London, Gontornews — Kepala penasihat kesehatan pemerintah Inggris, Senin (11/1), mengatakan bahwa kehidupan normal pascapandemi Covid-19 akan segera datang. Meski demikian, otoritas kesehatan Inggris menggantungkan pengendalian pandemi pada kepatuhan terhadap penguncian serta vaksin.
Dalam pemaparannya kepada BBC News, Kepala Penasihat Kesehatan Inggris, Chris Whitty, menyebut angka kematian akibat Covid-19 di Inggris mengerikan. Tercatat, angka kematian akibat virus asal Wuhan di Inggris mencapai 81.431.
“(Angka tersebut) benar-benar mengerikan,” kata Whitty kepada BBC.
“Saya yakin kita akan kembali ke kehidupan seperti sebelumnya. Tidak diragukan lagi, itulah kehidupan yang kita semua ingin jalani,” sambungnya.
Selain adaptasi kebiasaan baru, Whitty juga menjelaskan bagaimana langkah pemerintah Inggris pascavaksinasi. Menurutnya, pemerintah harus mencabut aturan pembatasan setelah melakukan vaksinasi secara massal.
“Orang-orang yang akan dapat mencabut pembatasan. Itu tidak akan terjadi sekaligus dan pada titik tertentu, semoga Anda kembali ke kehidupan yang pada dasarnya persis sama seperti sebelumnya,” jelasnya.
“Namun, kami masih sangat jauh dari itu saat ini,” jelas Whitty.
Sebagai informasi, Inggris menjadi salah satu negara dengan dampak terparah akibat Covid-19. Ekonomi Inggris mengalami kontraksi paling tajam dari sekian negara anggota kelompok Tujuh selama gelombang infeksi pertama terjadi musim semi lalu.
John Hopkins University mencatat Inggris, Senin (11/1), mengonfirmasi lebih dari 3 juta kasus infeksi Covid-19 dengan 81.567 kasus kematian. [Mohamad Deny Irawan]






















