Jakarta, Gontornews — Menyikapi situasi politik pasca pemungutan suara Pemilu dan Pilpres 2019, 108 mantan jenderal TNI-Polri menyampaikan delapan pernyataan. Dibacakan Jenderal (purnawirawan) Tyasno Sudarto, berikut ini adalah pernyataan persnya:
1. Saat ini Bangsa kita sedang mengalami kondisi politik yang tidak stabil disebab kan hak Kedaulatan Rakyat dalam kehidupan demokrasi diperkosa Dengan terjadi nya kecurangan Pemilu 2019 yang massive dan keadaan ekonomi sangat membebani Rakyat yang bisa melumpuhkan sendi sendi dan perikehidupan bangsa.
2.Kami serukan kepada Saudaraku se Bangsa dan se Tanah Air untuk bersama Dengan semangat kebangkitan Nasional Menyelamat kan Kedaulatan Negara dan Masa depan Bangsa Indonesia dari bahaya disintegrasi yang menuju kehancuran keutuhan NKRI
3.Kami mengajak Saudaraku Purnawirawan TNI- Polri tetap konsisten sebagai patriot pembela kejujuran kebenaran dan keadian dalam kondisi damai maupun genting demi bangsa dan negara
4.Kita harus selalu bersama dan berpihak kepada rakyat yang saat ini hak Kedaulatan nya diperkosa
5. Kami generasi pendahulu berpesan kepada generasi TNI- Polri sebagai anak kandung Rakyat Indonesia untuk selalu membela Rakyat yang saat ini sedang memperjuangkan hak Kedaulatan nya
6.Inilah saatnya TNI menunjukkan kepada rakyat jati dirinya sebagai Tentara Rakyat dan Polri sebagai Pelayan- Pelindung dan Pengayom Masyarakat
7.Ingatlah pesan Moral 8 Wajib TNI untuk Tidak Sekali-kali merugikan Rakyat dan Tidak Sekali-kali Menakuti dan Menyakiti Hati Rakyat.
8.Secara Khusus kami sampaikan kepada Para fihak tertentu tidak memanfaatkan Pemilu 2019 untuk keuntungan dan kepentingan diri sendiri serta kelompoknya .Rakyat semakin cerdas dan mengetahui apa yang Sesungguhnya terjadi.
Atas Nama
Front Kedaulatan Bangsa
Tyasno Sudarso





















