Jakarta, Gontornews–Bangsa Indonesia mengalami berbagai persoalan yang menuntut untuk segera diselesaikan. Diantaranya adalah penguasaan produk-produk lokal oleh produk asing, dimana pemerinyah kurang peduli terhadap perlindungan dan peningkatan pasar produk dalam negeri.
“Kita tahu pasar di Indonesia ini market begitu besar 250 juta lebih, itu tidak dikuasai oleh anak-anak kita. Kita cuma jadi konsumen, kita cuma jadi pemakai,” tutur Hepy Trenggono Presiden Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) dalam acara pameran, seminar dan kongres Beli Indonesia di Gedung Smesco Jakarta pada Selasa, (4/10).
Gerakan Beli Indonesia adalah sebuah kampanye yang dilakukan sejak beberapa tahun terakhir untuk melakukan pembelaan terhadap produk-produk dalam negeri. Menurutnya, gerakan ini juga dilakukan di China, Jepang, Amerika, Inggris dan Negara lainya untuk melindungi produk mereka sendiri.
Ia mengklaim gerakan Beli Indonesia sudah menyebar luas ke berbagai daerah. Hari ini ribuan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia untuk mengikuti pameran, seminar dan kongres Beli Indonesia yang berlansung pada Ahad hingga Rabu 2-5 Oktober 2016.
Selain memaparkan aneka produk dari masing-masing daerah, kegiatan ini juga menggelar seminar pengembangan usaha dengan nara sumber diantaranya Agus Piranhamas, Valentino Dinsi, Jaya Setiabudi, Nurhayati Subakat, Andi Buchori dan lainnya.
Acara ini juga dihadiri beberapa tokoh seperti Jenderal Purnawirawan TNI H Djoko Santoso, mantan ketua DPR RI Marzuki Alie, Mantan Wakil Gubernur DKI Prijanto, pengacara Egy Sujana, mantan anggota BPK Ali Masykur Musa, artis Pong Harjatmo, Sri Bintang Pamungkas, serta sejumlah perwakilan mahasiswa.
Dalam forum diskusi muncul beberapa pemikiran diantaranya seruan agar Indonesia kebali kepada UUD 1945 dan rakyat Indonesia berjuang bersama-sama membela kepentingan dalam negeri dan melawan ‘cinaisasi’.
“Yang terjadi di Indonesia ini bukan mencintai tapi mencinai. Musuh kita itu ada tiga, asing, aseng dan asong. Asong ini orang yang bekerja tapi untuk bangsa lain,” ujar Hepi Trenggono membacakan catatan diskusinya.
Diakhir sesinya, Hepi menegaskan bahwa meskipun bangsa Indonesia menghadapi masalah besar tapi akan mampu melewatinya jika rakyat membela bangsa Indonesia.
“Bahwa kita menghadapi persoalan yang sangat berat dan kompleks tapi percayalah bahwa Indonesia tidak akan bisa dijajah, dikuasai dan dipermainkan kalau kita tidak mengizinkannya. Beli Indonesia! Bela Indonesia!” pungkasnya. [Ahmad Muhajir]





















