Bogor, Gontornews — Rabu (1/4), ketua DPP (Dewan Pengurus Pusat) HASMI (Himpunan Ahlussunnah untuk Masyarakat Islami), Dr M Sarbini MHI, kepada Gontornews.com, menyampaikan informasi terkait dasar dari semua usaha pencegahan penularan virus korona. Berikut uraiannya:
Pertama, hendaknya kita semua bertawakkal kepada Allah SWT, karena segala sesuatu yang terjadi (wabah penyakit dan lain-lain) itu adalah atas kuasa dan izin Allah SWT. Apa yang dikehendaki Allah SWT pasti terjadi dan apa yang tidak dikehendaki-Nya tak mungkin terjadi.
Kedua, mintalah selalu perlindungan kepada Allah Ta’ala melalui doa dan zikir. Di antara doa dan zikir yang harus kita baca dengan rutin adalah membaca surat al-Falaq dan an-Naas. Kemudian pada waktu pagi (setelah waktu Shubuh) dan waktu sore (setelah waktu Ashar) sebanyak tiga kali membaca doa, “Bismillahi alladzi la yadhurru ma’a ismihi syai’un fi al’ardhi wa laa fi as-sama’i wa huwa as-sami’u al-‘aliimu“.
Selain itu di setiap waktu hendaknya umat Islam juga senantiasa membaca, “A’udzu bikalimaati Allahi at-taammati min syarri maa khalaqo“. Sebab semua yang membaca zikir-zikir di atas telah dijanjikan keselamatan atasnya.
Ketiga, ridha kepada apa saja yang ditakdirkan Allah SWT tanpa meninggalkan usaha dan meremehkan yang berbahaya.
Keempat, hendaknya seluruh kaum Muslimin senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar kita semua dijauhkan dari wabah virus ini dan agar mereka yang saat ini sedang sakit segera Allah SWT sembuhkan. Sedangkan mereka yang telah wafat dalam wabah penyakit ini, semoga diterima amal shalihnya dan dimasukkan ke dalam surga-Nya.
Kelima, hiduplah dengan tenang, buang jauh-jauh rasa takut, dan jangan banyak membaca berita tentang korona. Jika tak bisa menutup telinga, cukupkan dengan keterangan resmi dari pemerintah. Bahagiakan diri dan keluarga Anda dengan keoptimisan. Senyumlah selalu dan tebar rasa bahagia. Jangan sebaliknya! [Edithya Miranti]





















