratif. Ilmu harus menjadi cahaya yang mengganggu ketidakadilan, bukan nyaman sebagai alat legitimasi bagi kekuasaan tanpa kontrol.

Penutup: Dari Menara Gading ke Medan Pengabdian

Taklimat Presiden Prabowo sejatinya merupakan seruan untuk rekonstruksi peran elite intelektual. Bangsa ini tidak kekurangan orang pintar, tetapi kekurangan keberanian moral, kepedulian sosial, dan komitmen kebangsaan.

Guru besar dan pimpinan perguruan tinggi dipanggil untuk turun dari menara gading—bukan meninggalkan akademik, tetapi menghidupkannya di tengah persoalan nyata bangsa. Karena pada akhirnya, ilmu yang tidak membela kehidupan hanyalah kecerdasan yang sia-sia, dan elite yang tercerahkan yaitu mereka yang menjadikan pengetahuan sebagai jalan pengabdian. []

Jakarta, 15 Januari 2026

Tags: Elite IntelektualGuru BesarPresiden Prabowo Subianto
Share10Tweet6Send
Previous Post

Menuju Surga dengan Birrul Wālidayn

Next Post

One Day One Juz Salurkan Bantuan Tahap Satu ke Ribuan Korban Bencana Sumatera

Rusdiono Mukri

Rusdiono Mukri

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

Jumat yang Mengetuk Pintu Persaudaraan

16 August 2026
Ujian Tulis Awal Tahun Resmi Dimulai di Pondok Modern Al-Imtinan Putri Riau

Ujian Tulis Awal Tahun Resmi Dimulai di Pondok Modern Al-Imtinan Putri Riau

15 August 2026
Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

Jika Tujuh Kata Piagam Jakarta Tidak Dihapus: Tinjauan Filosofis, Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis terhadap Moralitas Bangsa dan Tata Kelola Negara

16 August 2026
Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

Pendekatan Astronomis Penentuan Awal Ramadhan

15 January 2026
Euforia Apel Tahunan Darel Azhar Rangkasbitung Sukses Tarik Antusiasme Ribuan Peserta

Euforia Apel Tahunan Darel Azhar Rangkasbitung Sukses Tarik Antusiasme Ribuan Peserta

15 August 2026
Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

0
Gontor 7 Kalianda Ajarkan Empat Sistem Pendukung Kehidupan Santri

Gontor 7 Kalianda Ajarkan Empat Sistem Pendukung Kehidupan Santri

0
Meski Berselimut Kabut, Santri Gontor Kampus 4 Banyuwangi Tetap Semangat Peringati HUT RI Ke-81

Meski Berselimut Kabut, Santri Gontor Kampus 4 Banyuwangi Tetap Semangat Peringati HUT RI Ke-81

0
Keluarga Besar Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Sukses Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-81

Keluarga Besar Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Sukses Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-81

0
Gontor Kampus 12 Riau Khidmat Jalani Upacara Bendera HUT RI Ke-81

Gontor Kampus 12 Riau Khidmat Jalani Upacara Bendera HUT RI Ke-81

0
Meski Berselimut Kabut, Santri Gontor Kampus 4 Banyuwangi Tetap Semangat Peringati HUT RI Ke-81

Meski Berselimut Kabut, Santri Gontor Kampus 4 Banyuwangi Tetap Semangat Peringati HUT RI Ke-81

20 August 2026
Gontor Kampus 12 Riau Khidmat Jalani Upacara Bendera HUT RI Ke-81

Gontor Kampus 12 Riau Khidmat Jalani Upacara Bendera HUT RI Ke-81

20 August 2026
Keluarga Besar Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Sukses Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-81

Keluarga Besar Gontor Putri Kampus 3 Karangbanyu Sukses Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke-81

20 August 2026
Gontor 7 Kalianda Ajarkan Empat Sistem Pendukung Kehidupan Santri

Gontor 7 Kalianda Ajarkan Empat Sistem Pendukung Kehidupan Santri

20 August 2026
Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

Alumni Gontor Raih ‘Doktor Mumtaz’ di IIU Islamabad

20 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
📖 Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
📖 Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
📖 September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan Anda🛒 Segera pesan sebelum kehabisan!
🔗 https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews
  • Silahkan daftar melalui link ini : https://tinyurl.com/iklan-magonatau link bisa lihat di profile
  • Batas Akhir 7 Agustus 2026
Link Pendaftaran ada di profile"Kesempatan boleh datang berkali-kali, tetapi momen 100 Tahun Gontor hanya terjadi sekali. Jangan hanya menjadi saksi sejarah. Jadilah bagian dari sejarah."
  • Sistim pendafaran otomatis akan tertutup pada tanggal 7 Agustus 2026.
  • Edisi Khusus Majalah Gontor dalam rangka 100 Tahun Gontor. Bulan Juli, Agustus dan September.
Link Pemesanan : Lihat di profile#majalahgontor #gontornews #edisikhsusumajalahgontor #100tahungontor #gontor #gontorputri
  • KHUSUS ALUMNI GONTOR 📣Perkenalkan usaha Anda.
Majalah Gontor Edisi Khusus September 2026 – Spesial 100 Tahun Gontor.✔️ Perkenalkan usaha Anda kepada ribuan keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.
✔️ Kontribusi Rp1.500.000.
✔️ Pendaftaran hingga 7 Agustus 2026 atau kuota terpenuhi.📝 https://tinyurl.com/iklan-magon📞 0877-8707-2412 | 0813-1510-6479

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result