Jakarta, Gontornews – Ketua umum Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Dr Hamid Fahmy Zarkasyi, menyebut ada sejumlah upaya untuk mengadu domba antar ulama. Lebih spesifik, Gus Hamid menemukan sejumlah upaya pemecah belah di ormas-ormas islam di Indonesia.
“Saya melihat diadu (domba antar umat islam),” ungkap Gus Hamid saat ditemui di Komplek Masjid Al-Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (29/3).
Gus Hamid menduga ada peran Barat dalam upaya memecah belah umat.
“Target Barat itu mencari kader-kader Barat di Ormas Islam. Dari situ, (mereka ciptakan) persilihan terjadi diantara mereka. Barat mengambil keuntungan dari situ,” tambahnya.
Pria yang menjabat sebagai Wakil Rektor Universitas Darussalam Gontor tersebut juga meengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai propagamda pemecah belah umat. Terlebih, mereka yang memiliki pergerakan selaras bisa jadi bertentangan.
“Orang-orang tradisionalis dilarang untuk bersatu dengan orang-orang yang fundamental.”
“Bagi Barat, penyatuan antara fundamentalis dan tradisonalis adalah harga mati. Ini cara yang paling ampuh untuk melemahkan umat islam sekarang,” pungkas Gus Hamid. [Mohamad Deny Irawan]




















