10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
32 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 28 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Saintek Kesehatan

Fruktosa: Mengubah Gen, Memicu Penyakit

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
28 May 2016
in Kesehatan
0

Sudah banyak diketahui,  gula (pemanis) bukan pilihan sehat. Tetapi, apakah Anda tahu  menu fuktosa tinggi dapat merusak otak, melemahkan memori. dan mengurangi kemampuan nalar? Penelian terbaru  Universitas California menunjukkan, fruktosa dapat merusak ratusan gen otak.

Sederet penyakit — seperti diabetes, jantung, Alzheimer, depresi, dan hiperaktif — ternyata terkait dengan perubahan gen dalam otak. Penelitian terbaru para ahli di  Universitas California (UCLA) menemukan bahwa ratusan gen rusak akibat kelebihan fruktosa, gula sederhana yang sering ditambahkan dalam menu makanan ala Barat (Western diet).

Hasil riset tim UCLA secara lengkap dipublikasi EBioMedicine,  jurnal online yang dikelola secara bersama oleh Cell  dan The Lancet.  Hasil studi genomik menunjukkan ada sekitar 900 gen, yang biasa mengendalikan metabolism dan fungsi otak, berubah karakternya akibat konsumsi  fruktosa  dalam dosis dan waktu tertentu.

Sementara itu, hasil riset juga membawa kabar baik. Asam lemak omega-3 yang dikenal sebagai  docosahexaenoic acid (DHA) dapat memulihkan kerusakan atau  meminimalisir perubahan gen akibat kelebihan fruktosa.

BACA JUGA

Rumah Sehat BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Brebes

Rumbia, Buah Khas Aceh yang Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Mengenal Operasi LASIK dan Manfaatnya untuk Mata

Inilah 6 Kiat Cegah Mata dari Penyakit Katarak

WHO: Covid-19 Varian EG.5 Sangat Menular Tapi Tidak Berbahaya

“DHA tidak mengubah  satu atau dua gen. Asam lemak tak jenuh ini justru mendorong gen yang rusak karena pengaruh fruktosa bisa kembali ke pola normal. Ini mengagumkan,’’ kata Xia Yang, peneliti senior dan asisten professor biologi kedokteran UCLA. “Kita dapat menyimpulkan,  DHA punya efek luar biasa.”

Untuk menguji pengaruh  fruktosa dan DHA,  tim UCLA meneliti perilaku tikus-tikus percobaan setelah diberi menu pakan jagung selama enam pekan. Hewan-hewan percobaan  dibagi secara acak dalam tiga kelompok sampel.  Satu kelompok tikus diberi minuman fruktosa setara satu liter minuman soda per hari. Kelompok kedua diberi cairan fruktosa dengan diet kaya DHA. Dan, kelompok ketiga diberi minuman tanpa fruktosa dan DHA.

Setelah enam pekan, tikus-tikus dianalisis perilakunya. Kelompok tikus yang hanya diberi fuktosa punya kecepatan bergerak separuh dari kelompok tikus yang hanya minum air. Ini menunjukkan bahwa konsumsi fruktosa mengalami gangguan keseimbangan memory. Sementara tikus yang diberi fruktosa dan DHA menunjukkan kinerja setara dengan kelompok yang hanya diberi air. Ini menunjukkan bahwa DHA diduga kuat dapat mengeliminasi efek bahaya dari konsumsi fruktosa.

Riset lanjutan pada tikus percobaan menunjukkan perbedaan mencolok. Tikus-tikus penerima menu fruktosa tinggi memiliki kandungan glukosa darah yang lebih tinggi dibanding dua kelompok lainnya. Demikian juga kandungan trigliserida dan kadar insulinnya. Tingginya kadar gula darah, trigliserida dan insulin pada manusia terkit dengan gejala penyakit obesitas, diabetes dan banyak penyakit lain akibat lemak tinggi.

Tim riset UCLA menguji lebih dari  20.000 gen dalam otak tikus. Hasilnya, lebih dari 700 gen di  hypothalamus (pusat kendali metabolism utama otak) dan lebih dari 200 gen dalam hyppocampus (yang mengatur kapasitas memori dan kemampuan belajar)  teridentifikasi telah berubah karena pengaruh buruk fruktosa. Gen-gen yang teridentifikasi berubah itu pada manusia punya peran penting dalam mengatur fungsi metabolism, peradangan dan komunikasi sel. Gen-gen tersebut biasa terdapat pada munculnya penyakit seperti Parkinson, depresi, gangguan bipolar dan penyakit otak lainnya,  tambah Yang,  yang juga anggota  Institute for Quantitative and Computational Biosciences (IQCB) UCLA.

Masyarakat modern, seperti di AS dan Eropa, lazim  menambahkan  fruktosa dalam makannan dan minuman. Antara lain dalam bentuk sirup dan gula jagung, pemanis buatan cair yang murah dan terbuat  pati jagung, minuman kaleng, sirup, madu dan aneka desserts. Tahun 2014, Departemen Pertanian AS [USDA] memperkirakan  warga Amerika rata-rata mengkonsumsi  sekitar 27 pounds (setara 13,5 kg) sirop fruktosa. Fruktosa juga banyak ditemukan dalam makanan bayi dan buah-buahan.

Untungnya, keberadaan serat dalam buah dapat mengurangi serapan gula oleh tubuh. Selain itu, buah-buahan juga mengandung nutrisi sehat yang melindungi kesehatan otak dan tubuh,  jelas Xia Yang.

Journal of Cerebral Blood Flow and Metabolism menulis, Amerika dan Eropa termasuk negara paling suka makan-minum manis.  Setiap tahun, warga di kedua benua, mengkonsumsi gula sekitar 40 pounds (setara 18,24 kg)  per kapita. Akibat pola makan ini,  menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDCP) AS,  ada sedikitnya 5,3 juta warga mengidap gejala  traumatic brain injury (TBI).  Sekitar 1,7  juta di antaranya telah menjadi pesakitan. Dan  setiap tahun ada  52.000  warga Amerika meninggal akibat kelebihan konsumsi fruktosa.

Fruktosa adalah gula sederhana. Rumus kimianya sama dengan glukosa. Glukosa dan fruktosa hanya berbeda dalam  struktur ruang (isomer) nya.  Secara alami, fruktosa banyak terdapat dalam tebu dan jagung. Dalam jumlah aman, fruktosa ada dalam buah dan sayuran,

Sementara itu,  DHA ada dalam selaput sel-sel otak. Tetapi, jumlahnya tidak cukup banyak untuk membantu memulihkan penyakit generatif.  “Otak dan tubuh sangat sedikit dapat menghasilkan DHA secara alami; maka untuk mencapai kecukupan harus ditambahkan dari luar,” kata Fernando Gomez-Pinilla, seorang professor bedah syaraf dan biologi kedokteran , yang juga ikut dalam tim riset UCLA.

DHA menguatkan jaringan synapses otak dan meningkatkan kapasitas memori dan nalar. Nutrisi ini banyak terdapat dalam ikan salmon liar (bukan salmon hasil budidaya). Selain itu, dia juga terkandung dalam ikan, minyak ikan, kenari, biji rami, buah-buahan dan sayuran, kata Gomez-Pinilla, yang juga anggota Brain Injury Research Center UCLA.

Dari sekitar  900 gen yang telah teridentifikasi, para peneliti menemukan dua gen yang unik. Mereka menyebutnya sebagai  Bgn dan Fmod. Keduanya termasuk gen pertama yang terpengaruh oleh fruktosa.  “Sekali gen ini berubah, mereka juga menimbulkan efek lanjutan yang merusak ratusan gen lainnya,”  jelas Yang.

Keberadaan dua gen spesifik seperti Bgn dan Fmod  itulah yang berpotensi menjadi target penemuan obat-obatan baru untuk mengatasi penyakit-penyakit akibat kerusakan gen pada otak.

Riset tersebut tidak menyingkap  mekanisme rinci bagaimana fruktosa merusak gen-gen dalam otak.  Tetapi, para saintis menemukan gejala penambahan dan pengurangan senyawa biokimia tertentu pada sitosin. Sitosin adalah satu dari  empat basa nukleotida  penyusun DNA. Tiga lainnya adalah adenine, timin dan guanin. Modifikasi pada sitosin berdampak kritis karena berperan seperti skalar on- off   gen-gen otak.

Dipimpin Gomez-Pinilla, riset sebelumnya juga menemukan bahwa  fruktosa merusak komunikasi antar sel otak dan meningkatkan molekul-molekul racun di otak. Dalam jangka panjang, diet fruktosa tinggi mengurangi kemampuan otak untuk belajar dan mengingat informasi.

“Makanan seperti senyawa farmasi yang mempengaruhi otak,”  kata Gomez-Pinilla. Dia merekomendasi untuk menghindari minuman ringan soda bergula, mengurangi konsumsi desserts, makanan berlemak jenuh, dan menambah porsi makanan bergula rendah.

Meski DHA tampak menguntungkan, menurut Yang, itu bukan sediaan ajaib untuk mengobati penyakit. Riset lanjutan masih diperlukan untuk memastikan kemampuan efek recovery asam lemak tak jenuh itu pada kerusahan gen-gen manusia.

Penelitian lain dari National Institutes of Health  (NIH) dan Icahn School of Medicine  di Mount Sinai, New York, menunjukkan, defisiensi  asam lemak omega-3 menyebabkan otak  lebih cepat kehilangan memori dan kemampuan berpikir. Penelitian terhadap lebih 1500 pasien menunjukkan, otak orang dengan tingkat konsumsi omega-3 rendah cenderung mengecil dan menua lebih awal.

Sebaliknya, asupan Omega-3dapat menurunkan risiko mortalitas  akibat kardiovaskular dan stroke. Beberapa studi lain juga menunjukkan korelasi  negatif antara konsumsi omega-3 dengan risiko demensia, sekumpulan gejala gangguan memori, nalar dan gerak motorik pada manusia dewasa.

Jadi kesimpulannya, agar tetap sehat, kita perlu menambah konsumsi ikan dan mengurangi gula fruktosa. [Dedi Junaedi]

Tags: FruktosaKonsumsi TinggiMemicu PenyakitMengubah Gen
Share15Tweet9Send
Previous Post

Waspada, La Nina!

Next Post

Hari Ini, Ribuan Mayarakat Sujud Syukur 90 Tahun Gontor

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Ratusan Santriwati Unjuk Kepiawaian dalam Apel Tahunan Al-Imtinan Putri Riau

Ratusan Santriwati Unjuk Kepiawaian dalam Apel Tahunan Al-Imtinan Putri Riau

25 July 2026
Gali Potensi dan Karakter Santri Lewat Sidik Jari: Pesantren Darul Muttaqien Parung Gandeng Primagen Genetic Mapping Program

Gali Potensi dan Karakter Santri Lewat Sidik Jari: Pesantren Darul Muttaqien Parung Gandeng Primagen Genetic Mapping Program

25 July 2026
Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

19 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Gali Potensi dan Karakter Santri Lewat Sidik Jari: Pesantren Darul Muttaqien Parung Gandeng Primagen Genetic Mapping Program

Gali Potensi dan Karakter Santri Lewat Sidik Jari: Pesantren Darul Muttaqien Parung Gandeng Primagen Genetic Mapping Program

0
Hadiri Idul Khotmi Nasional Ke-234, Gubernur Jatim Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Ukhuwah

Hadiri Idul Khotmi Nasional Ke-234, Gubernur Jatim Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Ukhuwah

0
Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

0
Ratusan Santriwati Unjuk Kepiawaian dalam Apel Tahunan Al-Imtinan Putri Riau

Ratusan Santriwati Unjuk Kepiawaian dalam Apel Tahunan Al-Imtinan Putri Riau

0
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

0
Rumah Sehat BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Brebes

Rumah Sehat BAZNAS Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis di Brebes

26 July 2026
Lulusan Beasiswa BAZNAS Jadi Aset Penguat Diplomasi Indonesia-Rusia

Lulusan Beasiswa BAZNAS Jadi Aset Penguat Diplomasi Indonesia-Rusia

26 July 2026
Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

Jadi Tuan Rumah Idul Khotmi Nasional ke-234, Pimpinan Al-Amien Prenduan Tekankan Tetap Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan

26 July 2026
Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Berikan Edukasi dan Pengobatan Gratis di Pesantren​

Rumah Sehat BAZNAS Pesawaran Berikan Edukasi dan Pengobatan Gratis di Pesantren​

26 July 2026
Hadiri Idul Khotmi Nasional Ke-234, Gubernur Jatim Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Ukhuwah

Hadiri Idul Khotmi Nasional Ke-234, Gubernur Jatim Ajak Jamaah Perkuat Takwa dan Ukhuwah

26 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Dalam rangka 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Gontor membuka kesempatan bagi 100 UMKM milik wali santri untuk menjadi bagian dari Edisi Khusus September 2026.📌 Yang ditampilkan:
✅ Logo/Nama Usaha
✅ Foto Produk
✅ Deskripsi Singkat
✅ Website/Media Sosial (jika ada)💚 Kontribusi seikhlasnya
⚠️ Kuota hanya 100 UMKM.Jadilah bagian dari edisi koleksi bersejarah yang akan dibaca dan disimpan oleh keluarga besar Gontor di seluruh Indonesia.📲 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/daftar-umkm-mg📞 Informasi:
0877-8707-2412
0813-1510-6479
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Bulan Agustus Spesial 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan!📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.✅ Mengapa harus ikut?📈 Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
📖 Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🤝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.👉 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magon📞 Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.📖 Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.🛒 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result